#FIFAWorldCup | π SEJARAH DI MONTERREY!
Pertarungan antara πΉπ³ Tunisia dan π―π΅ Jepang telah memasuki sejarah sepak bola dunia!
Pertandingan itu secara resmi telah menjadi laga ke-1000 dalam sejarah pagelaran Piala Dunia, untuk merayakan momen tersebut, semua pemain dan tim wasit memasuki lapangan dengan mengenakan patch khusus. π«±π»βπ«²πΌ
#FeelEveryGoal | @toshibatv_id
#FIFAWorldCup | π¨πΌ Dengan 15 saves, Eloy Room kiper Tim Nasional CuraΓ§ao telah mencatatkan penyelamatan terbanyak dalam pertandingan Piala Dunia selama 90 menit.
Eloy Room mungkin juga telah menyamai rekor Tim Howard untuk penyelamatan terbanyak dalam pertandingan Piala Dunia mana pun (Amerika Serikat vs Belgia, Piala Dunia 2014).
FIFA mencatat πΊπ² Tim Howard melakukan 16 penyelamatan, meskipun pencatat data terpercaya seperti (OPTA) hanya mencatat angka tersebut di 15 saves.
What a Goalie! ππΌπ₯
#FeelEveryGoal | @toshibatv_id
GILA GILA GILA π€―π€―π€―π€―π₯π₯π₯π₯
Penjaga gawang Curacao, Eloy Room (37) mendapat rating sempurna setelah melakukan 15 save + cleansheet di pertandingan lawan Ekuador dan persembahkan poin pertama di Piala Dunia dalam sejarah Curacao.
Sekali lagi, LIMA BELAS PENYELAMATAN! π¨πΌ
#FIFAWorldCup | π¨πΌ CURAΓAO BIKIN KEJUTAN BESAR! Tahan Imbang Ekuador di Piala Dunia 2026!
π¨πΌ Tim nasional CuraΓ§ao berhasil menahan imbang πͺπ¨ Ekuador dengan skor 0-0 pada laga Grup E Piala Dunia 2026 di Stadion Arrowhead, Kansas City.
Eloy Room rasa Buffon! ππΌ
15 tembakan Ekuador berhasil digagalkan! CuraΓ§ao 0-0 Ecuador di Piala Dunia 2026. Ini bukan cuma hasil imbang, ini sejarah buat tim kecil yang punya mental besar! ππ»
Masih ingatkah kalian? Timnas Indonesia berhasil menaklukan Curacao 2x dengan skor tipis 3-2 dan 2-1 saat pertandingan FIFA Matchday bulan September di tahun 2022 π₯Ά
Selamat untuk CuraΓ§ao! Imbang rasa menang π₯
#FeelEveryGoal | @toshibatv_id
#FIFAWorldCup | πΈπͺ Yasin Ayari Memilih Untuk Tidak Berselebrasi Berlebihan Demi Menghormati Negara yang Punya Hubungan Darah Dengan Dirinya
Mencetak gol di debut piala dunia harusnya jadi momen terindah, tapi bagi Yasin Ayari gol roketnya justru terkesan memilukan karena harus melukai darah dagingnya sendiri.
Ayari lahir di Swedia dari ibu Marokko dan ayah asal Tunisia bernama Azzouz. Pada 2021, Tunisia sempat menawarkan masuk timnas senior, tapi sang ayah mendesak Ayari memilih Swedia sebagai bentuk balas budi kepada negara yang membesarkannya.
Takdir pun bercanda ketika Swedia dan Tunisia justru diundi masuk ke grup yang sama di Piala Dunia. Baru 7 menit laga berjalan di Estadio Monterrey. Ayari menyambar bola muntah dengan tendangan roket jarak jauh yang menghujam gawang Tunisia. Sisi stadion Swedia langsung bergemuruh gila dan para rekan setim kegirangan dengan gol pembuka itu, tapi bagi Ayari atmosfer mendadak membeku.
Bukannya berselebrasi, gelandang berusia 22 tahun ini langsung mengangkat kedua tangan dan melakukan sujud syukur di lapangan. Gestur tubuhnya dengan jelas menunjukkan penolakan untuk melakukan selebrasi, menunjukkan rasa hormat pada negara yang memiliki hubungan darah dengan dirinya, dengan gol yang harusnya membawa segudang kebanggaan. Ayari terlihat tidak menunjukkan ekspresi sumringah melainkan hanya datar. Bahkan meminta maaf.
MasyaAllah. Respect untuk Yasin Ayari ππ»
--------
Jadwal Matchday Grup F:
Belanda π³π± vs πΈπͺ Swedia
Minggu, 21 Juni 2026
Kick Off 00.00 WIB
Live TVRI
Prediksi skor berapa-berapa guyss??
#FeelEveryGoal | @toshibatv_id
Alhamdulillah Masya Allah ini lah manfaatnya kalo suka warga bantu warga, walaupun ga ngerti bola tp tetep mampir dan akhirnya kecipratan impresi hehe
yukk guyss kalo kalian ga ngerti bola mending asbun aja gpp tp tetep relate sm postingan yak haha kali aja nanti hit twitt terus nanti aku bales komen kalian jd kecipratan impresi ππΌπ