Boleh nggak sih, nyeritain sesuatu ke orang lain, padahal orang lain itu juga pingin posisi orang itu. Tapi orang itu nggak tau kalau kita pingin posisi itu.
Bingung kannn?๐๐
Sudahlah tidak usah berbuat baik kepada yang lain, tidak usah merasa kasihan dengan yang lain. Mereka aja nggak memikirkan kamu ketika kamu merasa kesusahan, mereka hilang disaat kamu membutuhkan.
Proses mu tak perlu orang lain tau, setiap orang punya prosesnya masing2, ada banyak rintangan, kegagalan, bahkan keberhasilan yg mereka lalui. Tapi mereka mencoba diam dan hanya diri sendiri yang mengetahui. Orang lain tidak peduli dengan proses mu mereka hanya melihat hasilnya.
Lakukan apa yang membuat mu bahagia, jangan dengarkan kata orang lain, tidak usah memikirkan perasaan orang lain. Jika itu tidak merugikan mereka, lanjutkan lah. Kamu berhak bahagia atas apa yang kamu miliki dan dapatkan saat ini.
Ungkapkan apa yang menurut mu bisa membahagiakan diri sendiri. Tidak perlu memikirkan apa yang di rasakan orang lain. Bukan bersikap egois maupun sombong diri, tapi kamu berhak untuk bahagia menurut versi mu sendiri
Sewaktu di posisi yang sama mengucap akan berjuang bersama, tapi jika salah satu sudah naik berada di tingkat posisi atas maka akan lupa dengan apa yang pernah diucapkan sewaktu itu..
Kenapa yaaa, kadang suka mikir. Kita ada disaat orang lain membutuhkan, tapi mereka hilang disaat kita membutuhkan.
Sama halnya dengan aku ke kamu fast respon kamu ke aku slow respon.
"Bahagia menurut versi masing-masing"
Jangan dengarkan kata orang lain, semua orang memiliki rasa kebahagiaan sendiri. Bagi orang lain itu hal yang biasa, akan tetapi bagi kita itu hal yang membahagiakan. Cukup fokus dan nikmati kebahagiaan mu sendiri.. ๐๐