maksudnya apa ya? di saat saya sudah merasa nyaman dengan situasi dan keadaan yang sedang terjadi, selalu ada aja ketidaksadaran dalam melakukan sesuatu di luar kendali yang mengakibatkan masalah pada diri ini. niat ingin tenang menjalani hari tapi masalah selalu menghampiri
setelah menonton rekaman video live presentasi, bukan narsis tapi saya penasaran bagaimana saya menjelaskan sesuatu hal yang sebenarnya belum saya pahami dan ternyata tidak seburuk itu diriku🤣 but harus ada evaluasi untuk bisa luwes and i'll try to do better next time.
🚨 OFFICIAL: Bruno Fernandes breaks Kevin De Bruyne and Thierry Henry’s record for most assists in a single Premier League season.
21 assists delivered this season. 👑🇵🇹
History. 🎞️
Abis Marapthon selesai, gue ngerasa ada yang aneh.
Bukan sedih gimana-gimana, tapi rasanya kayak mendadak kosong. Padahal ya cuma nonton orang live stream doang, tapi pas udah kelar, tiba-tiba kamar jadi sepi banget dan gue sempat bingung mau ngapain.
Gue coba cari tahu kenapa bisa begini, dan ternyata emang ada penjelasan ilmiahnya.
Selama Marapthon jalan, otak gue udah kebiasa sama rutinitas baru—tiap luang buka stream, dengerin cerita, mantau chat, terus ketawa bareng. Tanpa sadar itu udah jadi daily ritual. Streamernya bercanda, ngerespons komentar, bahkan nemenin aktivitas sehari-hari. Otak mulai ngerasa familiar dan dekat, padahal aslinya hubungan ini cuma satu arah.
Di dunia psikologi, fenomena ini namanya parasocial relationship—kondisi di mana kita ngerasa punya keterikatan emosional sama figur di balik layar. Jadi pas live stream itu akhirnya bungkus, yang hilang dari kita bukan cuma sekadar tontonan, tapi juga rutinitas, stimulasi, dan rasa koneksi sosial yang udah telanjur terbangun.
Ditambah lagi, selama nonton live stream, otak kita terus-terusan disuplai dopamin dari hiburan dan interaksi konstan di chat. Pas semuanya berhenti mendadak, otak butuh waktu buat adaptasi lagi ke ritme normal yang lebih flat. Ini yang biasa disebut post-event blues—efek yang mirip kayak pas kita baru pulang konser, kelar liburan, atau abis dateng ke acara besar.
Jadi kalau lo sekarang juga ngerasa agak kosong pasca-Marapthon, itu wajar banget. Lo gak lebay kok. Manusia itu emang makhluk yang gampang banget bikin koneksi emosional, bahkan cuma lewat perantara layar.
Kalau dipikir-pikir, yang bikin kangen itu sebenernya hiburannya, rutinitasnya, atau sosok streamernya?
Kalau gue pribadi sih campuran ketiganya, tapi yang paling kerasa hilang emang daily ritual-nya. Kalau lo gimana?