Negara goblok, harusnya kalau ada gempa tuh infonya ya sebelum gempa, bukan sesudah. Gegara efisiensi dan wowok mentingin MBG makanya ini klo gempa gua udah ketiban genteng, baru ada info njir
Merch mahal > salah prabowo
Top up game mahal > salah prabowo
Buku mahal > salah prabowo
Sembako mahal > salah prabowo
Kopi mahal > salah prabowo
Nasgor keasinan > salah prabowo
menstruasi sakit > salah prabowo
daem nggak stream-stream > salah prabowo
Lucu ya, kalau diresapi lagi, ternyata selama ini gue bener-bener sendirian. Gue pikir lingkaran pertemanan gue luas, tempat mengadu gue banyak, dan nama gue cukup diingat. Tapi itu cuma ilusi. Gue cuma kenal banyak orang, bukan punya temen yang bener-bener tempat pulang. Sering banget gue ngerasa deket sama banyak jiwa, saling tukar cerita, tertawa sampai larut, tapi di ujung hari, saat riuh itu reda, gue sadar nggak ada satu pun dari mereka yang sudi jadiin gue prioritas. Not a single person would choose me first. Gue cuma ada saat mereka butuh penengah, pendengar, atau sekadar pengisi kekosongan. Begitu mereka selesai, gue kembali jadi sosok yang terlewatkan. Ternyata emang dari dulu gue tuh nggak pernah penting buat siapa pun wkwk, cuma gue aja yang ke-PDean ngerasa dianggap.
andai gua cantik sesuai standar masyarakat, gw cmn perlu joget brazil atau lypsinc lagu yg ga gw hapal trus boom viral dmn mn lalu dpt endors dari glad2glow scora scintific trus tinggal slow living
Update: Malaysia ikut membantu memadamkan api di Kalimantan dipimpin langsung oleh Menteri Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan Datuk Arthur Joseph Kurup
Karena pemerintah Indonesia sangat tone deaf dan ignore akhirnya kita dibantu sama negara tetangga ๐ญ๐๐ป