Tugas rakyat itu “mengawasi” bukan “memuji”
pejabat dan government kerja bagus itu ya bare mininum lah. Kalian digaji dari pajak yg disetor warga kok.
Mager banget baca narasi d tiktok yg anggep pihak yg kritik pemerintah itu = musuh.
Astaga.
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Poin pertama saja sudah sangat problematik. Belum lagi poin2 selanjutnya.
Orang ini nggak paham soal bahwa narasi biaya pribadi presiden itu justru menabrak prinsip tata kelola negara.
Klaim bahwa kelebihan biaya ditanggung oleh dana pribadi presiden itu secara etika birokrasi dan hukum tata negara adalah hal yg sangat problematis.
Ini blurs the line. Dalam administrasi publik modern, harus ada batas yang mutlak antara kekayaan pribadi pejabat (private wealth) dan operasional negara (public fund).
Saat presiden memakai duit pribadi untuk urusan kedinasan, hal ini justru merusak standarisasi penganggaran dan akuntabilitas.
Lalu bagaimana biaya2 dicatatkan dalam LKPP?
Apakah ini dikategorikan sebagai hibah pribadi kepada negara?
Jika iya, apakah sudah melalui prosedur penerimaan hibah yang sah agar tidak menimbulkan conflict of interest di kemudian hari?
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
Engkau ajari kami untuk tunduk dalam keTeguhan, dan Tegak utk memMasrahkan
berjalan Sunyi, tapi menDengung dalam ribuan kepala
berjalan pelan di bumi, berlari cepat meraihNya
rendah hati agar lahirkan Martabat yg tinggi
boleh menjadi Hamba tapi tidak boleh berhenti menyebar Cahaya
memBumikan langit & mengAkhiratkan dunia
keTakutan di hadapan Allah, keBeranian menghadapi manusia
dunia boleh dicintai tapi tdk akan bisa dimiliki meNyalakan cahaya sesuai tingkat keGelapannya
melingkar berMaiyah merawat segitiga cinta
tidak membuang energi memikirkan hasil, tapi segera melakukanny..
Dan tidak ada satupun saya bisa melakukannya. AlFatehah Pak..
#73tahuncaknun
🇮🇩 1 Wakil Presiden
🇮🇩 49 Menteri
🇮🇩 59 Wakil Menteri
🇮🇩 580 Anggota DPR
🇮🇩 152 Anggota DPD
🇮🇩 2.120 Anggota DPRD Provinsi
🇮🇩 17.610 Anggota DPRD Kabupaten/Kota
TOTAL: 20.571 ORANG.
20.571 pejabat yang digaji pake uang rakyat.… SERIUSAN ga ada SATUPUN yang merasa pidato Prabowo bermasalah?
Terus rakyat disuruh percaya negara ini diisi orang-orang kompeten?
cc:albertsutopo
🗣️ Toni Kroos :
"Luis Enrique menarik keluar pemain terbaik di dunia pada menit ke-65 (vs Bayern) dan si pemain keluar begitu saja, itu bagus. Dia menjabat tangan pelatih dan kemudian menyemangati rekan-rekannya dari bangku cadangan. Tentu saja, ada banyak contoh sebaliknya (pemain yang mengamuk)."
"Mengapa dia mengeluarkannya? Karena dia melihat Dembele sudah kelelahan, dan Doué serta Kvaratskhelia bermain lebih baik hari itu, jadi dia menariknya keluar. Selesai."
"Tidak ada yang mengeluh. Dan itu menunjukkan banyak hal, tentang besarnya rasa hormat yang dimiliki terhadap seorang pelatih. Bagaimana pelatih seperti itu bisa mencapai hal semacam ini dan, yang terpenting, bagaimana dia membuktikannya bahwa dia mengambil keputusan yang tepat."
"Kamu bisa lihat bagaimana dia (Dembéle) berteriak kepada rekan setimnya untuk terus maju dari bangku cadangan. Tidak seperti 90% pemain lain yang merasa diri mereka bintang di timnya: mulai membuat gerakan-gerakan (protes) di lapangan dan kemudian duduk di bangku cadangan seperti anak kecil yang merajuk."
📝 Podcast Einfach mal Luppen
Reza Pahlavi speaks behind bulletproof glass in Munich. While Iran's President Pezeshkian walking among the Iranians on 14th day of war — no glass, just people.
That's the whole story in two images.
Karena MU abis menang, dan hari ini gue full senyum, gue mau bagi-bagi THR giveaway image IPhone 13 Pro 256gb buat salah satu dari lo yang ngeliat postingan ini, syaratnya cuma komen dan retweet aja, tambahin like juga boleh, gue umumin pemenangnya besok malam.
Semoga beruntung ❤️
be Kades Hoho alkaf
> kades purwasaba banjarnegara
> 90% badan full tato
> mantan preman yang banting setir
> viral tapi kerjanya beneran nyata
maret 11, 2026
> anggota LSM Harimau jeblok pas tes perangkat desa
> massa ngamuk maksa hasil dibatalin
> hoho nolak keras
> milih 100% patuh aturan seleksi
> polisi lambat, hoho siap bawa kasus ke propam mabes polri
timeline explodes
> keluar aula balai desa langsung dikeroyok
> seragam ditarik sampe robek
> kacamata hancur
the persona
> nama asli welas yuni nugroho
> masa muda bandel terobsesi film gangster
> aslinya pengusaha tajir & bos alat berat
> kades yang kebal gertakan LSM
the flex
> aspal jalan 800 meter pake duit pribadi
> hibahin mobil sendiri buat ambulans desa
> sulap bumdes dari nol jadi mesin cuan puluhan juta
> buka lapangan kerja lewat proyek desa wisata purwasaba garden hills
> warga udah tutup mata sama tatonya karena kerja jelas
di Indonesia, yang jujur dan kerjanya bagus banyak musuhnya.. heran
Tidak, sabu-sabu (metamfetamin HCl) adalah kristal padat dengan titik leleh 170-175°C dan titik didih ~212°C. Di cuaca panas biasa Indonesia (max 35-40°C), ia tak menguap atau meleleh sama sekali—tetap solid dan non-volatil.
Menguapkan 30 kg dalam 1 bulan mustahil tanpa oven ribuan derajat atau vakum tinggi. Klaim itu secara kimia absurd.