OPM itu "contoh unik" dari milisi yang tidak paham cara "mendapatkan simpati publik" karena faksinya yang juga terpecah. Sudah berapa kali mereka melontarkan ujaran rasis dan ancaman pembunuhan terhadap masyarakat non-OAP yang akan mereka habisi tanpa babibu jika masih bekerja di tanah Papua (wilayah yang mereka "kuasai" saja), berapa kali pula mereka dengan bangga menghabisi warga sipil tak bersenjata hanya karena "dicurigai sebagai intel TNI/Polisi", diumumkan dan video serta fotonya diunggah pula ke Facebook. Semua itu ditambahkan dengan perbedaan "OPM pelarian" di luar negeri dan OPM yang bergerilya, bayangkan se-kacau apa kalau mereka benar-benar berkuasa. Mendukung zionis Israel? Wah itu wajib hukumnya, katanya "berjuang melawan penindasan", tapi dibarengi juga dengan mendukung dan mengidolakan "bangsa" yang hobi melakukan genosida, perfectly makes sense.
Gelombang Kejut di Tel Aviv!
50 ribu (!!!) berkas rahasia Mossad dibobol!
Kelompok Handala Iran meretas mantan direktur anggaran Mossad Elan Steiner (now kepala keuangan INSS)
Membongkar jaringan penyusup, operasi rahasia, pendukung Zionis, jalur uang, dan destabilisasi regional.
๐ท๐บ๐จ๐ณ๐ฎ๐ท Disaat AS dan Israel bersiap menyerang Iran, Rusia dan China mengirim armada kapal perangnya menuju ke Selat Hormuz untuk melakukan latihan angkatan laut gabungan dengan Iran.
Gambar ini akan abadi. Kapolrestabes Semarang, anggotanya menembak Gamma lalu Gamma meninggak, nggak cuma itu, Gamma dituduh membawa senjata untuk tawuran.
Setelah dicek CCTV, Gamma hanya boncengan ama temennya, nggak bawa senjata dan nggak ada tawuran.