@AremafcOfficial Inilah bukti nyata bahwa sifat fanatik berlebihan memang membutakan hati dan logika. Eksistensimu mungkin tetap ada, tetapi tidak dengan jiwamu yg telah terkikis oleh ego dan kesombongan.
"Tidak perlu membawa banyak air, tinggal dicampurkan ke dalam banyak air yang ada di rumah, tidak mengurangi keasliannya," ucap Hasan Mahmud. #kumparanNews https://t.co/2vybv2zWjI
@OngisnadeNet@bukanmayoritas Belum ada progres signifikan jika berpatokan dengan musim lalu. Musim lalu, pertahanan Arema memang top. Seharusnya musim kedua ini fokus upgrading penyerangan. Namun sepertinya masih stagnan, meskipun sudah mendatangkan pemain seperti Adam & Evan.
@SuluhMulyadana@OngisnadeNet@narkoaremania Betul, terbukti dari pola build up serangan yg dominan mengandalkan sisi sayap, terutama sisi Adam Alis. Ruang tengah hampir selalu kosong dan tidak ada penghubung. Seharusnya Evan Dimas yg berperan disini. Tapi nyatanya dia hanya opsi kedua di skema Almeida.
@OngisnadeNet Serangan sporadis, monoton dari area sayap. Pemain tengah sekelas Evan Dimas tidak bisa berperan maksimal di bawah skema Almeida. Secara permainan, tim ini paling buruk dibanding tim papan atas liga 1 lainnya.
@OngisnadeNet Supporter juga harus bijak menyikapi hal ini, segera move on dari euforia calon juara. Jangan cari kambing hitam. Presiden & jajaran manajemen harus mulai memikirkan desain tim musim depan secara matang. Karena juara tidak cukup hanya dengan modal berani.