في تايلاند 🇹🇭
مجموعة من الفتيات شكّلوا دائرة حول شاب وصديقته في الشارع، وبينما كان الشاب يحاول التوسل لهم لتركهم، قامت إحدى الفتيات بالإمساك بشعر صديقته وحاول الشاب حمايتها ،والسبب كان أن واحدة من الفتيات كانت معجبة به ولم تتحمل رؤيته مع فتاة أخرى.
VIRAL ‼️
Dewi Yulian tak henti berjuang, terus berupaya meski kerap merasa diabaikan.
Hampir satu tahun dia melakukan berbagai cara, supaya kematian adiknya Dedi Putra menemukan titik terang.
Dia bergerak dalam sunyi, bersuara meski tak didengar, berjuang dalam ketakutan besar.
Dia menentang pernyataan polisi yang menyebut bahwa adiknya tewas karena kecelakaan.
Pagi itu, Senin 19 Mei 2025 Dewi mendapat telepon bahwa Dedi Putra ditemukan kritis di atas kasur di dalam kamarnya.
Tak ada luka ataupun goresan di sekujur tubuhnya layaknya orang kecelakaan. Hanya ada di bagian matanya.
Hari itu Dewi dan keluarga masih dibalut luka mendalam, bagi mereka mengubumikan Dedi adalah hal utama dibanding menanyakan kematiannya.
Namun kemudian pihak dari Polsek Kumpe Ulu, Polda Jambi datang ke rumah duka, tak lama setelah proses pemakaman.
Polisi menyampaikan duka, sekaligus menyebut Dedi tewas karena kecelakaan, tetapi tanpa ada laporan kepolisian, tanpa ada tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan.
Dewi kemudian mendebat polisi itu, membantah Dedi tewas karena kecelakaan. Bukan tanpa dasar, sepeda motor Dedi tidak rusak, bahkan tak ada satu goresan sedikitpun, begitu juga dengan helmnya.
Sebuah kasus b*li yang menimpa seorang anak yatim di SD Aie Batumbuak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, telah memicu kekecewaan dan keprihatinan masyarakat. Anak yatim tersebut menjadi korban b*li oleh teman-temannya di sekolah, namun pihak sekolah belum memberikan tindakan tegas kepada pelaku.
Menurut orang tua korban, Kurniati Tipasatrio, anaknya telah mengalami tekanan mental yang berat akibat kejadian tersebut. Anaknya kini menjadi murung dan tidak mau sekolah. "Kami sangat khawatir dengan kondisi anak kami. Pihak sekolah harus bertanggung jawab atas kejadian ini," ujar Kurniati.
Pihak sekolah beralasan bahwa kepala sekolah tidak ada di sekolah, sehingga tidak bisa mengambil keputusan. Namun, alasan ini dinilai tidak cukup untuk membenarkan lambannya tindakan pihak sekolah.
Bupati Solok, Jon Pandu, diminta untuk turun tangan dan memastikan bahwa kasus ini ditangani dengan serius. "Kami meminta agar pihak sekolah dan aparat terkait segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku b*li dan memberikan perlindungan kepada korban," tegas Jon Pandu.
Orang tua korban berharap agar pihak sekolah dapat memberikan kompensasi dan penanganan psikologis kepada anaknya. "Kami hanya ingin anak kami mendapatkan keadilan dan dapat kembali bersekolah dengan aman dan nyaman," harap Kurniati.
Kasus ini masih dalam proses penanganan dan diharapkan dapat segera diselesaikan dengan adil.
Viralkan!!
Agar si adik mendapatkan keadilan.
Ya Allah kasian banget.
Baru pertama kerja, penjaga kursi pijat di stasiun Gubeng difitnah menghilangkan gelang emas milik customer. Padahal berdasar pantauan CCTV, Customer memang hanya mengenakan 1 gelang, bukan 2 seperti pengakuannya.
Adiknya sampai tertunduk menangis dan mengalami trauma.
Dan jahatnya lagi, walau tidak terbukti bersalah, si adik dipecat dari pekerjaannya.😭
Melanjutkan postingan sebelumnya!
Oknum staf Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban berinisial J yang melakukan pem*kulan terhadap pegawai SPBU Parengan telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap oleh Polres Tuban.
Mereka beneran Polisi atau Polisi gadungan? Tidak mau menunjukkan surat tugas.
Rakyat mulai kritis. Puas banget tonton videonya hingga selesai.
Salam Reformasi Polri
🥺🥺🥺
🚨 SETELAH PARCOK KINI GILIRAN PARJO 😡
Woi bro @corbuzier kau tengok anggota kau nih, bisa kau bina gak.buat malu saja
Sebuah insiden memprihatinkan terjadi di depan Mutiara Gading City, Babelan, Bekasi pada Senin pagi, 9 Februari 2026, sekitar pukul 06.00 WIB.
Di tengah suasana kemacetan dan cuaca hujan, seorang pria yang diduga oknum aparat nekat berkendara melawan arus hingga mengakibatkan kecelakaan dengan pengendara lain.
Sangat disayangkan, alih-alih menunjukkan tanggung jawab setelah melanggar aturan, oknum tersebut justru diduga bertindak anarkis dengan menganiaya warga sipil di ruang publik.
Tindakan kekerasan seperti ini sama sekali tidak dibenarkan, terlebih dilakukan oleh mereka yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat. Semoga yang bersangkutan sadar dan menyesal atas perbuatannya. 📽️ Kiriman . . . 🌟 Cairpakbos -
Polisi penembak Gamma Rizkynata Oktafandy Pelajar SMKN 4 Semarang sudah di vonis 15 tahun penjara tapi sampai kini sang pelaku Aipda Robiq Zaenudin masih tercatat sebagai anggota polri