@chaoho554 kadang gw kalo nulis itu pake aposisi, entah pake tanda pisah atau tanda koma..
tapi pas gw pake tanda pisah, orang2 malah bilang AI banget
lah coba itu
Ingat baik-baik namanya, Nalince Wamang
Pelajar asli Papua, 17 tahun, tewas ditembak oleh tentara saat sedang mendulang emas di wilayah bekas aliran limbah tambang PT. Freeport demi mencari uang untuk kuliah
Dimiskinkan sistem, dibunuh aparat negara
Never forget, never forgive
Namanya, Shindy Luthfiana. Atau kadang ditulis Shindy Lutfiana
maupun Shindy Luthfiana Al-Aziz. Gelarnya mentereng, S.I.Kom,
Sarjana Ilmu Komunikasi. Profesi? Bukan MC biasa.
“Aneh banget paling pinter di sekolah kok pengen jadi guru.”
Ya salah.
Yang aneh mah kalau paling pinter di sekolah terus pengen jadi hakim pengadilan militer. #rangkumantimeline
Kata siapa "semua kampus itu sama aja"?
Minggu ini aku diajak lomba sama temen satu univku. Lomba ini pesertanya umum, jadi peserta bisa campuran beberapa univ. Temenku ini ada gandengan sama anak UGM. Alhasil, kita gas lah bertiga.
Terkait kasus rame2 d grup wa.
Hikmah yang diambil, tolong Biasakan jangan bercandaan mesum, karena bercandaan tersebut akan menjadi kebiasaan yg dibawa terus menerus sampe dewasa.
Kalo ngacengan itu dikontrol.
Bukan ngacengan sak nggon2.
Otak kok isine kenta kentu
Ada istilah menarik dalam Matematika.
Istilahnya "Kumulatif"
Bayangin kamu punya uang 50.000
Beli Bensin : 25.000 (sisa 25.000)
Beli Bakso : 10.000 (sisa 15.000)
Beli Cilok : 6.000 (sisa 9.000)
Beli Soda :9.000 (sisa 0)
Sering kali banyak yang mengecek uang lewat sisa.
Padahal, sisanya sulit untuk sama 50.000. Bagaimana cara kita mengetahui uang lewat sisa yang diketahui.
Ada istilahnya "Pengeluaran Kumulatif", sesuai definisi, Kumulatif disini adalah pengumpulan nilai.
Tetapi, yang kita kumpulkan bukan sisanya, tapi Berapa pengeluaran yang ada.
Total Kumulatif = Total Uang - Uang Sisa.
Jadi sisa 25.000 artinya sudah memakai (50.000 - 25.000)
Ini list Kumulatifnya :
Bensin = (50.000 - 25.000)
25.000 = 25.000
Bensin + Bakso = (50.000 - 15.000)
25.000 + 10.000 = 35.000
Bensin + Bakso + Cilok = (50.000 - 9.000)
25.000 + 10.000 + 6.000 = 41.000
Hingga terakhir, hasilnya simbang
25rb + 10rb + 6rb + 9rb = 50.000
Kumulatif dapat membantu untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam nilai yang terus berlanjut.
Sering sekali dipakai di dunia statistika dan ekonomi, atau bahkan bisa dibahas ketika kita membahas nilai rapor kumulatif/IPK.
Pada dasarnya, Nilai Kumulatif memiliki rumus sederhana :
x1 + x2 + x3 + ... + xn = Nilai Kumulatif
Tergantung pada konteksnya.
Bisa jadi Total(Keuangan), atau rata-rata(Rapor/IPK)