hidup memang selalu seperti ini: menemukan, ditemukan, lalu ditinggalkan. pada akhirnya, kita harus berhadapan dengan rasa kehilangan itu lagi. sialnya, yang lebih susah payah ditemukan kemudian adalah diri sendiri.
Sebelum menilai sikapnya, coba dengar capeknya.
Karena di balik nada tinggi, diam yang panjang, atau respons yang terlihat dingin, sering kali ada kelelahan yang sudah terlalu lama dipendam.
Tidak semua orang pandai mengungkapkan lelahnya dengan cara yang lembut.
"Jika engkau mencintai sesuatu, bebaskan. Jika ia kembali padamu, itu milikmu selamanya. Jika tidak, maka sejak awal dia bukanlah milikmu."
~Jalaluddin Rumi
#celahawan ๐
Dan yang paling berat kadang kita harus terlihat baik-baik saja di depan semua orang, padahal di dalam diri sendiri sedang hancur perlahan, rasanya seperti berjalan tanpa tujuan
Tapi percayalah...
Seberat apapun harimu, kamu tidak gagal
Fase paling menyakitkan adalah ketika kamu tidak bisa menjelaskan apa yang kamu rasakan, pulang ke rumah, hanya berdiam diri, berbaring di tempat tidur, mulai dengan tatapan kosong, tetapi kamu bisa merasakan hatimu semakin berat dari detik ke detik..