oleh saksi dan panwas. jadi, sangat mudah mengawasi ketika ada oknum yang mau curang.
so, kawal suara masing2, ndak usah tantrum terus menghujat sirekap dan pembuatnya.
jangan kayak anak kecil, kalah rebutan mainan terus nangis guling2 nyalahkan temannya.
kenapasi pada mengambinghitamkan sirekap sebagai otak kecurangan pemilu. kalau sirekap saat ini masih belum ideal, ok. setuju. tapi ketika sirekap dianggap sebagai pangkal kecurangan, ya gak bisa gitu dong. ok, banyak pembacaan foto c hasil yang salah diterjemahkan sirekap.
tapi kan ada fitur edit angka. dan ingat, ada saksi dan ptps yang membawa c salinan.
ketika rekapitulasi hasil penghitungan suara kembali dibacakan di kecamatan, di situ kembali ada saksi dan panwas. juga penyocokan data di sirekap yang ditampilkan di layar yg bisa disaksikan
@Wawanda@ismailfahmi tapi khusus untuk pilpres, di tempat saya, tidak ada sama sekali amplop utk disuruh milih salah satu calon. kalau pileg, hampir semuanya. dan hasilnya? PKB menang 1 desa, tapi Prabowo menang mutlak juga.