Our president, leader of the Republic of Indonesia, watches the poor eat their meal.
He does the watching from a lavish setting, his own plate stacked with expensive food.
Poverty as an evening's entertainment.
Malem warga, bantu like&repost nya yaa ππ»π
Open Pre-order blueberry creamcheese muffins dan triple chocolate muffins untuk pengiriman Jumat, 5 June
Pengiriman dari harapan indah, bekasi
Bisa kirim instant/sameday/paxel ke luar kota
Untuk pricelist aku drop di bawah ya!!π
Udah salah arah nih.
Setau gw lagu tsb awalnya adalah sindiran/satir, eh malah sekarang dilombakan.
Entah ga nangkep atau emang pinter2nya Golkar (AMPG).
Dulu di era kolonial, Indonesia punya 170-an pabrik gula aktif dan jadi eksportir gula terbesar kedua di dunia.
Sekarang? Pabriknya tinggal 50-an, dan kita malah jadi importir gula terbesar. Padahal teknologi sekarang jauh lebih maju.
Kok bisa?
The sprawling multi-ethnic archipelago cannot simply be given orders as if it were an army unit. It needs a leader who listens to many voices, rather than one who surrounds himself with yes-men https://t.co/3Rf4W3HXnX
Tapi tapi
5β¬ ku juga bisa ku beli
ayam Β½kg 2,5β¬
dn beras 1kg 2β¬,
Minyak mau tau gak? Seliter 1,5β¬ alias 30ribu
π£οΈ: "jgn apa2 d Rupiahin!"
Gakk!, biar pada melek, bahan pokok kita hampir sama harganya, tapi UMR beda Ampe 10x lipat! Pemerintah dzalim itu emng nyata!
Udah pada liat kasus di Final Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 ini belum?
Intinya ada peserta yang udah menjawab pertanyaan dengan benar, namun oleh juri dianggap salah. Pertanyaan kemudian dilempar ke tim lain. Tim lain jawab dengan jawaban yang sama dan dianggap benar.
Peserta yang sebelumnya menjawab protes (dengan cara yang cukup elegan) tapi tidak digubris oleh Juri. Bahkan malah disalahkan oldh juri lain.
Gimana menurut kalian?