“I feel like I've been given too much in my life, so for this struggle, I'm ready to be imprisoned, tortured and even killed," Tom Lembong quoted by Nikkei Asia.
to live in indonesia is to live in anger, fear, and anxiety. civilians are captured and murdered, innocent people are jailed, workers are exploited. it’s as if you must choose between be submissive and corrupted or good and die.
they’re killing us. body and spirit
gedeg bgt denger kalimat semacam "indonesia gelap cuma di twitter, di rl padahal tenang-tenang aja". TOLOLLLL tv nasional ga nyiarin, algoritma tiktok lu isinya velocity, explore ig lu isinya artis selingkuh, makanya liat dunia luar kocakkkkk
📍Jakarta, selain aksi di depan Dewan Pengkhianat Rakyat, kawan kawan keliling Jakarta untuk mengabarkan bawa kami menginginkan #CabutUUTNI dan #TolakRUUPOLRI
Berisik di medsos itu ngaruh. Turun ke jalan ngaruh. Bikin lagu ngaruh. Bikin lukisan ngaruh. Bikin tulisan ngaruh. Nggak ada yang sia-sia. Selama itu dilakukan dengan konsisten dan terus menjalar makin besar gelombangnya. Jangan saling mengecilkan. Hal-hal kecil berdampak besar.
"Kenapa musti demo?"
Oi, icha. Nih gue bantu jabarin:
1. Akses politik ga setara. Warga ssuah ketemu pejabat, u pada buka gerbangnya buat lobbyist & elit. Ketimbang dengerin buruh, u pada lebih dengerin pemodal. Plus, diskusi formal biasanya cuma simbolis ^_^ emang kalo kita ngobrol lu beneran gerak?
2. Sejarah membuktikan perubahan atau NIAT pejabat buat gerak tuh pas udah dapet tekanan. Banyak hal yg kita dapat bukan dr diskusi tatap muka rakyat-pejabat tp dr mobilisasi massa & tekanan politik.
Protes tuh strategi menciptakan ketidaknyamanan bagi penguasa supaya mereka mau bertindak. Protes bukan nolak dialog, tp memaksa supaya dialog terjadi.
3. "Kenapa musti demo?" dan banyaknya penggambaran demo sbg aksi ga masuk akal ini taktik pelemahan gerakan sosial, demo adalah aksi politik, bukan cuma tantrum gaje.
Pemrenta suka nuntut orang untuk 'sopan' padahal kebijakan yang u bikin gada sopan sopannya di idup kita.
Kalo mau disopanin, ya lu sopan juga kocak.
4. Orang ga ujug-ujug bangun tidur ngumpulin massa buat demo, ada sebabnya. Lu pikir aja sendiri sebabnya apa.
NOT a fun fact:
Sekarang itu bukan 2008 atau pandemi. Ekonomi memburuk justru karena faktor internal. Bodoh banget malah bikin masalah sendiri.
🔸Segala lah TNI mau nyemplung ke sipil, ya orang takut bakal jadi kayak Myanmar. Eh gak sampe sehari, TNI udah nembak mati 3 Polisi. Ya kabur lah investor
1. IHSG hancur sampai perdagangan di-suspend
2. Mata uang kian melemah
3. Jumlah PHK terus bertambah
4. Jumlah kelas menengah menyusut
5. Lonjakan gadai karena masyarakat butuh uang
Terus masih mau bilang "semua baik-baik saja?"