@7chillminusone@dew_winigst@atokdalangs4 Kalau untuk rawat jalan di puskesmas berobat itu tidak bisa diclaim, berbeda Kalau pasiennya di rawat inap. Krn di puskesmas biasanya sdh ada jatah obat dan reagen pemeriksaan lab, krn sistem amprahan ke gudang farmasi di dinkes
@7chillminusone@dew_winigst@atokdalangs4 Kalau menurutku sepertinya si ibunya diminta daftar utk memenuhi CKG. Karena dari faskes pertama terutama puskesmas itu dirongrong sama capaian CKG yang harus 80% menjangkau masyarakat di wilayah kerja, sedangkan pasien yg datang ke faskes biasanya pasien yg sama.
Kalo lu ga becus jadi jaminan kesehatan PLIS STOP BIKIN NAKES STRES @BPJSKesehatanRI 😭🫵🏻
Harusnya petugas lu tuh ada disetiap RS, fungsinya buat ngejelasin regulasi ancur lu ke keluarga pasien. BUKAN NAKES YANG NGEJELASIN 😭
Orang kaya makin kaya karena dia gak kena pajak penghasilan.
Kok bisa?
Gampang:
Gaji resmi dia cuma selevel UMR atau bahkan $1.
Kekayaannya? Numpuk di perusahaan, di saham, di aset.
Mau makan enak, beli jet, liburan?
Tinggal pinjam ke bank pake jaminan aset. Bunga lebih murah daripada bayar PPh.
Pajak penghasilan pribadi?
Nol besar.
Sementara kita yang gajian 5-8 juta, setiap bulan dipotong, akhir tahun pusing isi SPT.
Mereka main di level “capital gain belum realisasi” + “utang yang legal”.
Kita main di level “gajian langsung boncos”.
Adil banget kan sistemnya
Free 20-minute strength workout.
Grab your dumbbells and let’s build total body power.
Controlled, intentional, and strong all the way through.
Follow for more workout videos!
RIP dr. Icha 😭💔
Gantung diri karena depresi berat, diduga akibat intimidasi 2 anggota DPRD 🤬
dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha), lahir 27 Juli 1998, berusia 27 tahun.
Beliau adalah dokter jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT.
Meninggal pada Jumat, 26 Juni 2026 petang, ditemukan gantung diri di lantai 2 rumah orang tuanya di Kabupaten Kupang, NTT.
Kejadian:
- Pada 13 Juni 2026, dr. Icha menangani pasien anak korban gigitan ular di IGD. Keluarga pasien tidak puas dengan penjelasan medis mengenai ketersediaan serum anti bisa ular.
- Diduga terjadi intimidasi berupa bentakan keras, tunjuk2 wajah, & tekanan psikologis dari oknum anggota DPRD TTU. Saksi menyebut pelaku dalam kondisi mabuk (bau alkohol).
- Terduga pelaku intimidasi: Therensius Lazakar (Golkar) & Norbertus Tubani/Robertus Tubani (PKB).
(1)
gue mau cerita tentang temen gue.
sebut aja dia R.
dulu gajinya 7 juta.
dan tiap kali kami ngobrol, dia selalu bilang satu kalimat yang sama:
"Val, nanti kalau gaji gw udah 15 juta, baru deh gw bisa nabung. Baru deh hidup gw beres."
gue dengerin. gue angguk-angguk. gue percaya.
tiga tahun kemudian, gajinya beneran naik.
bukan 15 juta.
17 juta.
gue seneng banget waktu dia kabar. gue pikir sekarang hidupnya udah oke. udah bisa nabung. udah beres kayak yang dia bilang dulu.
sampai kemarin dia chat gue.
"Val, lo bisa pinjemin 500 ribu nggak? Buat nutup tagihan."
gue bengong lama di depan layar HP gue.
kita ketemuan.
gue tanya pelan: "lah kok bisa?"
dia diem sebentar.
terus jawab satu kalimat yang sampai sekarang masih muter di kepala gue:
"Gaji gw naik. Tapi gaya hidup gw naik lebih kenceng."
gue kira dia bercanda.
dia buka notes HP-nya dan nunjukkin ke gue.
gaji: 17 juta.
pengeluaran:
kos: 4 juta. makan dan kopi: 3,2 juta. cicilan HP: 1,1 juta. paylater: 2,4 juta. transport: 1,8 juta. langganan aplikasi: 600 ribu. jajan random: 2 juta. transfer keluarga: 1,5 juta.
sisa?
kadang nol.
kadang minus.
gue tanya: "paylater 2,4 juta itu buat apa aja?"
dia diem bentar.
"ya... barang kecil-kecil doang."
kaos 89 ribu. sepatu diskon. skincare. makan promo. top up game. barang lucu dari live shopping. checkout karena takut stok habis.
satu-satu kelihatannya kecil.
tapi pas digabung, jadi satu monster yang nagih tiap bulan.
yang bikin gue serem bukan belanjanya.
tapi kalimat pembenarnya.
"lagi diskon."
"mumpung murah."
"cuma 30 ribu."
"gratis ongkir."
"bulan depan juga ketutup."
dan dia bilang satu hal yang nusuk banget:
"gw bahkan udah nggak bisa bedain lagi. Gw lagi hemat, atau lagi nyari alasan buat keluar duit."
terus dia ngomong sesuatu yang bikin gue diam lama banget:
"Gw nggak miskin karena nggak punya uang. Gw miskin karena uang gw udah punya tujuan sebelum masuk rekening."
tanggal 25 gajian.
tanggal 26 autodebet.
tanggal 27 bayar cicilan.
tanggal 28 bayar paylater.
tanggal 29 baru sadar:
yang kerja sebulan dia. yang menikmati duluan tagihan.
gue tanya: "jadi yang paling bikin nyesel apa?"
dia jawab:
"Gw pikir gw beli barang. Ternyata gw beli kewajiban."
HP baru = cicilan 12 bulan. barang diskon = tagihan bulan depan. makan enak tiap hari = saldo bocor pelan-pelan. kopi harian = lebih dari sejuta sebulan. paylater = gaji masa depan yang udah dipakai hari ini.
"Gw kerja buat bayar keputusan gw yang kemarin."
coba hitung kasar.
kopi 35 ribu x 22 hari kerja = 770 ribu. delivery food dengan selisih ongkir dan markup 25 ribu x 20 kali = 500 ribu. checkout random 75 ribu x 10 kali = 750 ribu. langganan aplikasi yang jarang dibuka = 300 ribu.
total: 2,3 juta.
itu bukan pengeluaran besar. itu bocor kecil yang pura-pura nggak kelihatan.
sekarang temen gue lagi coba bikin aturan sendiri.
kalau barangnya diskon tapi nggak ada di rencana, berarti tetap mahal. kalau beli karena capek, tunggu besok. kalau checkout cuma karena takut kehabisan, tutup aplikasi 10 menit dulu. kalau cicilan bikin gaji bulan depan terasa sempit, jangan ambil.
dan satu pertanyaan yang dia tempel di layar HP-nya sekarang sebelum checkout apapun:
"Gw butuh ini, atau gw cuma pengin ngerasa hidup gw naik kelas?"
dari cerita dia, gue jadi mikir.
mungkin masalah banyak orang bukan nggak bisa cari uang.
tapi nggak pernah diajarin cara mempertahankan uang.
dari kecil kita diajarin: belajar biar kerja, kerja biar punya uang, punya uang biar bisa beli ini itu.
tapi jarang diajarin: kalau uang udah masuk, jangan langsung dikasih jalan keluar semua.
ini bukan soal hidup pelit.
beli kopi boleh. checkout promo boleh. reward diri boleh.
tapi jangan sampai tiap reward kecil numpuk jadi hukuman besar di akhir bulan.
coba jujur ke diri sendiri:
pengeluaran kecil apa yang paling sering bikin saldo lo bocor?
kopi? makan online? paylater? top up? checkout live?
atau "cuma 50 ribu" yang kejadian 20 kali?
Saya rasa saya perlu menanggapi ini dari POV dokter anak.
Satu hal penting yg perlu dipahami: Menangis adalah satu-satunya "bahasa" bayi. Jika ia menangis, itu adalah panggilan darurat. Jangan pernah membiarkan bayi menangis sendirian tanpa pengawasan, terutama dalam durasi yang sangat lama.
Kejadian tragis ini menjadi pengingat keras bagi kita semua bahwa bayi tidak memiliki kemampuan untuk menenangkan dirinya sendiri (self-regulation). Ketika bayi menangis dalam waktu lama tanpa respon, yang terjadi bukanlah mereka "belajar mandiri", melainkan mereka mengalami kelelahan ekstrem atau kondisi medis yang tidak terdeteksi karena tangisannya diabaikan.
Tidak ada yang salah dengan keinginan orangtua untuk selalu dekat dengan anak. Menempel dengan anak saat tidur atau segera merespons tangisannya saat sedang memasak bukanlah tanda "memanjakan", melainkan pemenuhan hak dasar bayi untuk merasa aman.
Tidur adalah proses perkembangan (milestone), bukan perlombaan. Setiap anak punya waktunya masing-masing untuk bisa tidur lebih tenang tanpa harus dipaksa dengan metode yang mengabaikan keselamatan dan kesejahteraan emosionalnya.
Gue abis baca2 thread di forum mobil (Kaskus, SerayaMotor) sama marketplace mobil bekas.
Nyari jawaban satu pertanyaan: budget di bawah 100 juta, mobil bekas apa yang gak bikin nyesel?
Jawabannya ternyata konsisten banget. Orang-orang yang udah bertahun-tahun piara mobil bekas selalu rekomendasiin brand yang sama.
Ini rangkumannya:
Pedagang mobil bekas itu punya insting.
Mereka bisa bedain mana pembeli yang polos, mana yang ngerti barang. Dalam 30 detik pertama.
Lo dateng, elus-elus bodi, duduk di jok, terus nanya "AC-nya dingin gak mas?"
Dalem hati mereka udah senyum. Mangsa empuk. Mark up Rp 15 juta.
Tapi coba lo dateng langsung jongkok di depan mobil, raba celah antar panel, buka kap mesin, cabut dipstick, senter kolong.
Pedagangnya langsung keringat dingin.
POTRET NGERI GURU HONORER
Inilah kisah pilu Cacang Hidayat, warga Desa Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten. la bekerja sebagai penjaga sekolah sekaligus perpustakaan dengan penghasilan yang sangat terbatas, sementara kondisi tempat tinggalnya sudah tidak layak huni.
~sumber:ofnoleds~
Janji share gratis resep jualan es kuwutku.
Yg kiri itu klo ak bikin utk sendiri, yg kanan utk per cup 16oz (di resep air kelapa kebalik ya sama daging kelapa mudanya 😆), klo melon n daging kelapa muda bs disesuaikan, tp takeran yg cair2 itu sih udh pas. + es batu blm ditulis.
DUNIA TERLALU KEJAM! LULUSKAN ANAK ORANG, TAPI ANAK SENDIRI TERHEMPAS!?
Hati Suli hancur berkeping-keping melihat air mata istri sang guru pecah! Bayangkan, suaminya menghabiskan umur mencerdaskan ribuan anak orang lain sampai lulus, tapi anaknya sendiri dilarang ujian karena SPP nunggak!
Bagaimana mungkin pengabdian puluhan tahun dibalas dengan kehancuran masa depan darah daging sendiri!?
Di mana keadilan!?
@tanyakanrl Anak kuliah wajib punya sih ini 😍
Tas laptopnya simpel tapi tetap stylish 🤍
Muat laptop + buku + charger, jadi nggak ribet bawa banyak tas
https://t.co/s8b2VbvKA3
“Lebaran makin dekat nih 😍
Sudah siap kirim hampers ke orang tersayang? 🎁
Aku sudah siapin beberapa pilihan cantik & estetik 🤍
https://t.co/pfCXqwGVpU