Enak ya abis dapet duit ngebuzzer, bantu negara jadi ancur, begitu ancur langsung "I am finished with the government and its politics".
Najis senajis-najisnya.
Justru krn blio paham soal 98, mk blio sdh memastikan 98 ga trulang:
>Kasih proyek ke parcok-parjo
>Kasih makan & kerjaan ke orang desil bawah via MBG & KOPDES
Memastikan ga ada yg kelaparan utk turun ke jalan. Can't you see?
Yg ngeluh itu middle-class yg mager turun ke jalan
Kejadian Agustus tahun lalu pecah pun itu outlier krn arogansi + nirempati pejabatnya yg nyentuh ke isu "harga diri"
Sejak saat itu, bisa dilihat, pejabat blunder jauh lebih cepat minta maaf dibanding sbelumnya
DIKALA DADAN DI TANGKAP,
PRABOWO KUMPULKAN 14000 ORANG PIC SPPG SELURUH INDONESIA DI SENTUL,
HABISKAN BIAYA HINGGA 55 MILYAR RUPIAH SEHARI !!!
INI AGENDA APA LAGI?
DULANG SUARA DI 2029?
BONUS ADA JOGET2 ALA2 KA SPPG, ENAK YA MAKAN DUIT RAKYAT
Uraian biaya yg dihabiskan oleh acara prabowo tsb :
1. SEWA GEDUNG SICC
Website resmi SICC di https://t.co/h41ywn50kv tidak mencantumkan tarif publik — harga hanya diberikan via konsultasi langsung.
SICC dengan kapasitas yang jauh lebih besar dan skala acara nasional, estimasi sewa berkisar:
Main Auditorium + Hall pendukung + ruang VIP/VVIP + area parkir = Rp500 juta hingga Rp1,5 miliar (1 hari penuh)
2. TIKET PESAWAT PULANG PERGI
Asumsi 14.000 peserta dari 38 provinsi seluruh Indonesia. Sebagian besar dari luar Jawa, sebagian dari Jawa dan sekitar Jabodetabek.
Pesawat dari luar Jawa (Kalimantan, Sulawesi, Papua, Maluku, NTT, Sumatera): tiket PP minimal Rp1,5 juta hingga Rp4 juta per orang.
Pesawat dari Jawa dan sekitar: Rp300 ribu hingga Rp800 ribu.
Asumsi rata-rata gabungan Rp2 juta per peserta x 14.000 orang = Rp28 miliar
3. AKOMODASI / HOTEL
Berdasarkan data https://t.co/kPSnRCrKKJ, harga rata-rata hotel bintang 3 di Kabupaten Bogor adalah Rp1.362.109 per malam, dan hotel bintang 4 sekitar Rp2.589.851 per malam.
Asumsi 10.000 peserta dari luar daerah menginap 1 malam di hotel bintang 3 rata-rata Rp1,2 juta per kamar, isi 2 orang per kamar = 5.000 kamar x Rp1,2 juta = Rp6 miliar
4. TRANSPORTASI DI LOKASI (BUS/SHUTTLE)
Peserta dari berbagai hotel menuju SICC dan kembali butuh armada bus. Untuk 14.000 orang dengan kapasitas bus 40 penumpang = minimal 350 bus PP. Sewa bus per hari sekitar Rp3-5 juta per unit.
350 bus x Rp4 juta = Rp1,4 miliar
5. KONSUMSI (MAKAN SIANG + 2X SNACK)
Untuk acara pemerintah skala nasional, standar katering per orang per paket (snack pagi + makan siang + snack sore) sekitar Rp100.000-150.000.
14.000 orang x Rp125.000 = Rp1,75 miliar
6. SERAGAM / BAJU PUTIH
Terlihat dari foto, seluruh peserta mengenakan seragam putih seragam. Harga kaos atau kemeja putih polos berlogo untuk acara pemerintah biasanya Rp50.000-100.000 per potong.
14.000 orang x Rp75.000 = Rp1,05 miliar
7. PRODUKSI ACARA (PANGGUNG, LED SCREEN, SOUND SYSTEM, LIGHTING)
Dari foto terlihat panggung besar dengan layar LED raksasa, tata cahaya profesional, dan sistem audio untuk lebih dari 10.000 orang. Biaya produksi skala ini untuk event nasional pemerintah:
Estimasi: Rp1 miliar hingga Rp2,5 miliar
8. DOKUMENTASI, MC, PENGISI ACARA
Videografer, fotografer profesional, drone, MC nasional, penampilan hiburan atau paduan suara:
Estimasi: Rp300 juta hingga Rp800 juta
9. KEAMANAN DAN PROTOKOL
Koordinasi pengamanan untuk acara lembaga negara melibatkan petugas keamanan, protokol, hingga koordinasi TNI/Polri:
Estimasi: Rp200 juta hingga Rp500 juta
10. BIAYA TAK TERDUGA DAN ADMINISTRASI (10%)
Dari total semua komponen di atas, biasanya ada buffer 10% untuk kebutuhan mendadak, cetak materi, spanduk, backdrop, souvenir peserta, dll:
Estimasi: Rp4-5 miliar
TOTAL ESTIMASI KESELURUHAN
Sewa gedung: Rp500 juta - Rp1,5 miliar
Tiket pesawat PP: Rp28 miliar
Hotel: Rp6 miliar
Transportasi lokal: Rp1,4 miliar
Konsumsi: Rp1,75 miliar
Seragam: Rp1,05 miliar
Produksi acara: Rp2,5 miliar
Dokumentasi + MC: Rp800 juta
Keamanan: Rp500 juta
Buffer admin 10%: Rp5 miliar
TOTAL ESTIMASI: Rp47 miliar hingga Rp55 miliar
SUMBER DANA: UANG SIAPA INI?
BGN adalah lembaga negara.
Seluruh kegiatan operasional dan acara nasionalnya dibiayai oleh APBN alias uang pajak rakyat Indonesia.
Ini soal prinsip:
setiap rupiah uang rakyat wajib digunakan secara transparan, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan apalagi di tengah fakta bahwa pimpinan lembaga yang sama kini sudah mengenakan rompi pink tahanan Kejagung.
Publik berhak tahu:
apakah acara ini sudah melalui mekanisme lelang pengadaan yang benar?
Apakah anggarannya tercatat dan bisa diakses publik?
Atau ini bagian dari pola yang sama anggaran besar, minim awas
Ckckck gokil amat, Dino Patti Djalal sudah memakai bahasa yang santun, tapi respon piaraan @prabowo sungguh membagongkan.
Ada yang mengejek "Cuma menjabat 3 bulan" juga ada yang bilang tidak beretika.
Cuma segini kwalitas seorang anggota dewan yang bernama @habiburokhman
Anjir ga punya malu banget nyebut pelepasan WNI yang sempet diculik Israel sebagai pencapaian diplomasi si wowo dan sugiono padahal sugiono sendiri yang denial dan bilang waktu itu bahwa mereka TIDAK diculik.
Kalian yg minta kalo kritik itu harus baik, beretika dan memberikan solusi. Apa yang disampaikan Pak Dino itu sudah sangat baik, halus, sopan, beretika, dan terstruktur serta memberikan saran dan solusi sesuai yg kalian mau. Sekarang masih tetep dianggap ga beretika. Intinya memang kalian itu enggan menerima kritik.
Saya udh ga tau harus komen apa lagi sama pejabat2 di negara ini. Dikritik keras salah, dikritik baik salah. Maunya semua orang dukung.
Mau tau sedihnya riset di Indoensia?
funfact, anggaran riset BRIN di 2026 ini cuma Rp1,9 Triliun. Bandingin sama...
> dana MBG yg sehari Rp 1,2 Triliun
> Singapura yg anggaran risetnya Rp 60 Triliun
> US yang anggaran risetnya $892 miliar (Rp 14.000 triliun)
Mirisnya..
> ternyata dana MBG 2 hari itu bisa nutup biaya anggaran riset BRIN setahun
> Singapura GDP 2.5x lebih kecil dari Indonesia
> tapi anggaran risetnya 31x lebih besar dari BRIN
> untuk bisa semaju US, dana riset harus ditambah 7000 kali lipat
Sedihnya lagi,
> Indonesia cuma punya 1000 peneliti per satu juta penduduk
> Singapuran punya 7000 peneliti
> 2024 BRIN buka lowongan CPNS, minimal punya gelar S3
> Gaji awalnya cuma 7 - 11jt wkwk
> Dari 500 kuota yg dibuka, yg daftar 495
> Gak penuh kuotanya wkwk
> anggaran brin pas awal dibentuk di 2021 itu Rp12 triliun
> setiap tahun semakin berkurang
SUMPAH MARAH BANGET!!
Campak itu salah satu penyakit yang penularannya cepet banget, dengan 1 orang itu bisa menularkan ke 12-18 orang disekitarnya.
Masa penularannya juga lama, sejak 4 hari sebelum ruam merah muncul hingga 4 hari setelahnya, yang artinya kalau memang timeline sakitnya H-3 konser seperti di postingan, orang ini nonton konser dalam kondisi masih menularkan campak. Kebayang gak tuh seberapa banyak yang dia bisa tularin.
Seluruh dunia, termasuk Indonesia, sedang berusaha menekan penularan campak, kok bisa-bisanya ada yang kaya begini, gak habis pikir.
Dah cukup marah-marahnya.
Semoga bermanfaat 🙏
Baca selengkapnya: https://t.co/fu0jqGtClD
Kepala BGN Dadan Hindayana menjajaki kemungkinan pemberian MBG untuk siswa Sekolah Indonesia Jeddah, Arab Saudi.
"Jika disetujui oleh Presiden, ini akan menjadi percontohan pertama (MBG di luar negeri)," ucapnya.
~MBG #dadanhindayana #mbg #bgn
BREAKING!
Rifaldy cs diduga melakukan plagiat penelitian dan pencurian penelitian dari bahasa Indonesia diterjemahkan ke Bahasa Inggris demi Conference International dan travel grants. Setidaknya ada 21 temuan yang berhasil direkap oleh mamatsedunia berikut. Disini saya tampilkan 3 temuan aja ya, lengkapnya bisa cek aja di sumber aslinya. Jujur banyak banget temuannya.
Kalian bisa menilai sendiri kalo temuan sebanyak ini artinya bagaimana.
Kemarin saya juga melihat temuan judul yang sama, tapi dipakai beberapa kali oleh RF cs ke beberapa event/ travel grants berbeda yang mana hal ini umumnya dilarang.
Namanya publikasi/abstrak ilmiah itu yang diajukan harus baru dan belum pernah disubmit di conference atau jurnal manapun.
Klarifikasi prihantini terhadap ayuni kemala yg namanya dicatut dalam karya ilmiahnya
Ayuni Kemala Safira resmi klarifikasi: Ia menjadi korban pencatutan nama & afiliasi pada puluhan karya ilmiah (abstrak & poster) oleh Prihantini cs tanpa sepengetahuan & izinnya.
Ia menuntut agar semua karya tersebut segera ditarik (withdrawn) dan siap tempuh jalur hukum jika tidak dipenuhi.
Cc. ayuniksfr
Rupanya lagu Pak Bahlil sudah sampai ke halaman rumah.
Awalnya saya kira ada apa di depan rumah saya Gang Kutai Utara, Solo. Ternyata anak-anak muda lagi semangat joget, "Mas Bahlil ganteng!"
Saya melihat sendiri generasi muda mengekspresikan kegembiraan mereka dengan cara yang unik. Yang jelas, semangat dan kreativitasnya patut diapresiasi.
Salam dari Solo.
5,8 miliar itu baru hotel…
Belum transportasi
Belum pengamanan
Belum konsumsi
Belum yang lain-lain
Mungkin kalau ditotal bisa jadi habis lebih dari 10 M sekali jalan…
Miris sekali rasanya…
Pemda dan Kementerian disuruh efisiensi
Ada yang programnya ga jalan karena kekurangan dana.
Sampai ada yang tunjangan PNS dipotong atau tidak diberikan sama sekali
Tapi yang dari atas malah jor-joran perjalanan dinas dengan pengeluaran fantastis.
Itu kita omongin PNS
Belum lagi kita ngomongin rakyat biasa yang lagi pusing sama biaya hidup akibat melemahnya mata uang rupiah.
Atau gen milenial dan gen Z yang masih nganggur dan belum dapat kerjaan pasti.
Jelas, rakyat dan pegawai yang sedang mengalami kesulitan ekonomi pasti kesal dengan fakta seperti itu.
Source gambar: https://t.co/0CRjwJWvi0
Wah, ini sih kayaknya beliau beneran nggak paham salahnya dimana ya… Problemnya bukan semata di credential dan latar belakang beliau, tapi kebenaran DATA dan PENELITIAN yang beliau lakukan. Menyebalkan justru karena harusnya beliau paham, lulusan S2 lho…
Bapak ke Brasil, bahasa Portugis diwajibkan. Beliau ke Prancis, bahasa Prancis diwajibkan. Ini bapaknya siapa, sih?
Mungkin kita perlu mendefinisikan ulang istilah "diplomasi bahasa". Eh, belum ada istilah itu, ya?
Bos itu tetap UANG RAKYAT, yang mereka sengaja MENYIMPANNYA Bukan untuk digunakan dalam aktivitas BISNIS atau USAHA, Jadi tidak bisa Negara mengambilnya hanya karena Rekening tersebut PASIF
Itu uang yang sengaja disimpan dari HASIL KERINGAT bukan Hasil MERAS apalagi MENIPU NEGARA, jadi TIDAK BISA DIKLAIM Itu jadi Milik Negara Tanpa Proses HUKUM (misal PENCUCIAN UANG, KORUPSI)
MENABUNG adalah hak prerogatif setiap warga negara. Menabung adalah hak untuk mendiamkan uang hasil keringat sendiri di tempat yang dianggap aman (bank), tanpa ada kewajiban untuk memutar uang tersebut dalam bisnis, usaha, atau transaksi aktif.
Ketika seseorang MEMILIH untuk tidak menyentuh tabungannya selama bertahun-tahun, itu adalah bentuk pilihan finansial "PRIBADI" bahasa Inggrisnya PRIVATE / PRIVACY. Oleh karena itu:
🔹️Pasif Bukan Berarti TAK BERTUAN: Mengklasifikasikan rekening yang pasif atau "diam" sebagai rekening yang "TAK TERURUS" sehingga bisa diambil alih oleh negara adalah LOGIKA yang CACAT dan melanggar hak kepemilikan.
🔹️Melanggar Fungsi Dasar Bank: Esensi rakyat menaruh uang di bank adalah untuk menitipkan harta dengan aman. Jika negara bisa mengambil dana tersebut hanya karena pemiliknya memilih untuk tidak melakukan transaksi, maka FUNGSI BANK sebagai tempat penitipan yang aman menjadi HILANG.
Tindakan mengambil alih dana tersebut—dengan alasan administrasi apa pun—pada hakikatnya adalah PERAMPASAN HAK MILIK PRIBADI atas uang yang legal dan halal.
Negara tidak memiliki hak moral maupun hak dasar untuk menyentuh uang hasil keringat rakyat yang sengaja disimpan tersebut.
:: WeKa ::
Jangan tutup mata kalau MBG tuh memotong anggaran pendidikan dan kesehatan.
Jangan tutup mata kalau ratusan siswa keracunan karena MBG.
Jangan tutup mata karena MBG stok susu di swalayan habis.
Jangan tutup mata MBG memakan banyak sekali APBN