paling penting sisain juga cinta untuk diri sendiri, karna hidup itu rapuh kalau bahagianya cuma bergantung ke satu hal aja. karna cinta ga diciptakan buat dikurung tapi disebarin, biar kalau satu runtuh, kamu ga ikutan hancur.
jangan taruh semua cinta di satu orang, satu mimpi atau satu tempat aja. coba kasih sebagian ke teman yg selalu ada, ke makanan yang bikin mood bagus, ke hobi yang bikin lupa waktu, ke lagu yang lagi kamu suka, atau mungkin ke hal hal yg bikin kamu tetap jalan hari ini.
Kamu tahu cara paling mahal untuk membalas perbuatan buruk orang lain? Adalah dengan tidak membalasnya sama sekali, tidak memperdulikannya lagi, dan berhenti mempertanyakan alasannya menyakitimu.
Sebab, barangkali dia bukan orang jahat, tapi orang yang kalah di hidupnya sendiri.
My notes on keadaan setelah keluar dari toxic environment (setelah tahun ke-4):
1. Bebas, tapi banyak trauma.
2. Kamu akan dijelek2in dan diancam.
3. kamu masih akan dikejar-kejar.
4. kamu akan dicari kesalahannya. dan awalnya mungkin kamu tidak berani speak up.
5. mereka akan mengumpulkan orang untuk membenci kamu.
6. kamu akan merasa kehilangan arah hidup.
7. kamu mulai menyadari betapa mereka sangat mendholimi kamu. kamu akan mengingat kelicikan mereka, kebohongan mereka, fitnah mereka, gastlight mereka, di depan kamu. kamu akan sangat marah di sini.
8. kamu mulai membreakdown semua kejahatan mereka satu-persatu, dan it takes months bahkan years.
9. dalam keadaan yg sudah begitu, kamu harus tetap hidup dan bekerja.
10. performance kamu tidak akan maksimal saat bekerja. Bisa jadi, kamu akan dipecat, dan memberikan efek buruk lagi ke diri kamu, dan membentuk trauma lagi.
11. kamu akan mulai menyadari bahwa kamu kehilangan energi dan waktu kamu selama menahun itu, yang seharusnya kamu bisa pake untuk hal-hal lain. lalu, kamu akan marah karena ini,
12. kamu akan selalu dalam sourvival mode, sampe kamu benar-benar tidak bisa marah lagi.
13. acceptence, adalah hal paling lama dalam healing ini. acceptance dari semuanya, baik trauma yang mereka beri, atau trauma-trauma yg ditimbulkan saat healing. dari waktu yang sudah hilang. dari energi yang sudah habis. dari semuanya. ikhlas.
My notes on beberapa kunci penting saat healing :
1. take desicion to move out from the toxic en. cut off as fast as possible.
2. meskipun feeling unsure, do it right away.
3. keep thinking that you are the CEO of your life.
4. sadari betul bahwa 13 points di atas harus dilewati.
5. cari orang yang mengerti keadaan kamu. dan harus ketemu.
6. ke psikolog, ke psikater untuk membantu keadan dirimu yang sudah seperti itu.
7. jangan mudah nge-judge diri sendiri. sadari betul bahwa kamu sakit dan tidak mungkin mengerjakan sesuatu dengan sempurna, seperti dahulu kala. ini sulit, karena dalam state trauma, kamu akan ketakutan. dan sulit focus.
8. minta doa, sama teman, sama guru, sama murid, sama siapa saja yang mungkin kamu bisa minta.
9. dont expect something from toxic people gave you that shit. apalagi mengharapkan mereka minta maaf. just dont.
10. cari orang-orang baru. cari lingkungan positif. cut semua hal yang membuat kamu ketirigger.
11. focus on yourself.
Energy itu nular, cari pasangan yang bahagia. Bahagia sama dirinya sendiri dulu. Being with someone who’s complicated dan memandang dunia sebagai ancaman itu gak enak. Bikin kita yang nemenin ikut terus dalam survival mode.
Lil things bisa bikin lo ketawa, tapi dia menganggap it’s something weird. Lo seneng cobain hal baru, tapi dia biasa aja. Lo jadi kayak excited sendirian, dan itu sangat melelahkan.
mute story temen or siapapun yang isinya selalu ngeluh, nyindir, kasar etc adalah salah satu cara paling sederhana yang bisa kita lakukan untuk jaga energy tetap baik.
Karena apa yang kita konsumsi setiap hari, termasuk dari media sosial, perlahan membentuk cara kita lihat dunia.
Ngeluh gak masalah, tp kalau konsisten there’s something wrong with that person sih.
Hiduplah dalam pertemanan yang berisi, yang tidak perlu berisik drama jika saatnya sibuk sendiri-sendiri. Hiduplah dalam pertemanan yang bermakna, yang tidak perlu menjatuhkan orang lain untuk dapat diterima.
Berbuat baiklah pada dirimu.
Sayangi dirimu, jangan sakiti dirimu, biarlah itu jadi tugasnya Dunia.
Temukan jalan di mana kamu bisa kembali memegang kendali atas hidupmu. Bisikkan setiap hari bahwa semuanya akan membaik,
Meski langkahmu masih harus menembus hujan badai penuh petir, teruslah melangkah.
Percayalah, dirimu jauh lebih kuat daripada yang kamu kira.
Dan suatu hari nanti, kamu akan tersenyum melihat betapa jauh kakimu sudah membawa dirimu.