Suka merhatiin gak, kalo kita bersih2 biasanya nyamuk, laba2, kecoak pada keluar semua? Merasa kenyamanannya terganggu. Ya, kira2 begitulah analogi proses berbenah penyelenggaraan haji sekarang
Baca deh saran dari Kasatgas Monitoring KPK: "Kemenag perlu mewaspadai intervensi pihak2 tertentu yang ingin dimenangkan dalam proses." Ayo kita tebak2an, pihak mana kira2 yang suka berani mengintervensi proses lelang kementerian?
Begini, @Kemenag_RI sejak awal penyelenggaraan haji sudah menggandeng KPK, BPK serta Itjen untuk mendampingi proses penyediaan layanan. Tujuannya, agar proses berjalan transparan dan akuntabel. Makanya @KPK_RI ya nyengir aja waktu namanya dipake untuk gertak2an
Memanjatkan doa atas suksesnya penyelenggaraan ibadah haji 2024 dalam Doa Bersama Untuk Kesuksesan Ibadah Haji & Santunan Anak Yatim yang akan diikuti oleh seluruh jajaran kepengurusan dan kader Ansor Banser dari tingkat PW, PC hingga PR di seluruh dunia.
Sekian doa dan aksi berbagi ini, semoga menjadi ikhtiar GP Ansor untuk menghargai dan menaruh hormat kepada mereka yang telah berjuang melalui pikiran dan tenaganya untuk kenyamanan, kekhusyukan, dan keselamatan para jemaah haji Indonesia
Mari apresiasi dan tetap waspada.
Telaah atas bubarnya Kelompok teroris Jamaah Islamiyah.
Jamaah Islamiyah (JI) kelompok teror dengan rekam jejak mengerikan besutan Abdullah Sungkar dan Abu Bakar Baasyir resmi membubarkan diri. Mengejutkan tentunya, namun semua tidak berjalan tiba-tiba.
Kita harus apresiasi Densus 88 AT Polri, suka atau tidak ini kerja-kerja persuasif yang panjang dan lama. Ada Soft Approach yang dilakukan, pada satu semangat bahwa mereka juga lahir dari rahim ibu2 mereka saudara-kita kita.
JI pada posisi dilematis, maraknya penangkapan yang dilakukan oleh Densus 88 dilain sisi, pendekatan persuasif, juga mereka dihadapkan dengan mulai menipisnya bahan bakar mereka, donatur harus berfikir ulang karena itu tadi, donatur2 juga banyak yang ditangkap, sumber dana lain seperti kotak amal yg ribuan jumlahnya disikat Densus 88, PPATK juga mendelik soal aliran dana dan sebagainya.
Satu sisi mrka juga mulai sadar, atas pendekatan Densus 88 tentunya, akan pemaknaan Indonesia sebagau sebuah entitas yg harus diperangi karena negara Thogut, tidak berhukum Islam dan sebagainya yg kemudian mulai berubah, satu kesadaran bahwa muslim terbanyak di dunia adalah di Indonesia dan mendapatkan hak begitu istimewa daei negara untuk menjalankan ibadahnya, lalu negara jahat terhadap Muslim? Parawijayanto yg memulai melakukan pendekatan-pemdekatan kesadaran ini kepada petinggi JI lainnya.
Lalu soal JI selesai? Tidak, kita harus menyediakan 10 persen penerimaan ini bagi kewaspadaan kita, tidak mudah Ideologi itu balik arah, apakah kemudian JI mengubah Dakwah Wa Jihad menjadi Dakwah Wa Tarbiyah? Akan berfokus pada dakwah terbuka dan pendidikan? Ingat mereka punya banyak sekali pesantren yang berafiliasi dengan mereka. Aset terbesar mereka sebenarnya adalah pesantren-pesantren tersebut, Ya walaupun ada dalam butir pembubaran mereka soal pesantrenya akan mengubah kurikulum ke Aswaja, (ingat wahabi salafi bukan aswaja) namun hal ini harus benar-benar kita kawal.
Kemenag RI dalam hal ini harus cepat bergerak, kawal proses transisi kurikulum pesantren-pesantren mereka dan awasi, jika tidak, ini bahaya. Belum lagi soal kemungkinan sempalan-sempalan yang akan muncul, konon Baasyir menolak pembubaran JI, meminjam Radikalis Irfan S Awwas, dari MMI, sebagai bentuk yang menunjukkan "penyakit aktivis jihad": inkonsisten, kurang agresif dan responsif, sulit menyimpan rahasia, dan kurang amanah. Lalu komentar Awwas berikutnya, "Seharusnya malu kepada Allah, Rasulullah, dan para mujahid terdahulu. Perubahan pemikiran dan sikap hendaknya berdasarkan ilmu yang benar, bukan pragmatisme," Yang bisa saja kemudian para anggota JI tidak sepakat dengan para petingginya dan kemudian membuat kelompok baru. Mari tetap waspada bersama. Dan terimakasih Densus 88 AT Polri.
Humor Gus Yaqut Yang Diplintir.
Salah satu ke-khasan Kiai NU jika sedang berpidato atau berceramah adalah selalu melempar Jokes, Humor yang gayeng, kadang cerita lucu, kadang hiperbolis dan sebagainya, sudah menjadi DNA Kiai-kiai NU dalam gaya menyampaikan pidato atau ceramah agama. Ada Gus Dur dengan humor Legendnya soal tingkah polah Orang Madura misalnya, ada Romo Kiai Hasyim Muzadi dengan humor anekdotalnya, Gus Mus dengan cerita-cerita lucu dan menggelitiknya, Gus Baha dengan Gojolokan ke Jemaahnya dan banyak lagi contohnya, dan Gus Yaqut salah satunya.
Ada banyak pidato Gus Yaqut sejak menjadi Ketua Umum PP GP Ansor saya mengikutinya, ada dua nuansa kental, berapi-api, apalagi menyinggung soal GP Ansor, dan kedua, lucu. Sering melontarkan Jokes apalagi ketika memberikan sambutan. Itu sudah DNA-nya para Kiai-kiai yang hidup dan besar di lingkungan pesantren Nahdlatul Ulama. Mustami`in sudah sumpek dengan pekerjaannya, jika Kiai berpidato dan berceramah dengan datar dan serius ya Mboseni dan Ndak masuk nanti apa yang disampaikannya. Begitu kira-kira dalil sederhanya.
Tapi jangan salah, ternyata, humor, jokes yang dilontarkan saat berbicara serius dalam forum resmi apalagi, itu Ndak mudah, ini berhubungan dengan kecerdasan individu, sudah banyak penelitian soal itu, bahwa orang humoris punya IQ yang tinggi, penjelsannya Njelimet, tertawa dan membuat orang tertawa itu berhubungan dengan otak, studi Neuropsikologis menjelaskan bahwa, ketika otak kita dalam keadaan emosi positif, seperti tertawa, gembira, otak memproduksi lebih banyak Dopamin, Nah Dopamin ini yang memungkinkan koneksi antar saraf otak lebih banyak, hasilnya, orang jadi lebih Fleksibel, Kreatif, meningkatkan memori dan lebih baik dalam menyelesaikan sebuah masalah, gimana? Njelimet? Tapi begitu itu memang adanya.
Kemudian ramai hari ini, potongan pidato lama Gus Yaqut dihadapan presiden Joko Widodo, pidato ketika Kongres GP Ansor jika tidak salah, yang kemudian dikaitkan dengan perbincangan soal Ketua KPU Hasyim Asy`ari yang lagi ramai hari ini, lalu kemudian dipotong, dihilangkan konteksnya dan diframing untuk menyudutkan GP Ansor, Banser dan Gus Yaqut sendiri dengan dikaitkan dengan kasus Ketua KPU, Isinya begini "Ada ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy'ari. Bapak Presiden, Hasyim Asy'ari ini mantan komandan Banser Jawa Tengah. Jadi keluarga besar Ansor Banser. Jadi enggak heran Bapak, jadi bersama Ansor Banser tentu aman dunia dan akhirat insya Allah," yang lanjutannya juga berisi Jokes, “Ya Kan di akhirat engga ada pemilu” dan hadirin tertawa.
Humor Gus Yaqut dalam konteks membangun komunikasi yang lebih dekat, membuat para hadirin mendengarkan pidatonya, dan juga sebagai doa dan harapan, tidak hanya Ndan Hasyim, siapapun kader GP Ansor yang sedang dalam amanah, agar tetap berpijak pada nilai-nilai luhur organisasi, saya kira, apapun organisasinya, ya akan berharap yang sama pada semua kadernya, bukan begitu? Bahwa kemudian ada hal lain yang tidak berpijak pada nilai-nilai luhur orgaisasi, itu adalah bagian dari sikap nilai individu. Mana ada organisasi keagamaan yang mengajarkan hal tidak baik pada kadernya?
Lalu kemudian pidato yang sudah lama itu diframing kemana-mana, disudutkan, sampai menggunakan jasa Buzzer receh untuk menyudutkan Pribadi Gus Yaqut sebagai menteri agama, menyudutkan GP Ansor dan Banser. Hilih…. Ndak Mbois Blas… Kiai NU memang begitu gayanya, genealogi gaya ceramahnya, pidatonya memang begitu. Ini Kok ya dibawa kemana-mana.
Alhamdulillah, bisa melakukan ziarah ke makam Habib Ahmad bin Abdullah bin Thalib Al Atthas di Pekalongan. Ulama besar berpengaruh dalam penyebaran ajaran Islam di Pantura Barat.
Beliau lahir di kota Hajren, Hadramaut, Yaman pada tahun 1255 H. Semasa kecilnya, mendapat didikan langsung dari orang tuanya Al-Habib Abdullah bin Thalib al-Aththas dan asy-Syarifah Zaenah Binti Ahmad Alkaf.
Tumbuh sebagai seorang alim, beliau terus berdakwah dan melakukan pendidikan. Tegas bertindak dalam menjalankan nahi mungkar.
Semoga apa yang diperjuangkannya, menjadi teladan yang dapat kami, para kader Ansor Banser, menjaga dan merawatnya.
Sekali lagi hati2, jangan mudah diiming2i janji bisa berhaji langsung, aman dll oleh ulah oknum travel haji umroh abal2, fatal akibatnya, kl uda dideportasi, bsa 10 th kna blacklist.
Jangan enak2 pra pemaen travel haji nkal, ud bnyak korbannya.
https://t.co/dURmR3a3Ih
Alhamdulillah, silaturahmi Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor disambut positif Presiden Joko Widodo di Istana, Kamis (16/5).
Bersama jajaran Pimpinan Pusat GP Ansor, saya datang ke Istana untuk memohon perkenannya Bapak Presiden untuk menghadiri Pelantikan PP GP Ansor 2024-2029, Puncak Harlah ke-90 GP Ansor, sekaligus membuka museum Indonesia Sentris, yang berisikan Mahakarya 10 Tahun Pembangunan Jokowi.
Selaras menuju Indonesia Emas 2045, saya mempresentasikan perjuangan 5 tahun GP Ansor ke depan di bidang ekonomi dan bisnis, pengembangan pemuda, dan menggalang diaspora Ansor global.
Funfact: TNI terbentuk fusi dari laskar2 didikan PETA dan eks KNIL.
PETA (Pembela Tanah Air) awalnya adalah laskar pribumi dan para Santri Hizbullah yang dibentuk oleh Jepang untuk kepentingan perang membantu Jepang saat itu, kemudian karena goyang setelah peristiwa Hisroshima dan Nagasaki laskar2 ini kocar kacir dan pada Februari 1945 di inisiasi oleh KH Wahid Hasyim (Ayahanda Gus Dur) dilatih di Cibarusah oleh perwira Jepang yang belot dan Mama Cibogo yang akirnya perang 10 November 1945
KNIL (Koninklijk Nederlands-Indische Leger) adalah kesatuan militer Hindia Belanda yang juga membelot karena perang, salah satu tokohnya melahirkan Kopassus AE Kawilarang.
Banser ini genetiknya dari Hizbullah yang dilatih PETA, kalo mereka pake doreng ya wajar karena inilah moyangnya TNI, lahir di 24 April 1934 dan TNI lahir 5 Oktober 1945
Peringatan Harlah PMII ke-64 tahun seperti yang digelar kemarin di Kantor PB PMII merupakan momentum yang menggembirakan. Momentum silaturahim dengan sahabat, sahabat senior, kader dan para punggawa muda yang sedang mengemban amanah mengurus PMII.
Sebagai santri dan pernah berkhidmat menjadi Ketua Umum PMII, saya berpesan kepada seluruh kader PMII untuk tetap bergerak dan terus berkarya, merawat kader yang di bawah.
Mimpi besar dan tekad yang kuat akan mengalahkan semua kelemahan-kelemahan kita.
Utas
Mudik, Banser dan Posko Sederhananya.
Banser, mungkin ke-serba guna-annya yg kemudian hadir di banyak episode negeri ini, kali ini spt biasa, Njagong pinggir jalan jelang arus mudik lebaran. Menyediakan tmpay sdrhana utk istrahat para pemudik.
#PoskoMudikGPAnsorUnilever
Ansor itu hadir dalam tiga dimensi yaitu keislaman, kebangsaan dan kemanusiaan. Dan satu hal bahwa keragaman yang kita miliki menjadi aset yang sangat mahal yang bisa kita tunjukkan kepada dunia, inilah wajah Nusantara.
Ketua Umum PP GP Ansor
Sahabat @Adinjauharudin
Semangat berkhidmat untuk sesama Sahabatku Banser Tanggap Bencana Grobogan
Semoga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan, Banjir segera berlalu🙏🤲 #BanserTanggapBencana
Sahabat-sahabat kaum muda, yang ingin kenal lebih dekat dengan Ansor bisa gabung di kegiatan BU(K)BAR DAN PENGAJIAN yaa.
Kemeriahan akan dibersamai oleh KH Taufik Damas dll. Tidak ketinggalan ada kejutan dan hadiah menarik.
Yuk gabung..
HOAX!!!
Beredar E Flyer di WAG terkait himbauan kampanye akbar salah satu Paslon Capres Cawapres yang kemudian mencantumkan logo resmi GP Ansor dan Banser. GP Ansor tidak pernah terkait secara keorganisasian dalam dukung mendukung dalam kontestasi Pilpres. Mencatut logo organisasi adalah hal yang sangat tidak beretika, mari bersama ciptakan pemilu yg damai, rukun dan tidak menyebar HOAX.