Padahal mah biasa aja, PNS pake baju Korpri main game.
Selama bukan pas dia kerja main game enggak ada yang salah.
Kesannya jadi kayak game itu ekslusif buat orang-orang non PNS. Padahal game bisa buat siapa aja yang suka main game.
Jujur Janggal
Acara beginian di posting di akun resmi BKN?Kocak sih adminnya.
Gw paham ini acara dalam rangka HUT BKN, tapi acara esport masih pake baju Korpri gini menurut gw malah bisa menimbulkan kesan negatif thd ASN dan instansinya.
Apalagi kalo denger pejabatnya ngasih testimoni. Beliau bilang acara semacam ini menunjang kolaborasi antar pegawai. Wkwkkwkw.
Yang penasaran bisa langsung ke akun IG officialnya, kalo belum dihapus 😂
Ada yang menarik. Judulnya ditulis "...Meninggal Usai Makan Menu Gratis...", kenapa enggak ditulis "...Meninggal Usai Makan Makanan Bergizi Gratis...". Padahal yang habis dimakan itu menu MBG.
Innalillahi wa innailaihi raji'uun...
Duka di Cianjur: Balita 2 Tahun Meninggal Usai Makan Menu Gratis, Polisi Tunggu Hasil Lab...
Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat masih menunggu hasil laboratorium guna memastikan penyebab meninggalnya balita MAB (2), warga Kecamatan Leles yang sebelumnya mengalami keracunan bersama 63 orang ibu dan balita lainnya...
Kepala Dinkes Cianjur Made Setiawan di Cianjur, Sabtu, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah pasien tersebut meninggal akibat keracunan yang disebabkan mengonsumsi MBG atau tidak, karena masih menunggu hasil uji laboratorium...
"Kami masih menunggu hasil uji laboratorium guna memastikan apakah pemicu keracunan dari makanan atau faktor lain. Kami segera umumkan setelah hasilnya keluar sekitar satu pekan ke depan," katanya...
Sementara Rumah Sakit Umum Daerah Pagelaran mencatat balita MAB meninggal dunia diduga akibat keracunan setelah mendapat perawatan selama 12 jam di Instalasi Gawat Darurat (IGD)...
Direktur RSUD Pagelaran Irfan Nur Fauzi mengatakan pasien balita itu datang dengan kondisi tidak stabil dan menjalani perawatan di IGD RSUD Pagelaran. Sebelumnya balita itu mendapat perawatan di Puskesmas Leles...
"Pasien balita ini rujukan dari Puskesmas Leles dan langsung mendapat penanganan di IGD karena kondisinya tidak stabil, lemas, pusing, dan tangan serta kaki bengkak. Kami memberikan penanganan selama 12 jam," katanya...
Informasi menarik nih gaes...📍
Buat kalian yang suka makan ikan lele mulai sekarang hati-hati ya. BPJS perna mengumumkan kalau mereka membayar tagihan untuk pasien gagal ginjal sebesar 11 T.
Dari sekian banyak kasus, ikan lele berkontribusi sebagai penyebab dari munculnya kasus gagal ginjal itu sendiri.
Kok bisa, apa alasannya, yuk simak ini.👇
Informasi menarik nih gaes...📍
Buat kalian yang suka makan ikan lele mulai sekarang hati-hati ya. BPJS perna mengumumkan kalau mereka membayar tagihan untuk pasien gagal ginjal sebesar 11 T.
Dari sekian banyak kasus, ikan lele berkontribusi sebagai penyebab dari munculnya kasus gagal ginjal itu sendiri.
Kok bisa, apa alasannya, yuk simak ini.👇
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara memberi sanksi kepada narapidana yang kedapatan keluyuran ke kedai kopi di Kendari. Napi itu adalah Supriadi, mantan Kepala Syahbandar Kolaka yang pada 9 Februari 2026 divonis 5 tahun penjara. Sanksi juga diberikan kepada petugas yang mengawal Supriadi.
Momen keluyuran itu terekam video dan viral. Supriadi terlihat melenggang dengan baju batik dan peci putih. Tangannya tidak diborgol. Narasi video itu adalah "napi rapat bareng pengusaha di coffee shop Kendari".
Kanwil Ditjenpas Sultra pun menurunkan Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Ditjenpas Sultra untuk melakukan penyelidikan. Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi menyebutkan, dari hasil pemeriksaan, ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh petugas yang mengawal narapidana tersebut usai persidangan.
"Karena, saat selesai sidangnya, WBP itu diajak ngopi oleh mantan bawahannya dulu (Syahbandar). Namun, oleh petugas itu juga tidak melarangnya sehingga mereka lanjut (ke) kedai kopi," ujarnya.
Untuk itu, petugas tersebut diberikan sanksi disiplin dan ditarik ke Kanwil Ditjenpas Sultra. Sebelumnya, dia bertugas di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Kendari. Pihaknya juga memberikan sanksi terhadap Supriadi dengan memindahkannya ke Lapas Kendari dan diberi sanksi sel isolasi.
📸: Dok. Antara.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | videonews | R120 | R164
#bicarafaktalewatberita #kumparan
2014 silam sutradara Ruben Östlund pernah bikin “Force Majure”, tentang suami yang milih ngambil ponselnya terus lari nyelametin dirinya sendiri, ninggalin anak dan istrinya di saat terjadi longsor salju waktu mereka sedang liburan.
Drama yang pintar dan tajam dalam mengeksplorasi studi psikologis tentang dinamika keluarga di momen genting, dan juga insting manusia dalam bertahan hidup.
Saya jelaskan ya, mengapa kedua gambar ini konsisten dengan terpuruknya (pengurangan jumlah/proporsi) kelas menengah di Indonesia dan atau susahnya nyari pekerjaan yang layak di negeri kita sekarang-sekarang ini. (Utas [1]).