Untuk meluapkan kekesalan dan kekecewaan gw terhadap peristiwa-peristiwa perpolitikan di Indonesia belakangan ini, gw bakal nulis dongeng sebagai alegori.
Dongengnya Bahasa Prancis, tapi gw bikin supaya kalau auto-translate, bisa gampang dipahami
A THREAD
If I were Chatib Basri, I would decline any offer to work for Prabowo. Even if he managed to push through meaningful reforms, his legacy would ultimately be overshadowed by the administration's broader catastrophic blunders, for which he would inevitably share responsibility.
Dan udah banyak contohnya, misal FO sama CGT yg kehilangan banyak kursi di sektor retail karena push gaboleh kerja hari minggu. Padahal banyak pekerja usia muda yang ngincer bonusan.
Kalo di Prancis adanya serikat dengan berbagai ideologi yg berbeda. Tapi, delegasi serikat buruh di Prancis itu dipilih langsung oleh karyawan, jadi ga bisa asal-asalan wkwkwk😂
Serikat revolusioner kalo terlalu push agenda politik dan ga napak, yaa bakal kehilangan kursi😂
Ada lah. Di dunia serikat, ada istilah Serikat Buruh Kuning. Serikat buruh ini emg dibentuk & dipengaruhi perusahaan, tujuannya y untuk memecah gerakan buruh yg bersatu.
W. Kumorotomo & Y. Purbokusumo di Kebijakan Publik Dalam Pusaran Perubahan Ideologi (2018) udh bikin bagannya
INI SIH MAKIN GILA,
DPR & PRABOWO HILANGKAN INDEPENDENSI BI DALAM MENJAGA NILAI TUKAR RUPIAH !!!
BENERAN MAU HANCURIN YA?
INI SIH NGK CUMA LEVEL 20K,
ZIMBABWE IS REAL ???
UU P2SK: Ketika Presiden Bisa Pecat Gubernur BI.
DPR baru saja mengesahkan UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), dan satu poin yang bikin ekonom deg-degan:
Presiden kini bisa memberhentikan Gubernur Bank Indonesia, Ketua OJK, dan Kepala LPS jika dianggap melanggar perundangan.
MASALAH UTAMA: INDEPENDENSI BI TERANCAM
Bank sentral yang sehat harus bebas dari tekanan politik. Ini bukan opini ini standar global IMF dan Bank Dunia. Ketika gubernur BI bisa dipecat presiden, muncul pertanyaan besar: siapa yang sebenarnya mengendalikan kebijakan moneter Indonesia?
Bayangkan skenario ini inflasi sedang tinggi, BI harus naikkan suku bunga. Tapi pemerintah sedang butuh bunga rendah untuk mendanai proyek besar. Kalau gubernur BI tahu jabatannya bisa dicabut, apakah dia akan berani ambil keputusan yang benar secara ekonomi tapi tidak disukai istana?
EFEK DOMINO YANG PERLU DIWASPADAI
Pertama, kredibilitas rupiah bisa goyang. Investor global sangat sensitif terhadap independensi bank sentral. Begitu BI terlihat jadi "perpanjangan tangan" pemerintah, modal asing bisa kabur.
Kedua, inflasi lebih sulit dikendalikan. Kebijakan moneter yang dipolitisasi cenderung terlalu longgar demi kepentingan jangka pendek hasilnya inflasi merangkak naik.
Ketiga, kepercayaan terhadap OJK dan LPS ikut terdampak. Kalau regulator keuangan bisa ditekan, perlindungan nasabah dan stabilitas perbankan jadi tanda tanya.
WORST CASE SCENARIO
Lihat Argentina dan Turki dua negara di mana presiden aktif mengintervensi bank sentral.
Hasilnya? Argentina inflasi tembus 200% lebih. Turki lira anjlok 80% dalam beberapa tahun. Gubernur bank sentral dicopot berkali-kali karena tidak mau menuruti perintah politik.
Indonesia belum sampai sana tapi pintu ke arah itu kini terbuka lebih lebar.
UU P2SK ini ibarat pisau bermata dua.
Di tangan pemimpin yang berintegritas, mungkin tidak banyak berubah.
Tapi di tangan pemimpin yang ingin mengontrol ekonomi demi agenda politik, ini bisa jadi senjata yang sangat berbahaya bagi stabilitas keuangan Indonesia.
Yang perlu dikawal sekarang: bagaimana mekanisme "pelanggaran perundangan" ini didefinisikan dan siapa yang berhak menafsirkannya. Di situlah kunci apakah UU ini jadi alat akuntabilitas atau alat kontrol.
Ekonomi kita bukan arena politik.
Jaga BI tetap independen.
HATI-HATI WOK !!
SEKALI HANCUR NGK BISA BALIK LAGI !!
NYAWA JUTAAN ORANG TARUHANNYA !!
ujung kurva bond yield INA udah mulai keangkat minggu ini, indikator resesi itu ya salah satunya kalau muncul inverted bond yield,
pantesan aja, dana asing pada kabur dari market indo....
prabowo itu lebih mirip rejim soekarno daripada soeharto, hobi pidato agitasi nasionalistik wasweswos tapi kebijakan ekonominya memble dan menyengsarakan rakyat
mungkin sisi positifnya dia gak suka koleksi istri aja kayak si kusno
prabowo itu lebih mirip rejim soekarno daripada soeharto, hobi pidato agitasi nasionalistik wasweswos tapi kebijakan ekonominya memble dan menyengsarakan rakyat
mungkin sisi positifnya dia gak suka koleksi istri aja kayak si kusno
Btw make dasi Hermès dengan logo bejibun buat foto resmi kenegaraan enggak banget ga sihh??
Kalo emang pengen yg "fancy", kenapa gak E.Marinella dan sebangsanya aja? Harganya 11 12, tapi lebih elegan.
4inH + Dimple/Lesung bikin outfit lebih menarik.
Contoh: Harga Dasi Gibran lebih mahal daripada seluruh pakaian pada outfit gw (ampe ke kolor2nya).
Tapi siapa yg fitnya lebih menarik?
https://t.co/zBTuYHeYR3
Kalau saya jadi pak Prabowo, besok saya harus pidato. Dan 3 orang ini akan saya hukum maksimal, hukuman mati. Karena ketiga orang ini mengkhianati dan mencederai kepercayaan bangsa. Dan ini adalah peringatan yg super keras bagi koruptor.
Ini mmg jadi kaya Cina, yg mainan hukuman mati. Tapi ini jadi terlihat super tegas, dan ga main2 dgn koruptor. Kalau ini dilakukan, rating akan naik, kepercayaan akan naik. Mgkn bursa yg lemah lunglai akan kembali strong.
Tapi kalo cuma retorika dan minta maaf aja, yah ga membantu, krn ini seperti fenomena didalam sepak bola dimana "yg kalah, terus selalu akan berusaha untuk menjelaskan"
- Yang nyambut harus nya Presiden/Menlu bukan Seskab
- Tangan kebelakang saat menerima tamu (Arogan/Tidak sopan)
- Baju tidak sesuai Protokoler
Jadi kerja atau fungsi Seskab ini sebenarnya apa ya?
Baru kepikiran ini Menlu bisa diterima langsung oleh Presiden.
Apakah ini jadi sinyal juga bahwa Menlu Indonesia bisa diterima oleh Presiden negara lain?
Biaya perjalanan bisa lebih hemat seperti yang disampaikan oleh Pak Dino
Terkonfirmasi ya…
Ternyata udah dijemput jam 4 shubuh tadi, nanti sore diumumkan secara resmi oleh Kejagung.
Mari kita saksikan…
https://t.co/SYsQ8yofzk