PERTARUNGAN DI JAKARTA
Menarik melihat pergerakan suara pasangan calon gubernur Jakarta sebulan terakhir. Ridwan Kamil - Suswono masih di atas, namun Pramono Anung - Rano Karno berhasil memperpendek jarak. Dharma Pongrekun - Kun Wardana stagnan dan cenderung melemah.
Di awal bulan September, Lembaga Survei Indonesia memotret suara RK-Suswono sekitar 51,8 persen, berbeda 23,4 persen dengan suara Pramono-Rano yang saat itu mendapatkan dukungan 28,4 persen.
Di pertengahan September, selisih kedua pasangan calon tersebut menyempit menjadi sekitar 16 persen. Survei yang dilakukan Poltracking ketika itu menemukan RK-Suswono didukung 47,5 persen dan Pramono-Rano 31 persen.
Di akhir September, jarak suara kedua pasangan itu menjadi lebih pendek, 11,8 persen. Temuan survei Charta Politika menunjukkan bahwa saat ini, suara RK-Suswono 48,3 persen dan Pramono-Rano 36,5.
Ada pun calon independen (Dharma-Kun), perolehan dukungannya terus mengalami penurunan dalam tiga periode survei dari tiga lembaga tersebut. Di awal bulan, suara pasangan ini sebesar 16,6 persen, di pertengahan 15,9 persen, dan di akhir bulan menjadi 9,7 persen.
Data-data ini menginformasikan satu hal penting, pemilihan kepala daerah di Jakarta masih sangat dinamis. Koalisi jumbo yang ada di belakangan pasangan nomor satu (RK-Suswono) tidak menjadi jaminan mutlak untuk memenangkan pertarungan. Sebaliknya, dukungan koalisi minim untuk pasangan nomor 3 (Pramono-Rano) nampaknya bukan hambatan berarti untuk mereka bersaing.
Keunggulan sementara RK didukung oleh popularitas atau kedikenalan yang memang lebih tinggi. Pada survei Charta, RK sudah dikenal 95 persen warga. Bandingkan, misalnya, dengan Pramono yang baru dikenal 59 persen.
Pasangan nomor 3, saya kira, diuntungkan oleh figur Rano Karno yang juga sangat populer, dikenal 91 persen warga. Yang menarik dari Rano adalah bahwa selain populer (hampir sama dengan RK), penerimaan publik pada Rano sangat tinggi, bahkan tertinggi di antara semua calon gubernur dan wakil gubernur. Ini adalah modal terpenting untuk pasangan nomor tiga.
Kampanye akan terus dilakukan. Pengetahuan publik Jakarta pada semua pasangan calon akan semakin luas. Pada saat semua warga tahu semua pasangan, maka aspek popularitas tidak akan lagi memadai. Di sini, para calon akan masuk ke fase terpenting, yakni pertarungan rekam jejak dan tawaran kebijakan. Debat antar calon yang sebentar lagi akan dilaksanakan berpotensi menjadi sangat krusial.
Pemilihan gubernur Jakarta belum selesai. Masih sangat mungkin terjadi kejutan.
Jakarta, 3 Oktober 2024
SAIDIMAN AHMAD
Bu Sri Mulyani @KemenkeuRI :
Sebagai Pertanggungjawaban Institusi dari staf ibu sdr Rafael Alun Trisambodo maka kami meminta agar Korban sdr David diberikan perawatan yang Terbaik, kirim segera ke RS NUH Singapura krn Prof dokter specialis otak ada disana.
Bantu rituit yah 🙏
Knp orang spt ini tidak ditangkap? Kl ga ada UU-nya knp ga dibuat? Ini provokasi mengubah sistem negara dibungkus dg dukungan politik.
Bodo amat soal Anis nyapres, tp ini soal bgaimana satu propaganda ingin mngubah sistem bernegara bangsa ini dibiarkan
Kemensos Agendakan Rapat Bahas ACT dengan Kominfo, Mensos: Secepatnya via @indonesiatechid https://t.co/NlzNloiM8t
Bener banget, harus ada tindakan tegas nih untuk ACT bumen @KemensosRI@kemkominfo@PlateJohnny
Jika kenaikan tarif ojol ditetapkan yg akan terpukul selain driver tentu UMKM.. lagi2 yang akan menanggung ini semua tentu pemerintah yang akan terpaksa kucurkan bantuan langsung tunai lagi, untuk itu mohon pak @jokowi lebih peduli atas kebijakan2 yg berefek besar spt ini
Jika minggu depan harga mie instant mengalami kenaikan 300% + kenaikan tarif ojol 30% maka dipastikan banyak customer yang enggan menggunakan gofood.
Kerugian total pendapatan ini yang harus diwaspadai oleh mitra maupun aplikator...
Ditjen hubdar harus duduk bareng bahas tarif
Kenaikan tarif Ojol sebesar 30% tentu sangat memberatkan kepada customers disaat kondisi ekonomi yg bikin perut mules.
Gue yakin Jika kenaikan ini membuat pemasukan driver berkurang tentu ditjen perhubungan darat harus segera lakukan revisi aturan dikisaran 10-15% masih fair
Astaghfirullah.... Mereka yg terlilit utang pinjol dan gemar berjudi, orang yang tidak bersalah kena imbasnya.
Sadis ini, harus diberikan hukuman yg seberat-beratnya.
@Bang2Jaya
Bisa2nya pakmen @kemkominfo@PlateJohnny "dbully" gegara PSE? Ini menandakan bahwa kurangnya literasi dan dewasanya warganet di ruang digital. Miris!!
Johnny Plate “Dibully” Gegara PSE, Lucu Sekali! https://t.co/7cBd941PBk
Ngeri kali ini bestieh..... merinding gw bacanya.
Waduh! Driver Ojol Antar Makanan ke Rumah Kosong, Dibayar Pakai Ini https://t.co/p1vjVLYtGC lewat @transonlinecom@cak_soleeh@SitiSriRezeki1
Super keren ini, Gojek tidak hanya diketahui sebagai salah satu startup Decacorn di Indonesia, tetapi juga startup yang berhasil mencetak sosok pendiri startup.
Mantap! Beberapa Alumni Gojek Sukses Dirikan Berbagai Startup di Indonesia https://t.co/bjvsf0mHiQ
@kurawa