Berikut video analisa saya berjudul "Rakyat gaduh : Presiden Prabowo 1 dari 6 hari berada di luar negeri ? 5 saran saya". Semoga didengar Pemerintah. Silahkan dikomentari, dibahas, disebarkan, dikutip & boleh juga diliput media. Salam, Dr. Dino Patti Djalal
NADIEM
Saya mengikuti proses pengadilan Nadiem dan terperangah mendengar orang yg jelas tak bersalah ini dituntut 18 tahun pénjara.
Saya tak sendirian
Jaksa membuktikan -- dan tak cûma kali ini -- dan kita saksikan dgn sedih -- betapa NKRI benar negara gagal. Gagal menegakkan keadilan
Dan jaksa menyusun tuntutannyz dengan enteng -- sikap seperti terbiasa melakukan kezaliman. The banality of evil.
Sebagai orang yang kerja di IT, Rp1,2 triliun buat "Managed Service IT & IoT di 5.000 lokasi" dalam 3 bulan, penunjukan langsung, dan tanpa tender — itu udah red flag gede sebelum liat vendor-nya kosong.
Proyek infra skala nasional gak mungkin dikerjain 3 bulan sama "pemain tunggal" yang NPWP-nya aja gak ada di portal.
BREAKING NEWS — Keputusan Mendadak Donald Trump Hentikan Serangan ke Iran
Keputusan mengejutkan datang dari Donald Trump yang secara tiba-tiba mengumumkan penghentian rencana serangan terhadap Iran.
Langkah ini langsung menarik perhatian dunia, mengingat sebelumnya situasi di kawasan Timur Tengah berada dalam tensi tinggi.
Dalam pernyataannya, Trump tidak menjelaskan secara rinci alasan di balik keputusan tersebut. Namun sejumlah analis menilai, langkah ini bisa berkaitan dengan pertimbangan strategis, termasuk risiko eskalasi konflik yang lebih luas serta dampak terhadap stabilitas global.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran sendiri dalam beberapa waktu terakhir meningkat tajam, memicu kekhawatiran akan potensi konflik terbuka yang dapat melibatkan banyak pihak di kawasan.
Penghentian serangan ini memunculkan berbagai spekulasi. Sebagian pihak melihatnya sebagai sinyal deeskalasi dan peluang diplomasi, sementara lainnya menilai ini bisa menjadi langkah taktis sekadar jeda sebelum kemungkinan manuver lanjutan.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi lebih lanjut terkait langkah berikutnya dari kedua pihak. Namun satu hal yang jelas, dinamika konflik masih sangat cair dan berpotensi berubah sewaktu-waktu.
Dunia kini menanti, apakah keputusan ini akan membuka jalan menuju stabilitas… atau justru menjadi bagian dari strategi yang lebih besar di balik layar.
Trump dan Netanyahu adalah maniak yang menyeret dunia menuju kehancuran.
Prabowo sedang membawa Indonesia jadi pelayan dan pengikut mereka.
Orang-orang ini berbahaya bagi peradaban dan kemanusiaan.
Jaman VOC:
1) VOC dukung salah satu putra mahkota penguasa lokal
2) Putra Mahkota jadi sultan atau raja
3) Dapet konsesi atau izin usaha perkebunan di hutan dari penguasa lokal sebagai balas budi
4) Buka hutan, jualin kayunya, jadiin modal buat buka kebun tebu atau kopi
5) Kebun tebu sama kopi produktif, hasilnya diekspor ke Eropa
6) VOC menjaminkan kebun tebu sama kopi produktif ke bank, dapet pinjaman buat modal lagi, dipakai buat
7) VOC dukung salah satu putra mahkota penguasa lokal
Jaman sekarang:
1) Pengusaha dukung calon bupati atau gubernur pas Pilkada
2) Terus kepilih jadi Bupati atau Gubernur
3) Dapet konsesi atau izin usaha perkebunan di hutan dari Bupati/Gubernur sebagai balas budi
4) Buka hutan, jualin kayunya, jadiin modal buat buka kebun sawit
5) Kebun sawit produktif, hasilnya diekspor ke luar negeri
6) Pengusaha menjaminkan kebun sawit produktif ke bank, dapet pinjaman buat modal lagi, dipakai buat
7) Pengusaha dukung calon bupati atau gubernur pas Pilkada
Usai dari Tebuireng kami sowan ke Pasuruan.
KH Idris Hamid dan Bu Nyai Hj Kuni Zakiyah menerima dengan hangat, bahkan segala disuruh mengenakan jubah Romo KH Abdul Hamid yang diberi langsung oleh Nabiyullah Khidir, sholat di ruangan kasepuhan, dan memandangi potret hidup yang melela di ingatan. Māsya Allah.
Kakekku bersahabat dekat dengan KH Abdul Hamid Pasuruan. Ayahku bersahabat dekat dengan putera Mbah Hamid, KH Nu’man Hamid. Allaahu yarhamhum. Aku mewarisi cukup banyak kisah-kisah menyenangkan tentang beliau-beliau itu.
Ketika kuceritakan kembali beberapa kisah yang belakangan terjadi kepada KH Idris Hamid, beliau mendoakan semoga baik-baik saja.
Masyarakat adat tak kuasa menghadapi kekuatan besar dari perusahaan dan penguasa. Hutan rusak, tanah leluhur hilang, bencana melanda. Ketika melawan pun, justru dikriminalisasi.
Malapetaka di Tano Batak
https://t.co/R125OLCisQ
#Deforestasi#PrayForSumatra#Banjir#Longsor #Watchdoc
Saya yg bodoh tidak berpendidikan jadi dong dan mengerti setelah dapat share dr kawan : hitungan Alumni ITB jur matematik menganalisa kenapa terjadi banjir di Sumatra..👇
Saya ini cuma nāibul fā’il, ketua umum hakikinya (fā’il) tetaplah KH Said Aqil Siradj. Dari warisan yang menetes di kepemimpinan beliaulah yang membuat NU dan Pesantren kini ditakuti.
Alhamdulillāh, Hari ini, Sabtu (1/11) bisa hurmat, ta’dhim haul ke-37 pengukir akal budiku, Waliyullāh KH Ali Maksum Krapyak. Kesempatan istimewa ini, tak lain dan tak bukan, saya manfaatkan buat tabarrukan, ‘ndeder roso’, dari atsar gemilang yang beliau wariskan.
Krapyak adalah bumi kramat, tempat di mana sanad keilmuan Nusantara bermuara. Karena itu, saya meyakini, selain ajaran-ajaran teks, Mbah Ali juga fasih menjaga quwwāh rūhaniyah demi kemanfaatan ilmu.
Semoga kramat Krapyak ini tidak pernah luntur, dan generasi penerus senantiasa turut merawat wadhīfah yang sudah dibangun oleh Mbah Ali.
“If you look at H*mas's record while it was in power, it tried diplomacy, it failed. It tried international law, it failed. It tried non-violent civil resistance..it tried everything. So under those circumstances, what was it supposed to do?....”
—Prof. Norman Finkelstein
“Ceasefire isn't liberation. Ceasefire isn't free Palestine... I just got back from the West Bank and the West Bank isn't Gaza. There's no H*mas in the West Bank. What I saw in the West Bank is occupation & apartheid..”
—Powerful words from Irish Actress Denise Gough🔥❤️