ya sudah sekalian dibebaskan saja. Rakyat sudah muak dgn drama hukum yg terkesan tajam ke bawah, tumpul ke atas. Sampai-sampai ada kesan, di tangan kekuasaan, yg salah pun bisa tampak benar.
Mengajarkan toleransi bisa dilakukan dg cara sesederhana ini
Saran dikit mom, biar simpel untuk sharing bisa pake wadah khusus (bkn wadah yg biasa unt masakan babi)
Keren.. ๐
https://t.co/eED2kM53JH
Barang subsidi itu memang tidak boleh diperjual belikan.
Harus langsung diterima konsumen akhir.
Contoh nyata Gas melon subsidi Rp 16.000 dijual ke tangan pertama, ambil cuan Rp 2.000, barangnya naik Rp 18.000.
Subsidinya negara langsung hilang di tangan penjual pertama.
Lalu dioper ke penjual kedua jadi Rp 20.000. Akhirnya rakyat tidak pernah merasakan sama sekali subsidi dari duit negara, bahkan ada yang beli gas melon 25 ribu-30 ribu juga.
Jadi idealnya barang subsidi itu:
Pemerintah>Konsumen akhir.
Tidak ada makelar ditengahnya, yang bikin harga naik dan subsidi hilang.
Cuma masalahnya sekarang jaringan distribusinya dari pemerintah masih kecil.
Itu yang jadi masalah dalam distribusi barang subsidi.
๐๐ Gerombolan ๐ฆฌ yg takut setengah mati sama gajah ๐ lagi pada ngeles.
Safari Jokowi ke Jabar โditolakโ?
Ditolak sama siapa? Sama 17 orang suruhan ๐ฆฌ yg bayarannya cuma marebu maratus mapuluh?๐๐คฃ
Rakyat Jabar udah bosan sama partai dinasti ๐ฆฌ yg cuma jagoan di dalem kandang sendiri. Sekarang gajah PSI dateng bawa angin segar, bawa Jokowi, bawa Kaesang, bawa perubahan. Langsung kalian panik, langsung bikin narasi โditolakโ.
Kenyataannya? Gajah makin membahana, kandang banteng makin sepi.
Gajah ๐ lagi jalan, ๐ฆฌ minggir aja deh, takut kena injak.๐๐
Negara lagi susah, kok masih sok-sokan harus pake kipas angin mahal? ๐
Imatsu juga byk kok yg harganya mulai sekitar Rp300 ribuan. Klo mau lebih hemat dgn kualitas yg sudah terbukti, ada Cosmos, Maspion, atau Miyako di kisaran Rp250โ350 ribuan. Yang penting fungsinya, bukan gengsinya. ๐
RETUR BARANG MAU DIJUAL LAGI, MALAH DIPAKAI OLEH OKNUM EKSPEDISI? KOCAK! ๐ฆ๐คฆโโ๏ธ
Viral di Facebook unggahan dari akun Kie Senja Abadi, memperlihatkan seorang seller yang syok berat saat memergoki celana dagangannya yang harusnya berstatus barang retur (dikembalikan) malah asyik dipakai kerja oleh salah satu oknum karyawan ekspedisi J&T di Majalaya!
Logikanya di mana? Barang milik orang lain, belum selesai urusannya, kok bisa-bisanya pindah tangan lalu dipakai buat gaya di tempat kerja? Siapa yang kasih izin?
Kocaknya lagi, pas diinterogasi dan dimintai keterangan di tempat, si oknum karyawan ini malah plin-plan dan enggan blak-blakan menyebut siapa pihak yang memberikan "restu" untuk memakai celana curian tersebut.
Sampai detik ini, pihak J&T pusat maupun cabang Majalaya masih bungkam seribu bahasa dan belum memberikan klarifikasi resmi.
Kalau begini ceritanya, bagaimana seller dan pembeli bisa percaya sama keamanan barang kiriman mereka? Jangan-jangan paket kita selama ini juga sudah pernah "dicoba"
Kipas Imatsu MDF biasanya utk ruangan besar industri, lah koperasi desa ruangan kecil2 atau standar.๐๐
Ruang Kopdes
1. Ruang Pelayanan/administrasi
4 ร 5 m hingga 5 ร 6 m
2. Ruang ketua/pengelola
3 ร 3 m hingga 3 ร 4 m
3. Ruang rapat
5 ร 6 m hingga 8 ร 10 m
4. Gudang barang
5 ร 6 m hingga 8 ร 12 m
5. Area display/toko koperasi
5 ร 8 m hingga 8 ร 10 m
6. Toilet
1,5 ร 2 m hingga 2 ร 2 m
Klo ruangan Kopdes cuma ukuran gitu, apain beli kipas angin MDF?
Biar adil, pake standar yg sama seperti mrk bicara ijazah Pak Jokowi. ๐
-Sudah dengar Rektor UNJ menyatakan ijazah S3 Roy Panci asli? Belum.
-Sudah ada putusan pengadilan atau hasil uji labfor yg menyatakan ijazah S3 dia asli? Belum juga.
-Lulus Januari 2024, kok PDF ijazah & disertasinya baru muncul Juli 2026?
-Sudah ada yg melihat disertasi lengkap dgn tanda tangan pembimbing & para penguji?
-Sudah ada bukti pembayaran UKT/SPP setiap semester?
-Sudah ada KHS & transkrip nilai?
-Sudah ada foto wisuda atau dokumentasi resmi saat wisuda?
-Sudah ada teman seangkatan yg menunjukkan ijazah pembanding?
-Sudah ada uji font, hologram, watermark, jenis kertas, tinta dll?
-Sudah ada buku atau jurnal ilmiah yg meneliti ijazahnya?
Tenang, ini bukan menuduh apa pun. Hanya menerapkan standar pertanyaan yang dulu sering diajukan kepada Presiden ke-7 Pak Jokowi. Klo standarnya sama, pertanyaannya pun seharusnya sama. Jangan berbeda hanya karena orangnya berbeda.๐
Jadi tujuan bikin rusuh tuduh Jokowi ijazah palsu adalah cegah Gibran maju Capres 2029, kenapa tidak senang ada generasi penerus pimpin bangsa ?
Kalau ga suka Gibran, ajukan anakmu sendiri saja jadi Capres 2029 nanti biar rakyat yang pilih. Itu lebih fair daripada pengecut
Kasus diambil alih Kejagung status hukumnya โturunโ dari tersangka jadi saksi setelah Kejagung terbitkan Sprindik baru.
Makin bodor saja kelakuan institusi itu.๐โโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโ
Cuitan bbrp ๐๐ผhari lalu
Kalau nyebar hoax lalu ditangkap polisi, itu bukan pembungkaman. Itu penegakan hukum.
Hobinya nyebar hoax, tapi begitu dilaporkan malah nuduh pihak lain membatasi hak berpendapat.
Memfitnah kok bilangnya berpendapat?
Rektor UGM wakili institusi yang berhak terbitkan Ijazah itu katakan dengan jelas bahwa Ijazah Jokowi asli.
Jadi siapapun yang yang katakan sebaliknya akan dianggap telah melakukan pencemaran nama baik Jokowi. Logika hukum begitu sederhana, yang perumit jika telah dipolitisir
Tak mudah menjadi sosok yg terus diterpa tuduhan & fitnah. Namun, setiap kesabaran dalam menghadapi ujian tdk akan pernah sia-sia.
Jika Pak Jokowi benar dizalimi, semoga setiap air mata, kesabaran & doa beliau dibalas dengan pahala yg berlipat ganda oleh Tuhan.
Pada akhirnya, kebenaran akan menang, sementara fitnah akan berlalu bersama waktu.
Buat yang mau berburu produk kriya, fashion unik, home decor estetik, wajib merapat! INACRAFT Festival hadir dengan konsep seru di Jogja! โจ
Info: https://t.co/dbBE72ZPPw
๐ Perjalanan ke Jogja bareng rombongan lebih nyaman & bebas ribet๐จ
#INACRAFT2026#ExploreJogja#EventJogja
Dari 2017 UU perampasan aset sudah 2 kali di ajukan ke DPR RI oleh mantan presiden pak jokowi. tapi selalu di tolak oleh ketua DPR. Sampai sekarang!
ada apa dan mengapaโ โ
jika perintah presiden saja di tolak siapa lagi yg harus bertindak tegas. !!???