Prcaya ga, seorang Azka yg super friendly yg temennya dimana2, dulunya prnh jdi anak yg jadi pilihan terakhir buat diajak main pas pertama pindah ke UK? 🥺🥹
“you have to be the first to say ‘hello’, you have to show that you can be approached and you can be a friendly person.”
Circle yang sulit ditembus! 🧠✨
Ini dia seluruh peserta Clash of Champions Season 3 🔥
Tulis di kolom komentar mana jagoanmu!
Yuk saksikan keseruan selanjutnya di episode 4 di Sabtu, 11 Juli 2026 di aplikasi dan YouTube Ruangguru — GRATIS!
Jangan lupa untuk vote 6 peserta jagoan kamu di https://t.co/2YB4y7HbMd lalu share di media sosialmu 🙌
Stay tuned terus di social media kita untuk tahu semua updatenya~
#Ruangguru #ClashofChampionsS3 #RuangguruClashofChampionsS3 #CoCSeason3
Berapa kebutuhan bawang putih kita?
Indonesia mengimpor lebih dari 90% bawang putih karena produksi domestik hanya 35-55 ribu ton dari total kebutuhan 600 ribu ton per tahun.
Artinya, 92-95% pasokan dipenuhi impor, terutama dari Tiongkok.
Kesenjangan ini bukan berarti kita tidak bisa menanam, tetapi karena bawang putih merupakan tanaman subtropis yang sangat selektif terhadap lingkungannya.
Asapnya Jadi Emisi, Mikroba Tewas
Urusan bakar jerami nggak cuma soal hara. Ada harga lain yang harus dibayar: udara dan kehidupan di tanah.
Satu hektar jerami dibakar itu bisa ngeluarin 3 sampai 5 ton CO2 ke atmosfer. Itu belum ngitung gas lain kayak metana dan N2O yang efek rumah kacanya lebih kuat.
Asapnya bikin sesak, ganggu pernapasan tetangga, dan nyata nyumbang pemanasan global. Padahal karbon dan nitrogen di asap itu harusnya balik ke tanah, bukan ke langit jadi polusi.
Di bawah, api juga memanggang permukaan tanah. Cacing, bakteri penambat N, jamur pelarut P yang tinggal di 5 cm lapisan atas pada mati.
Padahal mereka tim kerja gratis yang ngolah hara buat padi. Sekali bakar, populasi mikroba bisa drop drastis. Tanah jadi makin mati.
Butuh waktu berbulan-bulan buat populasi mereka pulih lagi. Sementara tanah kehilangan karbon, mikroba juga hilang. Dobel ruginya.
Residu Antibiotik ada di Daging: Kenapa Ini Urusan Kita Semua?
Dokter hewan, peternak, dan tenaga kesehatan manusia sebenarnya punya satu musuh yang sama: resistensi antibiotik. Di peternakan, antibiotik digunakan secara bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan hewan karena hewan yang sehat juga berarti pangan yang aman. Namun tanpa pengawasan yang baik di seluruh rantai produksi, sisa antibiotik bisa tertinggal dalam daging yang sampai ke meja makan kita, dan perlahan berkontribusi pada melemahnya efektivitas antibiotik baik pada hewan maupun manusia. Inilah inti dari pendekatan One Health -> kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan saling terhubung dan tidak bisa dipisahkan. Menjaga penggunaan antibiotik tetap bijak di semua lini dari kandang, kebun, hingga klinik adalah tanggung jawab bersama agar antibiotik tetap bisa menyelamatkan nyawa generasi mendatang.
dr. Ayman Alatas SpMK
(Spesialis Mikrobiologi Klinik)
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
Amputasi itu dilakukan supaya jaringan yang sehat tetap baik. Dan di situlah bentuk Rahmat. Generasi tetap terjaga.
Itu mereka dikeluarkan karena melakukan tindakan ***** loh. Bukan dikeluarkan karena berpahaman *****
Muted ya temen-temen karena kayanya tweet ini malah dijadiin ajang penyebaran kebencian. semoga kedepannya kita sebagai umat muslim bisa lebih memanusiakan manusia dan selalu berpihak kepada kelompok yang tertindas!! Tunjukin lah kalo islam beneran rahmatan lil alamin
Ini yg dikemukakan ama beberapa ahli ekonomi tempo hari.
Kenaikan barang itu terjadinya perlahan, mulai dari bahan mentah, setengah jadi, baru bahan jadi.
Kenaikan bensin itu baru langkah awal, yg akan memberikan efek domino ke naiknya harga2 yg lain.
Yg tercekik itu yg finansialnya dan gajinya terbatas.
Dulu, waktu kecil, kalender musim buah itu saklek banget. Akhir tahun musim durian dan rambutan, pertengahan tahun ada mangga.
Tapi coba cek toko buah sekarang: hampir tiap waktu ada buahnya. Pertanyaannya: Apakah kalender musim buah masih berlaku?
Begini penjelasannya 🪢