"Yang gaji lo siapa?"
Lah, lawak si goblok
Justru program ugal-ugalan dia macam MBG itu yang selama ini dibiayain uang rakyat
Harusnya kita rakyat yang nanya uang dia dari siapa
Ada-ada penjahat HAM tukang gaslighting satu ini
Update Kamus Prabowo :
1. "Londo Ireng" — pidato Puncak Harlah ke-28 PKB, JCC Jakarta, Kamis malam, 23 Juli 2026, ditujukan kepada wartawan, pengamat, dan LSM.
2. "Yang gaji lu siapa? Yang bayar listrikmu siapa?" — pidato yang sama, Harlah ke-28 PKB, 23 Juli 2026.
3. "Bajingan" — pidato Puncak Hari Koperasi Nasional ke-79, Indonesia Arena, Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026, bertanya ke Menteri Abdul Mu'ti apakah kata itu pantas diucapkan presiden.
4. "Yang merasa Indonesia suram, silakan cari negara lain" — pidato yang sama, Hari Koperasi Nasional ke-79, 12 Juli 2026.
5. "Saya nggak boleh bilang koruptor itu bajingan" — saat meresmikan bendungan, pertengahan Juli 2026.
6. "Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo" — pidato di Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII, Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026, menuding sebagian pendemo dibayar.
7. "Ndasmu" — pidato yang sama, PENAS Petani dan Nelayan XVII, Gorontalo, 24 Juni 2026.
8. "Emang gue pikirin" — pidato yang sama, Gorontalo, 24 Juni 2026.
9. "Nyenyenye" — sambutan di Munas XVIII HIPMI, Bandar Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.
10. Salah hitung 10+6=17 — pidato yang sama, Munas XVIII HIPMI, 10 Juni 2026.
11. "Rakyat di desa nggak pakai dolar" — peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.
12. "Indonesia Incorporated" / negara kekeluargaan — peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah, Nganjuk, Jawa Timur, 16 Mei 2026.
13. "Rakyat kita tidak bermimpi menjadi kaya raya" — rapat paripurna DPR RI, Gedung Nusantara Senayan,Jakarta, 20 Mei 2026.
14. "Ndasmu" pertama kali sebagai presiden — pidato HUT ke-17 Partai Gerindra, Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 15 Februari 2025.
15. "Hidup Jokowi!" — diteriakkan di forum publik, Maret 2025, di tengah tuntutan publik agar Jokowi diadili terkait isu nepotisme dan warisan fiskal.
Kenapa foto murid SD makan MBG di depan sekolah yang rusak bikin Pak @prabowo bete. Sampai diomongin di pidato acara PKB. Bahkan keluar kata "londo ireng". Jawabannya krn ini tayang di Kompas.
Statemen Presiden bahwa wartawan-aktivis-pengamat adalah “Londo Ireng” itu makin problematik kalau kita membaca sejarah istilah ini.
Ini bukan istilah yang seharusnya jadi guyonan sekelas Presiden.
Ucapan “Londo Ireng” Mengkhianati Mandat Konstitusi dan Kedaulatan Rakyat
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam keras pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyamakan wartawan, pengamat, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dengan “Londo Ireng”. Pernyataan tersebut bukan sekadar candaan atau gaya komunikasi personal. Ia merupakan pelabelan terhadap kelompok kritis sebagai pihak yang tidak setia kepada bangsa, bekerja untuk kepentingan asing, bahkan secara tersirat sebagai pengkhianat.
https://t.co/CrGMnwiTzQ
londo ireng?
ini sudah keterlaluan.
negara porak-poranda karena kebijakan serampangan, lalu mencari kambing hitam warga sendiri --wartawan, pengamat, organisasi masyarakat sipil-- dan menyebut mereka: "londo ireng."
saya kira, anda sendiri yang londo ireng.
Prabowo labels journalists, analysts, and NGOs as “londo ireng”:
“Londo-Londo Ireng ini sampai sekarang masih ada. Hanya dia sekarang pakai baju lain, kan? Wartawan, jurnalis apa itu? Pengamat, LSM. LSM harus kita tanya, yang gaji lo siapa? Yang bayar listrikmu siapa? Yang bayar handphonemu siapa?”
(https://t.co/a0chzOs76I)
imbas pidato prabowo yang sebut jurnalis = londo ireng:
- aliansi jurnalis independen desak prabowo minta maaf
- istilah itu sejarahnya berat
- dulu dipakai buat sebut pengkhianat bangsa yang berpihak ke belanda
- bayu tegaskan jurnalis itu pilar demokrasi
- enggak pantas disamakan dengan pengkhianat bangsa
- aji minta pemerintah lebih terbuka terima kritik sebagai bahan evaluasi, bukan ancaman