Mungkin banyak yang bertanya-tanya, “Kenapa wajah Hyunbin sering ditutupi stiker oleh Yejin kalau lagi posting di Instagram? Padahal dia seorang aktor dan wajahnya sudah dikenal publik.”
Dalam sebuah wawancara, pernah mengatakan:
🧑🏻 “Aku ingin memisahkan kehidupan pribadi dan pekerjaan.”
🧑🏻 “Aku berusaha membuat batas yang jelas dan mengontrol seberapa jauh kehidupan pribadiku terekspos ke publik.”
Dari situ kita bisa lihat bahwa sejak lama dia memang punya prinsip yang cukup jelas soal privasi. Hyunbin adalah seorang public figure, tapi ada dua sisi yang berjalan bersamaan: Hyunbin in public dan Hyunbin in private.
Di depan layar, dia adalah aktor yang kita lihat dalam drama, film, red carpet, dan berbagai karya yang bisa dinikmati publik. Tapi di balik layar, dia adalah pribadi yang memilih untuk menjaga kehidupan pribadinya tetap tenang, termasuk dengan tidak memiliki media sosial pribadi selama bertahun-tahun.
Karena itu, kalau di foto-foto pribadi wajahnya ditutupi stiker, itu bukan hal yang aneh atau berlebihan. Justru itu sejalan dengan prinsip yang ia pegang sejak dulu.
Hal yang juga menarik, istrinya pun terlihat menghormati pilihan tersebut. Di satu sisi, Hyun Bin tidak masalah momen pribadinya dibagikan, tapi batas soal wajah dan privasi tetap dijaga—terutama di luar konteks pekerjaan.
Nah, mungkin ada yang juga bingung: kalau begitu kenapa di beberapa momen seperti foto anniversary pernikahan atau saat mereka foto setelah acara Blue Dragon Film Awards, wajahnya nggak ditutupi stiker?
Jawabannya sederhana: konteksnya berbeda.
Saat itu kan momen publik dan resmi, yang memang sudah berada di ranah pekerjaan atau perayaan yang secara tidak langsung juga menjadi bagian dari kehidupan publik mereka sebagai figur terkenal. Di momen seperti ini, tidak ada kebutuhan untuk menyamarkan wajah karena sejak awal memang sudah berada dalam ruang publik.
Sedangkan stiker biasanya digunakan pada momen pribadi yang benar-benar bersifat privat, seperti keseharian keluarga yang tidak terkait dengan pekerjaan atau event resmi.
Jadi konsistensinya bukan “harus selalu ditutupi”, tapi lebih ke menyesuaikan konteks: publik vs private moment.
Jadi guys, ini bukan soal menghindari ain atau apa pun 🤣 Ini lebih ke soal privasi, batas personal, dan cara menjaga ruang pribadi yang memang sudah menjadi bagian dari dirinya selama bertahun-tahun 💙😊
Ayah ku kan jualan ikan marinasi di kalisari pasar rebo. Nah hari ini ikan lele dan ayam marinasi nya gak laku sama sekali, cuman laku ikan nila itupun hanya 1 ekor nila😭😭😭
Tiba2 ada yg wa aku emg sih beliau ini langganan ikan marinasi di aku. Dia pesen 1,5kg lele marinasi. ALLAHUAKBAR lele yg td gak lakuu akhirnya laku tiba2 diborong .
Bener2 yaaa rezeki itu ALLAH gak akan salah kasih😭😭Ayah langsung aku telpon. Dia seneng bangettt🥹
Siapa tau disini ada yg minat pesen by dm atau komen ya guys🥹
Guys lokasi lapak ayah ada di depan gedung griya asni kenangaaa. Samping gang jimmy kalisari yaaaa atau deretan O!save. Ayah jualan pake motorrrr.
Buka jam 6 pagi - 2 sianggg. Tapi kalau udah habis duluan ayah pulang cepet . Bantu ramaikan jualan ayah ku ya guys. Biar semangatttt nihh usia ayah 60th😍😍
Makasiiiii banyak ya💞
Guys ramein yuk🙏🙏🙏
sc:threadselafrynt
HP temen gue hilang. Besoknya syok berat, tagihan Paylater Rp12 juta dari transaksi yang gak pernah dia lakuin.
Aplikasinya dengan enteng bilang, "Pelaku masuk pakai PIN asli, berarti kelalaian user."
Temen gue sampai depresi. Gue langsung turun tangan.
3 hari kemudian, tagihan itu resmi jadi Rp0. Total biaya jadi Rp0.
Ini yang gue lakuin:
Bukan nyari HP lewat GPS. Prioritas utama adalah, amankan semua akun finansial dari perangkat lain. Login dari device cadangan, force logout semua sesi aktif. Terus telpon operator, blokir SIM card sementara. Ini krusial biar pelaku gak bisa terima OTP via SMS.
Yang paling penting dan kebanyakan orang gak tahu yaitu, minta log IP address + Device ID dari semua transaksi. Email resmi ke CS, minta data lengkap. Ini bukti kuat kalau transaksi dilakuin dari perangkat dan lokasi yang BEDA dari lo.
Buat laporan polisi (STPL). Banyak orang males ke polisi, padahal ini bukti hukum resmi bahwa lo korban, bukan pelaku yang pura-pura hilang.
Kirim surat sanggahan resmi via EMAIL, bukan chat CS biasa. Lampirkan kronologi, foto STPL, permintaan pembekuan tagihan selama investigasi. Chat CS gampang diabaikan, email formal punya kekuatan hukum.
Mereka masih nolak? Lapor OJK. https://t.co/vDQmTDwwDW atau telpon 157. OJK punya wewenang penuh buat nindak platform yang abai perlindungan konsumen. Begitu laporan OJK masuk, respons mereka biasanya berubah 180 derajat.
Alasan "PIN asli = kelalaian user" itu gak valid secara hukum. POJK 6/2022 bilang perusahaan WAJIB punya verifikasi berlapis untuk transaksi tak wajar. Kalo sistem mereka gak bedain pemilik asli vs pelaku, itu kegagalan MEREKA.
Hasilnya, hari 1 laporan polisi + sanggahan. Hari 2 eskalasi OJK. Hari 3 tagihan Rp12 juta DIHAPUS jadi Rp0.
Btw, stop nyatet PIN di Notes HP lo.
Gw mau pamer dulu.
Di rumah kami, bagian ingat mengingat itu gw. Berat lahir dan panjang lahir anak-anak kami aja, gw masih ingat sampai sekarang. Peristiwa penting di kehidupan kami, gw yang mengingat.
Beberapa waktu lalu, Pandita Ratu ada treatment di sebuah klinik khusus ibu. Saat screening awal, petugas menanyakan banyak hal.
Jadwal mens? Gw yang jawab.
Durasi menstruasi? Gw yang jawab.
Intensitas darah saat menstruasi? Gw yang jawab. Petugasnya sampai bengong ngeliat gw lalu ngeliat Pandita Ratu lalu ngeliat gw lagi. Pandita Ratu tersenyum dan bilang "Iya. Itu suami saya yang ingat, Mbak."
Gw memeperhatikan dengan sangat serius soal menstruasi Pandita Ratu karena itu salah satu indikator langsung kesehatan dia. Gw yang minta dia untuk menunjukkan darah menstruasinya, gw yang minta dia untuk pasang pengingat di aplikasinya.
Gw tidak sedang mengatur hidup Pandita Ratu, tapi gw tau bahwa dia banyak hal lain untuk dipikirkan dan karena gw lebih bisa dalam hal ini, maka gw-lah yang mengingat.
Rekam medis dan kesehatan Pandita Ratu juga gw yang ingat. Kapan dia terakhir transfusi darah dan karena apa, ada alergi obat dan makanan atau tidak. I remember everything.
Begitu juga dengan riwayat medis dan kesehatan anak-anak. That's my part to remember.
SETUJU.
1. Dia yg bikin planning hamil, melahirkan, menyusui dan MPASI.
2. Dia yg mandiin.
3. Dia yg nidurin.
4. Dia yg ngajak main.
Cari yg mau jadi Bapak bukan yg cuma mau punya anak biar serasa lengkap jadi suami. Cari yg mau kerja sama bareng-bareng besarin anak. Ga ada benar salah, namanya sama-sama baru pertama kali jd orang tua. Yg penting harus siap dgn segala resikonya.
Sekali anak lahir, ga mungkin bisa dimasukin dalam perut lg. Uda tanggung kita sebagai org tua 🙏🏻
HIDUP MAHASISWA
HIDUP RAKYAT
Beberapa tuntutan aksi:
1. Setop pemborosan APBN
2. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
3. Hentikan program MBG dan pembangunan KopDes
4. Hentikan militerisme di ranah sipil
5. Prabowo berhenti mengelak dan mengakui kesalahannya
SAMPAI MENANG ✊🏻
if prabowo has a million haters, i'm one of them. if wowo has a ten haters, i'm still one of them. if wowo has one hater, that’s me. if wowo has no hater, it means i'm dead. if the world supports prabowo, then i’m againts the world❤️
doa tamak di hari arafah ini:
YA ALLAH 5 MILYAR USD HALAL CASH AFTER TAX DARI HAL YANG TIDAK DIDUGA DUGA DALAM WAKTU DEKAT DAN DALAM KEADAAN BAIK DAN SEHAT TANPA KURANG SATU APAPUN YA ALLAH.
AAMIIN
@menuembegejelek@pln_123 Guys aku mau infoin kalau sekarang tgl 26 Mei, tepatnya pukul 4.20 pagi kami kembali mengalami pedaman listrik di Aceh. Dan beberapa daerah juga lebih parah karena sudah mulai padam dari sekitar pukul 19.00 WIB.
chapt. 23 — taeju & dayoung
baru satu setengah tahun semenjak taeju terpaksa kuliah di luar negeri karena nilainya gak cukup buat masuk royal university. sebenernya dayoung udah kasih saran ke taeju buat minta ke ayahnya nyumbang ke royal university, tapi taeju gengsi sama adeknya—huiju, yang bisa masuk ke sana murni pake nilai sekolahnya.
ayahnya udah wanti-wanti buat gausah bolak-balik pulang, tapi justru dayoung yang ngeyel, tiap ada waktu luang dia langsung beli tiket buat nyusul taeju ke luar negeri. tapi kali ini taeju harus pulang, gara-gara tingkah dia pas kelulusan di royal school—ngelamar dayoung di depan semua tamu kelulusan, harus segera diselesaikan karena taeju udah ditandain sama keluarga dayoung.
belum cukup ngelamar dayoung di depan umum, habis itu taeju malah kabur ke luar negeri, yang dianggep nggak sopan sama keluarga dayoung.
taeju udah nyiapin hadiah segunung buat keluarga dayoung, awalnya dia khawatir bakal dihajar sama kakak-kakaknya dayoung, tapi setelah ngeliat dayoung nungguin dia di depan gate bandara, taeju langsung banjir airmata. dayoung yang juga sama-sama kangen sampe ngehentak-hentakin kakinya.
keduanya sambil pegang wajah satu sama lain, dengan suara alay—
“kamu kenapa jadi makin ganteng? bikin aku khawatir?”
“justru kamu yang stop jadi makin cantik, rasanya pengen aku lipet terus ku masukin kantong biar bisa kubawa kemana-mana.”
— time skip, kediaman dayoung.
“mohon berikan dayoung kepada saya!” taeju dengan suara lantang sambil berlutut di depan ayah dan 2 kakak laki-laki dayoung. sorot mata mereka seakan-akan ngeluarin laser. taeju sampe bingung, kok bisa dayoung yang cantik bak rusa, tapi keluarganya yang laki-laki kaya macan semua.
“ayah, tabur garem aja.”
— jaeyeong, kakak pertama dayoung.
“apa perlu aku bawa keluar buat dikasih pelajaran, yah?”
— wooyoung, kakak kedua dayoung.
dayoung yang kasian langsung gandeng taeju, “bisa-bisanya kalian matahin semangat taeju-ku tersayang di depanku?”
“taeju-ku tersayang apanya. kamu kalo mau begini mending keluar dari rumah.”
“dikira aku bakal takut? sekalian aja hapus dari kartu keluarga!”
“sayang, jangan gitu...”
saat kakak-kakaknya dayoung berisik, ayahnya diam tak bersuara, bikin taeju ketakutan setengah mati, yang kemudian akhirnya bersuara,
“mari makan terlebih dulu.”
(bersambung, bentar capek)
Presiden paling bodoh, paling tone deaf, paling NPD dan ntah lah udah gatau lagi mau nulis apa.
Semoga disulitkan sakaratul mautnya. Diadzab dunia akhirat.
Aamiin
dulu aku suka banget makan junk food, hampir tiap hari order gofood/shopeefood, selalu nolak bekel dari emak, dan hampir gak pernah makan ikan. life was hectic, pola tidur berantakan, stress juga gak karuan, sampai aku baru sadar, i didn’t get my period for almost 11 months.
karena dari SMP siklusku memang udah sering gak teratur, awalnya aku pikir itu normal. aku terus bilang ke diri sendiri, “nanti juga datang lagi,” “paling cuma kecapekan.” sampai akhirnya aku terlalu lama ignore tubuh sendiri.
jujur, aku juga sempat takut buat ke Sp.OG. ada rasa malu, ada stigma kalau ke obgyn itu tabu atau cuma buat perempuan yang sudah menikah. padahal reproductive health doesn’t wait for marriage.
pas akhirnya aku memberanikan diri buat check up, ternyata PCOS. that was my biggest wake up call. ternyata selama ini aku lebih takut sama stigma daripada lebih peduli sama tubuhku sendiri.
girls, please jangan takut buat ke Sp.OG. kalau haid kalian gak teratur, nyeri berlebihan, keputihan gak normal, atau ada perubahan lain yang terasa aneh, please get it checked. 🥹❤️
taking care of your reproductive health is not embarrassing, not taboo, and definitely not “too much.” it’s self respect. knowing your own body is not “too much,” it’s basic self respect. please listen to your body before it has to scream louder. 🌷
Gue sampe nonton 3x untuk memahami apa maksud omongannya dan bagaimana alur berpikirnya.
Gue belum nonton lengkap sih tapi...gaji dosen miris --> disuruh kompetisi dan mengaitkan dengan kualitas SDMnya itu menurutku suatu kesalahan berpikir ya.
Kelihatannya kaya bener tapi aku ingin highlight kalau GAJI YANG MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP itu HAK DASAR semua pekerja.
Realitanya, gaji dosen itu miris di luar nurul. Gue aja sampe gak paham gmn cara mereka bs hidup kalo pure ngedosen aja.
Nah, hak dasar belum terpenuhi kok udah ngomongin kompetisi? Itu dua hal yang berbeda menurutku.
Ibaratnya, perut lagi lapar tapi disuruh lomba lari rebutan nasi. Yang paling cepat yang berhak dapat nasinya. Padahal nasi/makan itu kebutuhan dasar yg harusnya dipenuhi untuk pekerja.