Hi @LinkedInHelp there! My account has been restricted due to a policy misunderstanding. I've already submitted an appeal but haven't heard back yet. Could you please help me look into this? I'd love to get back to my professional community. Thanks!
bukti nyata 1 langkah kecil bisa berarti besar..
meet Arief Kamaruddin
pemuda 34 tahun dari Ciliwung yang bikin gubernur Jakarta gelar rapat khusus soal ikan sapu-sapu
kenapa dia mulai gerak
> dari kecil hobi jala ikan
> dulu dapetnya udang atau lele liar
> sekarang isinya sapu-sapu semua
> spesies asli ciliwung hancur sisa 20 spesies
> sapu-sapu ini invasif dan nggak ada predator
cara kerjanya hardcore
> turun ke sungai 1-3 jam tiap hari
> kadang nyari sampe jam 2 pagi
> nyemplung ke air keruh beracun
> ngeraba akar pohon pake tangan kosong
> resiko: beling, paku, ulerdapet ikan, patahin lehernya, lalu kubur
impactnya nggak main-main
> viral sampe masuk podcast close the door
> gubernur dki langsung instruksi walikota
> dinas gelar operasi massal tiap jumat
> di jaksel kemaren tembus hampir 7 ton
> rilis warning bahaya makan sapu-sapu ciliwung
strateginya pinter
dia pake sapu-sapu cuma buat pintu masuk
tujuan utamanya nyentil isu sampah dan limbah
karena kalo bahas sampah doang publik gampang abai
dari jaring seadanya, dia sukses maksa birokrasi buat turun tangan.
di tempat kalian ada sosok
seniat ini nggak?
Israel killed two UNICEF drivers trying to get WATER to families in Gaza. Is this story going to get any coverage?
Or is the ongoing genocide not newsworthy?
Israël vient d’assassiner deux chauffeurs de l’UNICEF qui tentaient de fournir de l'EAU aux familles à Gaza.
Pas une ligne dans les médias.
Par son silence la caste médiatique se rend complice du genocide en cours à Gaza.
America allied with Stalin to defeat Hitler. Nobody called that "endorsing communism".
Indonesians cheering Iran's pushback against Israel isn't a Shia conversion. It's the exact same calculation.
While the world focuses on the destruction in Iran, we must not ignore what Israel is doing in Lebanon.
1,461 have been killed.
4,430 have been injured.
1.2 million have been displaced.
Israel now occupies 14% of Lebanon.
Enough is enough. No more US military aid to Israel.
Israel dug Yahya S!nwar's grave & expected him to jump in it and lie down quietly. But even in the post mortem his body fought back. The pathologist said: "This man hasn't eaten for at least three days". That's because, like most of the Hamas fighters, S!nwar starved alongside his people to show solidarity. He and his fighters didn't hide underground either. He died a hero, fighting to his last breath. Don't stop talking about #Gaza and don't listen to Zionist propaganda.
NETANYAHU: "If anyone needed an explanation of why Iran is the enemy of civilization, and the enemy and the danger to the entire world, you got it in the last 48 hours. They fired a terror weapon on civilians; on children!"
By these standards, Israel is the ULTIMATE ENEMY of civilization: 50,000+ kids killed in Gaza, refugee tents bombed, and babies frozen to death under siege.
Iran hits back once and suddenly it’s horror, while Gaza’s kids were “just collateral?” Give me a f*cking break.
This is a pure evil double standard and should open the eyes of even the last one of you.
72,000 killed in the genocide in Gaza.
1 million+ displaced in Lebanon.
1,700 settler attacks in the West Bank.
And now war in Iran.
Sending 20,000+ more bombs to Netanyahu isn’t just immoral—it’s illegal.
That’s why I introduced legislation to stop it.
Guys Netanyahu baru saja slip of the tongue yang mungkin paling jujur sepanjang konflik ini.
Dia tidak sengaja ungkap alasan sebenarnya di balik perang Iran.
Dan itu bukan soal nuklir.
Netanyahu bilang rencana sesungguhnya adalah membangun pipa minyak dari Teluk langsung ke pelabuhan-pelabuhan Israel. Memotong sepenuhnya jalur yang dikontrol oleh Arab termasuk Selat Hormuz.
Berhenti sebentar dan pahami apa artinya itu.
Selama ini narasi resminya adalah Iran harus dihentikan karena program nuklir mereka mengancam keamanan kawasan. Itu justifikasi yang dijual ke publik Amerika. Ke Kongres. Ke sekutu NATO. Ke seluruh dunia.
Tapi Netanyahu sendiri yang bocorkan bahwa ini soal kontrol jalur energi.
Pipa minyak langsung ke pelabuhan Israel itu artinya Israel tidak perlu lagi bergantung pada jalur maritim yang dikontrol negara-negara Arab. Artinya Israel punya akses independen ke sumber energi Teluk. Dan artinya siapapun yang ingin akses ke minyak Teluk harus berurusan dengan Israel sebagai titik transit.
Itu bukan keamanan nasional. Itu dominasi geopolitik atas sumber energi paling strategis di planet ini.
Dan konteks ini menjelaskan banyak hal yang selama ini terasa tidak konsisten.
Kenapa Israel menyerang South Pars ladang gas terbesar di dunia tanpa koordinasi Amerika. Kenapa fasilitas-fasilitas energi terus jadi target utama. Kenapa Hormuz menjadi pusat dari seluruh konflik ini.
Ini bukan perang untuk menghancurkan nuklir Iran.
Ini perang untuk mengubah siapa yang mengontrol aliran energi dari Teluk ke seluruh dunia.
Dan yang menanggung biayanya Qatar yang LNG-nya rusak diserang. Saudi yang kilangnya diancam. Rakyat Iran yang hidup dalam hujan hitam beracun setelah depot minyaknya dibom. Petani India yang tidak bisa dapat pupuk karena Hormuz tutup. Rakyat Indonesia yang harga BBM-nya akan naik karena semua ini.
Semua menanggung biaya dari satu rencana yang baru saja tidak sengaja diakui oleh orang yang merancangnya sendiri.
matinya kepakaran dimulai dr dinormalisasinya dengerin orang2 random yg gatau kompetensi dan kapabilitasnya, cm ngikutin feeling mereka yg “bener” gimana;
padahal tradisi hukum islam sdh berjalan ribuan tahun tau yg better gimana.
semoga kita gaikut jadi ahlul feeling gini.
“Normalisasi ga usah ngasih THR”
“Normalisasi gausah silaturahmi”
Guys, jangan coba-coba hilangin vibes lebaran ya. Kalo pelit dan males sendirian aja gausah sembunyi dibalik normalisasi😅
Jadi awam itu enak, tinggal milih
Mau pake metode apa, pake ulama siapa
Beres
Kenapa memilih untuk jadi awam sok tau, mendalil ga jelas, mendalil i ibadah pake dalil ngoposisi pemerintah dan politis
Yg lebih lucu puasany padahal ikut pemerintah
Letakkan semua pada tempatnya
🇹🇷 Turkish journalist:
Islamic countries condemned Iran, but remained silent regarding the United States and Israel.
Our advice to Islamic countries is: At least do what Spain did.
Pertanyaan yang baguss banget..
Setelah saya baca-baca lagi, jadi gini
1. Hikmah Metode 'Melihat' di Zaman Rasulullah:
Saat itu, umat Islam adalah umat yang Ummi (tidak membaca dan menghitung bintang secara massal). Rasulullah memilih metode 'melihat' (Rukyat) sebagai bentuk Kemudahan (Taisir). Bayangkan jika saat itu syaratnya harus pakai rumus kalkulus, tentu umat akan kesulitan beribadah.
Namun, seiring berkembangnya peradaban, perintah 'melihat' ini dipahami substansinya oleh para ulama sebagai Kepastian Hadirnya Bulan. Dulu kepastian didapat lewat mata, sekarang kepastian bisa didapat lebih akurat lewat sains (Hisab).
2. Kenapa Kalender Qamariyah Terasa Dinamis?
Karena kalender Hijriah adalah kalender Luni-Solar Murni (hanya berbasis bulan). Satu tahun Hijriah sekitar 354 hari, sedangkan Masehi 365 hari. Inilah hikmahnya: Ramadhan dan Idulfitri kita bisa 'berkeliling' musim. Kadang di musim panas, kadang dingin. Adil bagi seluruh penduduk bumi agar merasakan durasi puasa yang bergantian.
3. Kenapa Tidak Pakai Kalender Tiongkok?
Kalender Tiongkok adalah kalender Luni-Solar Interkalasi (ada bulan kabisat/sisipan). Mereka menambahkan satu bulan ekstra secara berkala agar tanggalnya tetap selaras dengan musim matahari (makanya Imlek selalu di awal tahun Masehi). Dalam Islam, sistem sisipan ini disebut Nasi' dan secara tegas dilarang dalam QS. At-Taubah: 37 karena dianggap mengacak-acak waktu ibadah yang sudah ditetapkan Allah. Islam ingin waktu itu murni mengikuti siklus alami bulan tanpa intervensi manusia."
ulama’ MABIMS lintas-manhaj netapin indikator hilal secara sangat presisi berdasarkan rasionalitas empiris yang prosesnya bertahun-tahun, kalah sama akun2 twt pake basis “gue ngerasa…”
gini ya kualitas demografi sosmed yg konon paling menjunjung rasionalitas-intelektualitas?
@SeekHustle Sebenarnya ga masalah dg pilihannya, silahkan aja. Cuma terlihat argumentasi nya menunjukkan sejauh mana pemahamannya. Allahu a'lam. Selamat ber hari raya Idulfitri yg besok merayakan.