Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. https://t.co/sFoBm6AbMx
Ngomongin soal LGBT, kemarin sempat ngobrol sama ustad-ustad saya.
Kebetulan kami sedang membuka pesantren dan SMP. Ada yang usul supaya diadakan kegiatan fisik untuk menghindari benih-benih penyaluran hasrat anak puber yang menyimpang.
Karena saya tidak pernah mondok, saya belum terlalu mengerti urgensinya, sebab namanya pondok kukira pasti alim-alim santrinya. Tidak perlu khawatir.
Tapi karena ustad-ustad saya dari kecil udah mondok jadi paham betul bagaimana penyimpangan ini rentan sekali terjadi di dalam pondok
Untuk meyakinkan, beliau-beliau bercerita pengalaman masing-masing saat mondok.
Saya kaget selama mereka cerita detail momen-momen saat dilecehkan sewaktu kecil di pondok. Kalian bisa bayangin deh kalau jadi saya saat tahu seorang ustad pendiri pondok, dosen, lulusan mesir, yang dihormati di almamater kampus, dulu pernah mengalami hal seperti itu.
Beliau bahkan sampai menyimpulkan bahwa LGBT itu tidak bisa sembuh meski menikah secara normal. Yang bisa dilakukan hanya mengendalikan.
Beliau menyimpulkan begitu karena beliau tahu ada satu tokoh hafidz pemegang belasan sanad (jika saya sebutkan barangkali kita semua tahu terutama yang ada di dunia pesantren), yang masih punya kecenderungan ke sesama jenis.
Bisa jadi benihnya muncul saat kecil di pondok. Subjek LGBT bisa muncul dari objek. Objek yang terus menerus mengalami perlakuan dan tidak melawan, lama kelamaan bisa menjadi subjek (pelaku) karena momen saat masa-masa puber akan terus membekas sampai dewasa.
Yang lebih mengagetkan, ternyata tidak hanya santri putra yang begitu. Santri putri pun ada. Dulu ustad saya yang lain sampai membatalkan pendaftaran anaknya di pondok karena ada informasi kalau di pondok tersebut “sarangnya” benih lesbian. Padahal beliau sudah membayar uang gedung 20jt dan tidak bisa diminta kembali.
Setelah dikaji, penyebab terbesar penyimpangan seksual di pesantren adalah karena minimnya aktivitas fisik untuk menyalurkan energi dan hormon masa pertumbuhan santri.
Kami pun berpikir untuk mengadakan fasilitas lap. badminton, voli, fitnes, dan pilates untuk santri perempuan. Sekaligus menambah jam kegiatan fisik tersebut.
Bayangkan, ada berapa banyak ponpes yang mau dan mampu mengadakan fasilitas serupa. Ada berapa banyak pesantren yang punya potensi menjadi benih suburnya objek dan subjek lgbt.
Apakah ada cara lain untuk mengantisipasi penyimpangan tersebut?
@tempodotco Gara-gara Wikipedia bikin daftar kasus keracunan makanan di seluruh dunia ya, dan Indonesia no 1 karena MBG yang korban nya sudah lebih dari 33ribu wkwkwkwk
@kompascom Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya akan melanjutkan gugatan perkara ini apapun hasilnya
Mohon dukungan & doa dari semuanya, demi Pendidikan kita. Panjang umur Pekerja Pendidikan 🙏
I'd like to share a little tip: if you see a cat that's all matted and dirty-looking, it means the poor thing is dehydrated, okay? Because normally, cats lick themselves clean all the time. If it's got that old, grimy matted look like this, it means they haven't had any water to drink at all and just let themselves get filthy. Please keep this in mind, thanks!
Death toll:
🇮🇩 770
🇹🇭 267
The Indonesian Government is still refusing to accept foreign aid, saying that it can still handle the disaster by itself https://t.co/c5ufYrlDeF
Don't look away!
This is the aftermath of the catastrophic flooding in Aceh Tamiang Regency, Sumatra in Indonesia 🇮🇩
At least 744 dead, 551 missing, 1.1 million displaced across 50 districts and the animals, no figures available 😭
Mau mengingatkan aja Zulkifli Hasan menerbitkan izin pelepasan hutan 1,64 juta ha saat dia jadi Menhut
Mau sebanyak apapun beras yang dia angkat atau pencitraan yang dia lakukan, gak akan menutupi daya rusak lingkungannya
Never forgive, never forget
hasilnya:
• ribuan anak-anak keracunan
• 13 orang meninggal karena 1312 (selama aug-sep)
• hampir 1000 orang dijadikan tersangka
• tni masuk posisi sipil
• banyak satwa endemik mati
• banjir bandang di sumatra, ratusan meninggal tapi nggak ditetapkan sbg bencana nasional
sorry to say this but the police in indonesia are really useless. i have been at the police station for an hour, and no officer has come to talk to me. even the police sitting near me are just watching movies calmly .. what the .. hell ���
Semua gender yg capek kerja seharian di luar rumah ingin pulang ke rumah yg bersih, rapi, dgn makanan tersaji di meja.
Kalau kamu ga sanggup beberes rumah & masak sepulang dr kantor saking capeknya, jgn paksa pasanganmu (yg juga sama2 capek) melakukan yg sama.