Udh lama terlalu asik&sibuk, percaya bhw segala sesuatu bs dikontrol sendiri. lupa dulu berdoanya ke siapa. Hr ini plg kantor sempetin untuk rosario bentar di gereja, sepi, cmn ada Nadine, patung bunda Maria dan bunyi air mancur di kolam ikan. Gapernah selega ini rasanya..
Setiap mengalami hal buruk, selalu kebayang wajah orangtua sih, kayak sesedih dan sehancur apa mereka , apalagi sampai kehilangan 🥹🥀 kebayang dari kecil mereka jagain kita biar tetap hidup dan bernafas 💔🥹❤️🩹
memeluk erat semua perempuan; ibu, istri, anak, kakak, adik. yang seringkali mau teriak minta tolong tapi tahu kalau keliatan ngeluh dikit aja akan dihujat sama sekitar. yang seringkali harus nelen mentah-mentah apa yang dirasain karena terpaksa kuat 💔🫂
Jadi meninggalnya korban commuter line itu akibat dari serentetan random tai babi situation
Ada perlintasan gak resmi, tapi pas mau ditutup sama pemda, ada ormas tai babj yg nolak, lalu pemdanya juga tai babi gak mampu ngatasin tekanan ormas tai babi
Lalu ada sopir tai babi dari armada tai babi melintas di lintasan tai babi, lalu ditabrak oleh kereta, kemudian sangking tai babinya, taxi ini menolak diderek oleh KAI karena kebijakan manajemen armada taksi tai babi bilang kalo gak diderek oleh derek dari perusahaan tai babi, itu duit derek keluar dari sopir tai babi itu.
Dan sialnya sinyal kereta api pagi tai babi sehingga KA antar kota menabrak Commuter line yg terpaksa menunggu akibat tai babi tai babi di atas.
Gue kalo jadi keluarga korban sih akan ngamuk pol
Jakarta memang berisi orang-orang tangguh. Hari-hari yang berat. Luka-luka yang tak selalu diceritakan. Tiap kali datang ke sana, aku tahu kota itu memang penuh dengan sesak di kepala.
GUYS TOLONG BANTUAN YA UNTUK RT🙏
Mohon konfirmasi sepupu saya @KAI121 atas nama tersebut. Keluarga saya sedang menunggu distasiun bekasi timur terimakasih
DILAPORKAN: Satu gerbong wanita menjadi yang paling parah pada kecelakaan antara KRL dan kereta lintas Jawa di Bekasi Timur malam ini 🥀
Bekasi berduka 💔
📸: @LisanAlGhaib
Update guysss.....
Hari ini suster natalia
sudah terima uang 28 M dari BNI
Akhirnya setelah 2 bulan
uang nya kembali
Terima kasih netizen semuanya
yang mengawal kasus ini ucap beliau
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas.
Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Aldi taher mau diumrohin sekeluarga, tapi beliau memberikan hadiah umroh itu ke gurunya yaitu marbot di masjid stasiun gambir. Sungguh luar biasa beliau ini ❤️
Susah tau isi exclusive Rachel Vennya? Tapi mungkin kamu belum tauuu…
1. kasus Andrie Yunus dialihkan ke Puspom TNI;
2. prajurit tni gugur di Lebanon
3. berbagai daerah terancam tidak bisa melanjutkan kontrak ribuan pegawai PPPK dampak pemangkasan TKD
4. harga kertas & plastik naik drastis
5. Prabowo dan rombongannya menghabiskan 20 miliar rupiah dalam satu kali kunjungan kenegaraan
6. ACEH BELUM PULIH!!!!