#Moomin x #RENJUN special‑edition MV for "同谋者的默契" coming soon ⏳
It is a mutual encounter between courage and voice.
Are you ready?
#Moomin x #黄仁俊 同谋者的默契特别版MV即将正式上线⏳
这是一场勇气与歌声的双向奔赴,
你准备好了吗?
#RENJUN#同谋者的默契 #RENJUN_同谋者的默契 #BraverTogether_RENJUN_Moomin
Sooooooo so happy!!! 🤍
RENJUN × MOOMIN is finally coming soooooooooon !!! I’ve been waiting for this for so long 😭💛😭💛
No matter what kind of collab it is
I’m already so excited!!! 🍾✨
😭😭😭 RENJUN 😭😭😭
💭 What would you like to say to those who are still exploring themselves and searching for their direction in life?
🦊 Imagine you’re a seed. 🌱 You don’t have eyes, so you can’t see anything… but you can feel the light. ✨ Just keep growing toward the light, little by little.
Keep finding your way, one step at a time. Then, as time passes, you’ll realize that you’ve already grown into a whole tree. 🌳
dikira unit ini ada cuman buat muasin kehaluan mereka doang apa, lol 🤣 ada yang namanya solo stan dan mereka BERHAK buat nonton yah, asalkan bayar. Casual fans pun kalau mau dan bisa nonton ya gapapa, ngapain pake di-gate keep 🤔
Hah lah truss maksudnya yang ga nominist gaboleh nonton ? Sama sama bayar bebas lahh, siapapun boleh nonton. Jn Jm layak disayang semua fans, gaharus nominist doang l.
Kenapa jadi lu yang sebel kocak??? . Cuman karena banyak non nominist yang nonton 😂😂😂
Menurut gue film Obsession tidak memiliki kewajiban menunjukkan keberpihakan ke salah satu pihak. Justru menarik ketika sebuah film cukup percaya diri untuk memperlihatkan karakternya apa adanya dan membiarkan penonton yang menghakimi. Bear jelas salah karena sejak awal dia sadar kalau Nikki yang ada di depannya bukan Nikki yang asli. Dia memilih denial dan menikmati situasi itu selama semuanya masih menguntungkan dirinya. Baru ketika "Nikki" mulai mengganggu rasa nyaman dan kontrol yang dia punya, dia panik. Buat gue, itu bukan arc seorang korban, melainkan potret seseorang yang terlalu pengecut dan tolol untuk menghadapi konsekuensi dari keputusan yang dia buat sendiri.
Karena itu, gue nggak merasa absennya hukuman atau penyesalan yang eksplisit dari Bear otomatis berarti film membenarkan tindakannya. Film nggak selalu punya kewajiban menjadi kompas moral, kadang seni memang hanya mengamati lalu menyerahkan penilaiannya kepada penonton. Yang menentukan apakah Bear adalah sosok yang menyedihkan, egois, atau pengecut ya kita sendiri. Buat gue, film ini justru sudah menunjukkan bahwa semua penderitaan yang akhirnya menimpa Bear berakar dari satu hal yaitu ketidakmauannya bertanggung jawab ketika dia masih punya kesempatan.
Imagine watching Gone Girl and concluding that David Fincher endorses Amy Dunne's actions simply because he never spells out that she's the villain. Or watching American Psycho and concluding that the filmmakers glorify Patrick Bateman just because the film doesn't stop to condemn him every five minutes. That's not how actual storytelling works when it's made by filmmakers who trust their audience to think critically instead of spoon-feeding every moral conclusion. Look, I can respect this take, I just think you're expecting the film to make a moral judgment that it intentionally leaves to the audience 🤷
DPR Usul pake AI Bantu Daerah Minim Dokter:
- AI bantu analisis gejala
- pasien sebutkan keluhan, AI bantu identifikasi kemungkinan penyakit
- AI jadi solusi sementara sambil tunggu pendidikan dokter daerah
- pendidikan dokter butuh waktu lama, masyarakat tidak bisa menunggu
- Contoh kasus daerah Mamberamo Raya, Papua: 0 dokter spesialis, 0 dokter gigi, 12 dari 17 puskesmas tidak punya dokter
- Kemenkes sudah pernah lakukan operasi jarak jauh,
- usul serupa untuk pemeriksaan jarak jauh