@RagilSemar@dinopattidjalal karena twit ini jadi baru ngeh rombongan resmi dari dua periode ini sangat aneh sekali. Masa iya kunjungan resmi cuma 3 orang perwakilan resminya, dan yesman semua lagi. Paham konteks ga mereka dengan isu yang dibahas?
Claiming that these weapon systems are concrete evidence of Prabowo's diplomatic achievements over the past 1.5 years is simply inaccurate. The procurement of most of these platforms was initiated long before he assumed the presidency
Rafale dibeli di 2022, F-16 di 1980an + 2013an, Apache 2013an, Sukhoi 2000 awal, dst
Garibaldi belum nyampe,tanpa persenjataan dan harus undergo major modernization dulu...
@99propaganda Pesan ini kaya Mulyono ngomong ke media Pabrik Esemka akan diresmikan tahun depan dan antriannya sudah mengular. Masalahnya sekarang rupiah melemah ke seluruh mata uang di dunia.
Menempatkan pejabat karbitan yg nggak paham substansi di posisi krusial negara, ibarat memberikan kemudi pesawat komersial berpenumpang ratusan juta orang kpd seseorang yg bahkan baru belajar menyetir mobil mainan.
Syurammm...
Kunker katanya ditambahin pakai dana pribadi, giliran kurban pakai apbn. Jumlah rombongan katanya dikurangi, tapi frekuensi kunjungan naik berkali-kali lipat. Well.. logikanya cerdas banget. Tapi kita ga bs apa-apa kan? Jadi yaudah, kerja aja yg rajin biar ga telat bayar pajak ya. Mereka butuh duit banyak.
Berikut video analisa saya berjudul "Rakyat gaduh : Presiden Prabowo 1 dari 6 hari berada di luar negeri ? 5 saran saya". Semoga didengar Pemerintah. Silahkan dikomentari, dibahas, disebarkan, dikutip & boleh juga diliput media. Salam, Dr. Dino Patti Djalal
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
@ifoolproofs@mantusekda@ikhwanuddin based on asumsi juga. Tapi kan kesepakatan di awal semuanya pukul rata, jadi wajar orang mencurigai ada pelanggaran.
@sarapan_nasi@pandji Mungkin bisa jadi, tapi kita tidak boleh skip dari para head media yang foto bareng dengan Wapres ini sih. Mereka dengan kesadaran penuh datang, diskusi, dan foto bareng dengan pemerintah.
@muhammad_husnil@YudhaRacana Hal ini wajar pak dan hampir di sebagian kementerian itu ada konsultan yang dibayarkan oleh yayasan mitra. Karena dari pagu anggaran di pemerintahan itu sangat tidak memungkinkan menghire profesional untuk membantu kerja pemerintahan.
Bappenas, Kemenkes, dsbnya ada dan resmi
@kafiradikalis@zanatul_91 Tadi penasaran statement ini, pas dicek ternyata dari daftar aplikasi yang disampaikan, sebagian besar malah bukan aplikasi yang dikembangkan Nadiem malah lebih banyak di pemerintah daerah. Mungkin perlu lebih adil dalam memberikan statement ya pak.
@dedellrrr@gimanasihyah@progresionalis@polisiolahraga Wkwk landasan hidup? Saya orang bebas mas dan mental saya bukan budak seperti Anda. Disuruh makan tai pun mungkin Anda akan makan kalau dikontrak asa pasal atasan bisa menugaskan apa pun ke bawahan.