“Aku melihat sosok kakek-kakek kurus, telanjang, dia berjongkok di dekat lemari sambil memakan janinku yang keguguran”
Sejak saat itu hidup keluarga kami sudah tidak lagi tenang.
“GETIH IRENG”
-SANTET DARAH TURUNAN-
A THREAD.
#CeritaSerem
KENAPA NEWJEANS MUSIKNYA ENAK?
dan alasan lain kenapa aku suka banget sama konsep, style, dan karya seni mereka
perhatiin gak sih banyak orang yg tadinya ga suka kpop malah ternewjeans newjeans?
karena mereka emang Subverting Expectations, apa tuh?
- AN ANALYSIS -
Berkesempatan bertemu langsung dengan Bapak Azman Ali pemilik warung dalam konten ini, beliau bercerita tentang kejadian yang sebenarnya terjadi secara lengkap dan memang apa yang beliau ceritakan sangat bertolak belakang dengan apa yang diceritakan dalam konten ini.
Sebaik apa Kim Seon-ho?
Sebelum naik panggung di hari ke-2, gue nyapa dong untuk kasih semangat. Lah. Dia malah berkali-kali bilang terima kasih. Terus langsung berdiri di samping gue sambil minta tolong orang untuk ambil foto kami berdua pake hape.
Ampun. Gak ngerti lagi deh.
Padahal cuma bilang; “Saya haus nih.”
Maksudnya mau ijin dulu untuk minum.
Eh, Seon-ho dengan sigap ngambil botol air yang disediakan khusus buat dia pribadi dan dikasih ke gue dengan tatapan seperti ini.
Benar-benar Si Anak Baik.
Apakah aku dianggap halmeoni?
Kamu tahu? Dulu ada orang2 yg diasingkan & dibungkam gara2 mengkritik. Mereka dikirim ke pulau, ke daerah2 terpencil. Orang2 itu bernama Bung Karno, Bung Hatta, Tan Malaka, Cut Nyak Dien, dll. Buanyaakkk sekali.
Apa hadiah dr kritik mereka? KEMERDEKAAN!
Bima & Lampung. Itu baru 1 orang di era modern ini. Sy yakin ada banyak Bima Bima lainnya. Mustahil pak, menyuruh Gen Z dan millenial diam2 saja. Wong kami dari kecil, sudah pegang mouse dan ponsel pintar.
Alat yg bagi sebagian generasi kami, mungkin jd mesin pencetak drama2 unfaedah, namun bagi sebagian lainnya, justru alat utk memperlihatkan betapa kami sayang dan peduli pd negeri ini.
Tangis Bima, marah & ketakutannya, adlh tangis, marah & rasa takut kami juga! Ada kepal tinju kami, ada suara kami yg tertahan di isaknya sore ini!
Kalau yg dia sampaikan adlh bohong, bgmn bisa orang2 Lampung berbondong2 melakukan hal serupa?
Jika bbrp waktu lalu spall spill ramai oleh pejabat2 di Kemenkeu, maka boleh jd skrg gelombang baru muncul: pada pemda, pemkab, dan pemkot. Ditunggu Bima Bima dari provinsi lainnya! Dituntut utk transparent goverment.
Skrg paham kan, kenapa sy menerbitkan novel judulnya BUNGKAM SUARA? Kalian yg sudah baca, kalau kelak novel ini rupanya ada yg tak suka, ada yg ngadu dan mengada2, ada pengacara yg melaporkan dgn alasan antah barantah, setidaknya kalian sudah baca.
Ini adlh novel terpenting yg pernah sy tulis selain novel ‘Kami (Bukan) Sarjana Kertas’ dan ‘Melangkah.’ Kalau novel ini nanti kenapa2, sy bisa bangga bahwa penerbit yg meminta naskah ini utk mereka terbitkan adalah:Grup Gramedia. Penerbit terbesar di Indonesia.
Bapak2, ibu2, berbenahlah. Kami lihat2, di tubuh Polri yg sering kena ‘kritik’ saja, skrg mulai tampak kok sedikit2 mereka berbenah. Byk petinggi2nya yg lgsg respons jg di sosial media.
Ngomong2 soal anak muda Lampung. Di UI dulu, teman2 kami ada byk anak2 Lampung. Mereka berprestasi. Begitu lulus, byk yg tak mau kembali. Contoh lain: editor sy, salah 1 editor terbaik di Indonesia skrg, juga berasal dr Lampung. Kamu pikir, sebuah novel bisa bestseller, bisa difilmkan, itu murni karena si penulisnya saja? Ada kejeniusan editor di sana!
Lalu saat SMA, kami ikut sebuah kompetisi nasional. Diikuti oleh pemenang dr tiap provinsi, sy dkk mewakili Sumatera Barat. Tahu siapa yg juara? Para pemuda Lampung! Bahkan jarak nilai ke juara 2-nya saja, jauh sekali.
Jika SDM anak2 muda provinsi ini hebat2, kenapa mereka banyak tak mau pulang? Dari sini saja dulu pertanyaannya pak, bu. Kenapa mereka getol sekali mengkritik? Ini mereka orang2 pintar loh, bukan sembarangan kritik. Mereka sesayang itu pd provinsi ini.
Kawan2ku, Gen Z dan Milleinal. Marahlah, marahlah. Masa depan kita, tak boleh diwariskan oleh tangan2 besi yg bahkan mendengarkan “rasa sayang” saja tak mau.
Anda2 yg mau maju 2024 nanti, entah pilpres, pilkada, ingatlah ini baik2 pak, bu. Kami ini fair. Kalau kalian berprestasi, apresiasi akan dtg dgn sendirinya. Kalau apa yg bapak ibu urus bagus, kami takkan ada yg protes saat gaji kalian kelak naik berkali2 lipat. Kami akan cepat2 mengakui, kalau perlu kami yg melindungi kalian dr kepentingan2 ular berbisa yg mengelilingi.
Buat kalian yg mungkin marah, gemetar, geleng2 lihat berita Bima ini, renungkanlah sebentar. Kita sungguh tak mau melihat ada tangis & takut seperti Bima lagi. No single tear, no single blood we want from this. Kami hanya mau didengar. BUKAN DIBUNGKAM SUARA!
Sungguh kalau pemerintah Lampung berani terbuka, berani mencontreng satu per satu kritikan Bima, berani ngebenerin keluhan warga Lampung, orang2 akan akui dgn sendirinya. Kecuali emang ternyata… ah sudahlah.
Sekitar tanggal 10 Februari 2023, adikku, Geta Ramdhani (18 tahun) mengeluh sakit sepulang dari Purwokerto. Keesokan harinya ia diantar oleh suami ke dokter umum faskes 1 untuk berobat. Geta mengeluh demam, kekurangan selera makan, lemas, dan mudah lelah.