📍Apakh standar penerimaan kunjungan dari negara lain sudah berubah?
Penyambutan PM Thailand banyak menguras anggaran ya, mulai dari dentuman meriam, penyambutan berkuda ala kerajaan, dan tarian daerah di istana negara, segala prosesi dengan kemegahan nya.
Tapi jujur kocak sih, disaat urusan perut, harga beras, sampai fasilitas publik masih perlu penyesuaian dan butuh dibenahi secara darurat, malah dipakai untuk bikin tamu kagum tanpa rem.
Belum penanganan dapur MBG di daerah timur, dan gaji guru honorer yang hanya 300 rb/bulan.
Prinsipnya simpel, Rumah sendiri boleh bocor dan berantakan, yang penting tetangga datang, keliatan suguhan istana.
Di Indonesia ketimpangan dan perbedaan seolah hal yang dipaksa dimaklumi oleh warga, antar disuruh iklas dengan kebijakan atau kapasitas SDM dari pejabat yang gitu gitu saja.
Tapi ya gimana, aesthetic over basic needs is the new standar