Hanya di Indonesia, ketika warga mengkritik program negara, wakil rakyatnya malah membalas dengan perundungan digital, penghinaan, dan serangan terhadap martabat warga.
Kalau perilaku seperti ini dibiarkan tanpa konsekuensi, saya rasa kita sudah tahu bagaimana posisi rakyat di mata kekuasaan.
@Gerindra@prabowo
Sekadar Saran :
Sebaiknya tidak menghindar dan mengelak dari pertanyaan jurnalis. Justru musti dihadapi dengan tenang dan diterangkan. Menerangkan dengan baik, secara proporsional, akan baik bagi BGN, program Presiden dan Kepala BGN sebagai pribadi.
Apalagi Bu NSD adalah mantan wartawan. Akan seperti menyapa para yuniornya.
Saya meyakini gestur Nanik yang sering nangis-nangis ini bagian dari strategi propaganda politik yang sangat sadar.
Kita tahu konsultan politik Prabowo ini sangat piawai memainkan psikologi massa dan emosi publik (Gemoy playbook).
Harapannya mungkin supaya menarik simpati masyarakat awam lalu memberi ruang pemakluman pada masalah utama dari kebijakan MBG yang dampaknya lebih banyak ke elit daripada ke rakyat.
Sering banget liat konten "relawan" mbg sedih dan nangis sama nasibnya. Jadi pengen adu nasib juga ih. Itu guru honorer, nakes upahnya malah kecil. Ada juga kantin2 yg tutup gara2 mbg, kmrn ada yg keracunan ga ada tuh pada minta maaf😹
Guys, ini keren banget.
Akhirnya kita bisa menyaksikan langsung di medsos, kemarahan rakyat kecil terhadap MBG.
Selama ini kita hanya mengetahuinya dari intelektual dan kelas menengah..
Jarang sekali rakyat kecil bersuara terang-lantang di depan media. Mana pakai bahasa aktivis pergerakan lagi. Menentang keras MBG dan bahkan menghujat SPPG.
Ini mematahkan argumen bahwa rakyat kecil sepenuhnya diuntungkan oleh MBG.
Sebagaimana yang disebut-sebut oleh buzzer.
Yang dukung palingan pekerja SPPG doang.
Kenapa yaa tiap lihat orang-orang demo gini selalu sedih.... kayak... guys nggak ada yang mau panas-panasan demo sampai taruhannya keselamatan kita seandainya pemerintah bejus mengurus negara.