Gaess aku nyesel tadi ke PRJ ga mampir booth kompas, tadi cuma ngelirik boothnya sepi, mereka jualan koran dan majalah bobo. Kompas media yg bersuara paling vocal dan memberitakan demo, tau gitu aku borong majalah bobonya. Yg ke PRJ jangan lupa mampir ke booth kompas yaa
cc:threadfaizaaiza🥺
Suda terbukti narasi2 berikut tidak organik ya ges
1. Anti lgbt
2. Soros
Jad kalo lu pada masi banyak yang homofobik apalagi ramenya sampe ngalahin kritik ke pemerintah, selamat, lu udah tolol dibonceng sama bajer
5 tuntutan bem ui:
1. Menghentikan pemborosan APBN
2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
3. Menghentikan Program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Menghentikan militerisme di ranah sipil.
5. Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.
Pada akhirnya kami tetap tidak bisa sampai ke Bundaran HI. Kami dibuat terpecah, dicegat, dan tidak diberikan jalan padahal kami hanya ingin menyampaikan aspirasi. Bahkan ambulans pun dibuat mundur oleh mereka. Kemana ya rasa kemanusiaannya?
The Indonesian Mass Media is genuinely fucking embarrassing. FUCK THE TELEVISION. Y'all deadass gotta do something about this shit to change the narrative from those television stations.
Draft:
Selama aksi demo hampir tidak ada TV nasional yang meliput.
Tapi menjelang malam, ada massa yang tidak jelas tiba-tiba muncul dan mulai berbuat anarkis, TV mendadak breaking news, disiarkan secara live, dengan narasi seolah-olah inti dari demonstrasi adalah kerusuhan.