Ku dekatkan sang pemantik pada ujung rokok, menekan-nekan trigger untuk memancing api yang tak kunjung hadir.
Satu kali. Dua kali. Tiga kali.
Oh, yang benar saja!
( @clendestinely )
Satu batang rokok ku selipkan di antara bibir sementara kedua tanganku sibuk merogoh setiap saku. Jika pemantik api ku memiliki kaki, aku tidak akan terkejut sebab benda itu selalu berpindah tempat. Kali ini, ia bersembunyi di dalam tas.
แ
Pikirannya teralihkan kala nona pramusaji mengetuk pintu tiga kali.
๐๐ฐ๐ฌ, ๐ต๐ฐ๐ฌ, ๐ต๐ฐ๐ฌ.
โTamu anda sudah hadir, Tuan.โ
Pandangan Liora tertuju pada pintu, menanti suara jawaban agar dirinya dapat masuk ke ruangan.
@slc_yourmajesty
แ
แ
Liora tersenyum kecil dan mengangguk padanya. Diikutilah sang nona untuk menuju ruang yang dimaksud.
Selama perjalanan singkat, pertanyaan mengenai undangan ini masih berkelebat di dalam benak Liora. Bagaimana tidak? Liora tak mengenal Rivaille secara langsung.
แ