Àkun IG mantapfunny posting beginian. Hanya Video tanpa suara.
Dikasih soundtrack ini oke kayanya : Dengarlah nyanyi sunyiku. Bait risauku. Rindu terpendamku. Menyala dalam hayatku
#intinyadeh pelaku yg ngeroyok Bambang Setiawan hingga tewas dan Fatur saat demo 27 Agustus 2026 diduga kuat bukan massa GRIB, tp polisi.
Hasil investigasi kolaborasi dr https://t.co/528plgjHBa, BBC Indonesia, & Project Multatuli ungkap bbrp temuan dr video2 & kesaksian:
(1/5)
Terkonfirmasi, kemarin Sabtu (3/10/2026) tangga eskalator di jalur 5 Stasiun Duri mendadak berbalik arah atau berjalan mundur (turun) saat sedang posisi naik.
12 orang mengalami luka-luka dan ada yang dibawa ke rumah sakit. Selain itu juga ada ibu hamil (bumil) yang menjadi korban.
Kondisi eskalator saat ini telah ditutup untuk menjalani proses perbaikan.
Semoga korban yang mengalami luka-luka dapat segera pulih dan diberikan kesembuhan ya 😢
(📸 selvinr12, createdbydanwel)
Lebih dari itu, kabarnya binatang liar ini juga meneror penyebar video paling awal. Makhluk biadab ini jelas seminimal-minimalnya musti senasib dengan si iblis bengis gerardus, atau idealnya ya menderita 2x lipat sebab ia tak belajar apapun. Mematikan empatinya semati-matinya.
Stop deh kalian, influencer, meromantisasi kemiskinan begini!
Dulu ada Jessica Jane sama lakinya yang dihujat krn konten memiskin-miskinkan diri tp pake hermes puluhan juta. Sekarang Vilmei, nyari kerjaan, nyari kontrakan setelah sebelumnya hunting rumah puluhan miliar sambil pamer iphone.
Lo sakjiw!
Di negara ini nyari kerja susah. Dapet gaji yang layak juga ga gampang. Banyak orang bertahan kerja hari ini cuma biar besok masih bisa makan. Jangan ngomong rumah puluhan miliar deh, bayar kontrakan tiap bulan buat banyak orang tuh engap.
Plisdeh, berhenti jadiin kemiskinan sbg konten. Jangan jadiin hidup susah sbg gimmick lo nyari duit!
Kalo duit udah banyak, hidup udah enak, seengganya punya sedikit empati. Atau sekalian aja, moga keinginan lo buat hidup susah beneran Tuhan kabulin.
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Masihkah Kita Mengingat Nama-nama Ini?
Esai dari Zen RS ini lebih dari kumpulan data. Tulisan ini adalah hasil dari proses panjang verifikasi terhadap 135 korban secara teliti agar tidak ada satupun yang terlupakan.
Siapa pembunuh Bambang Setiawan dan siapa yang mengeroyok Faturrohman?
Liputan investigatif, kolaborasi Project Multatuli, @BBCIndonesia, dan @suaradotcom, membedah dengan detail tentang 12 pelaku pengeroyokan yang diduga adalah aparat kepolisian.
https://t.co/uUV9UVEtvT
Mungkinkah Polisi membunuh penjual cermin di Pejompongan? Saat demo 27 Agustus lalu, kami intens pantau medsos, live Tiktok, CCTV dll. Saat kabar ada korban jiwa di Pejompongan, kami sudah curiga pelakunya mungkin bukan dari GRIB Jaya.
Dan bener aja toh, Let them lie and make a blunder.
Laporan lengkapnya bisa dibaca di sini: https://t.co/7l2GbWqXs5