If someone is annoyed by your need to connect, please leave them alone. It is better to have nobody than to have someone who is only half there or doesn't want to be there.
i lost my little spark.
udah nyoba buat main ke tempat terbuka, doing things i love the most, olahraga, ngopi, ngejurnal, baca buku, dan lainnya. tapi tetap aja kayak "lelah" dan berujung beberapa hari ini kayak cuma doomscrolling ga kelar-kelar
ya emang bener kok, makanya buat perempuan, cari calon suami yg SIAP MEMULIAKAN istri alias BUCIN TOTAL.
Aku pernah di posisi mbak dua lipa, krn mantannya suamiku kaget suamiku upload foto engagement kami. Mantannya ngedumel di sosmed (aku liat krn dia masih temenan di sosmed sama bumer) katanya dulu dia gak pernah dipamerin, dan katanya suamiku cepet bgt punya pasangan dan langsung mau nikah aja
padahal saat itu mereka tuh dah putus 4 tahun (dan dia yg mutusin) dan aku pacaran sama suamiku 2 tahun bukan "cepet" kayak dia bilang 😌🤣
kalo kata suamiku tentang aku "aku gak pernah seyakin ini milih pasangan"
ya kan kalo emang udah jodohnya gimane ye bundddddd 😌
And tbh, no matter how much we are doing good in life, we could be seen as the bad guy in someone else's book. no one is perfect.
my mom once told me "accountability will always feel like an attack when you are not ready to acknowledge how your behavior harms others" and that shit is real.
lagi di fase pasrah aja, ga expect apa apa, lebih let it flow, menyadari bahwa bahagia ga ada yang bertahan lama karena kodrat hidup ga selamanya happy so it's okay you feel sad.
jujur ya sekarang tuh udah ditahap mulai males menjaga relasi sama temen yang pada dasarnya juga gamau jaga relasi. why do i have to put so much effort gasih? keep it ur circle small, and appreciate those who stayed.