@TheObse78028278@buntedhater Nah ini bang. Soalnya ada yg bilang cairan itu bisa ngerusak velg. Berarti kalo yg di planet bang aman yak? ga perlu ganti dan bersihin cairannya secara berkala...
@mzk716524 Serius? Mungkin lebih tepatnya hanya beberapa bagian saja yang kamu benci dari Indonesia, ya? Karena banyak juga hal baik & menyenangkan dari Indonesia. Di mana pun kamu berada, pasti akan selalu ada hal baik dan buruk.
@muhammad_husnil Argumennya keren, makasih mas. Soalnya bbrp waktu lalu (kalo ga salah) ada postingan yg intinya ga setuju/heran sama laki2 yg memutuskan utk menikah tp penghasilannya masih ngepas ato di bawah UMR gitu. Ga tau knp saya ga sreg sama postingan itu, tp bingung ngebantahnya 😅.
Seorang pria meninggal dunia saat sedang minum khamr, dan pada saat yang sama, seorang wanita mengakhiri hidupnya ketika mengetahui bahwa ia mengandung dari hubungan yang diharamkan.¹
Jenasah keduanya dikumpulkan di sebuah masjid yang sama, maka sebagian orang bertanya kepada Imam Abu Hanifah an-Nu'man: Apakah keduanya di surga ataukah di neraka?
Ia bisa saja menjawab dengan teks-teks peringatan; karena minum khamr adalah dosa besar, dan membunuh diri adalah dosa yang diancam oleh Allah kepada pelakunya dengan siksaan, tetapi Abu Hanifah menyadari bahwa ia tidak berada dalam posisi untuk menghakimi nasib ciptaan-Nya, ia tidak memegang kunci surga maupun neraka, dan ia tidak menjadikan dirinya sebagai hakim atas niat dan akhir kehidupan.
Maka ia mengucapkan kata-kata bijaknya:
«Aku berkata tentang keduanya sebagaimana yang dikatakan oleh Ibrahim as.: {Barang siapa mengikuti aku, maka sesungguhnya ia termasuk golonganku, dan barang siapa tidak taat kepadaku, maka sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang}.
Dan aku berkata tentang keduanya sebagaimana yang dikatakan oleh Isa as.: {Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka hamba-Mu, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana}.
Dan aku berkata tentang keduanya sebagaimana yang dikatakan oleh Nuh as.: {Sesungguhnya perhitungan mereka itu hanya tertanggung jawab kepada Tuhanku, kalau kamu merasakan}}».
Dengan demikian, ia mengembalikan urusan itu kepada Allah, dan ia berdiri pada batas kewenangan sebagai hamba, sehingga ia tidak memutuskan nasib, tidak menutup pintu rahmat, dan tidak berlaku seolah-olah sebagai tuhan atas ciptaan-Nya.
Sesungguhnya cobaan terbesar yang menimpa manusia dewasa ini adalah ketika sebagian dari mereka berani mendahului untuk menghakimi orang lain, sehingga mereka membagikan surga dan neraka menurut hawa nafsu mereka, dan menjadikan diri mereka sebagai pewaris atas rahmat dan keadilan Allah.
Dan ini adalah jalan yang jauh dari jiwa Al-Qur'an, dekat dengan kebodohan meskipun berhias dengan pakaian beragama.
Kritiklah apa yang kau mau dari perbuatan dan pemikiran, tetapi janganlah kau memasukkan dirimu ke dalam nasib ciptaan-Nya; karena itu hanya urusan Allah semata.
Dialah Pemilik surga dan neraka, dan Dialah yang paling penyayang terhadap hamba-hamba-Nya daripada siapa pun, Dia berbuat apa yang Dia kehendaki dengan hikmah dan keadilan, sedangkan kita adalah hamba-hamba yang berdiri pada batas kami, dan tidak melampaui kedudukan kami.
Jazakallah khair
Segenap Keluarga Besar Rabithah Alawiyah turut berduka cita atas wafatnya KH Syukron Makmun - Pimpinan Ponpes Daarul Rahman Jakarta. Ahad 18 Oktober 2026
زيارة العلامة الحبيب عمر بن حفيظ لمقام الصحابي الجليل أبي أيوب الأنصاري رضي الله عنه في إسطنبول، تركيا، الأربعاء 3 جمادى الأولى 1448هـ
وهو سيدنا خالد بن زيد الأنصاري، صاحب الدار التي نزل فيها رسول الله ﷺ عند قدومه إلى المدينة المنورة مهاجرًا، فحظي بشرف ضيافته وإقامته في بيته.
شهد رضي الله عنه المشاهد مع رسول الله ﷺ، واستمر بعد وفاته في الجهاد، حتى خرج مع جيش المسلمين إلى القسطنطينية، وتوفي في تلك الديار ودُفن قريبًا من أسوارها.
رضي الله عنه وأرضاه، وجزاه عن الإسلام والمسلمين خير الجزاء.
#عمر_بن_حفيظ #habibumar #habibumarbinhafidz #turkey #istanbul
Daripada bilang "Sudah, jangan nangis," coba "Kamu sedih ya, mainannya rusak." Menamai perasaan membantu anak mengenali emosinya dan lebih cepat tenang. Menerima perasaannya bukan berarti membolehkan semua perilaku. Memukul atau melempar barang tetap tidak boleh.
Sebelum tidur, coba tanyakan satu hal: "Apa yang bikin kamu senang hari ini?" Obrolan singkat ini melatih anak mengenali perasaannya dan membuatnya merasa didengar. Dengarkan dulu tanpa buru-buru menasihati. Selamat istirahat, Ayah Bunda.