Lamine Yamal mungkin bakal jadi nama yang paling banyak dibicarakan setelah Spanyol jadi juara dunia.
Tapi Pau Cubarsi juga pantas dapat kredit yang sama besarnya.
Di usia yang sama, dia jadi salah satu sosok penting di lini belakang Spanyol sepanjang turnamen. Tenang, dewasa, dan yang paling penting, konsisten dari pertandingan pertama sampai final.
Gila kalau dipikir-pikir, ngeliat bagaimana dia bermain di usia semuda itu.
Cubarsi punya peran besar dalam perjalanan Spanyol meraih trofi Piala Dunia kedua mereka. Dan setelah turnamen seperti ini, rasanya nggak ada yang bisa membantah kalau penghargaan pemain muda terbaik memang layak jadi milik dia.
#FeelEveryGoal | @toshibatv_id
Itu yang awalnya hujat pemain Barca karena banyak yang dipanggil dan skin ke tim lain, sekarang dengan lantangnya bilang "Terima Kasih Spanyol telah menyelamatkan dunia"