Ngantri di famima, terus dapet tempat duduk sebelahan 2 mbak2 ... keknya anak kuliahan.
Gue overheard banget ..
"Halah silent majority-silent majority, bilang aja dongo ga punya argument buat nyanggah"
Gue seruput kopi less sugar gue. Manis rasanya tumben 🤌
kata siapa baca buku buat pinter. ga sayang, tujuan baca tuh buat mengetahui ketidaktahuan. kalo udah tahu apa yg ga aku tahu, aku bakal baca lebih banyak buku untuk tahu lebih banyak yg ga aku tahu.
Syukurnya kita sekarang hidup bersisihan dengan sosial media dan kamera beneran di mana mana ya. Jadi kita bisa tau semua yg sebenernya terjadi sampe seblak blakan ini ada massa bayaran.
Manfaatin desperate rakyat buat ambil suara mereka 👍
buat kawan-kawan yang nanti demo inget ya:
celana ketat sampe kebiji-bijinya, kaos hitam, model rambut rapih no. 4 di barbershop, sepatu diskonan sport station, celingak-celinguk kaya gibran, kalo buka hp layar redup.
ITU INTEL!!
IYA KENAPA YA ANJIR
padahal diliat dari fan screening film sebelumnya yg ada beberapa kota selain jkt pun sold out. i mean, DEMAND NYA TUH ADA!!
aku jg mau berburu merch collab lokal kaya anime lain🤧
Pembalut sekali pakai (disposable) -> bungkus & buang, tidak perlu dicuci.
Pembalut kain (reusable) -> harus dicuci karena dipakai berulang, tapi alasannya kebersihan (mencegah bakteri/jamur akibat sisa darah yang lembap), bukan karena jin.
@MarissaAnita Pada akhirnya pernyataan Tan Malaka menjadi kenyataan:
Kepentingan rakyat tidak akan pernah bisa diwakilkan oleh orang-orang yang tidak hidup seperti rakyat.
end the end,
unsubscribe yaaa
Maaf masih kecewa berat euy
@MarissaAnita Ga lho, justru yg keliru adalah masyarakat yg mengira apa yg kalian gaungkan selama ini adalah bentuk kepedulian. Tapi ternyata bukan ya, cuma konten. Salah rakyat percaya dgn omong kosong kalian yg bahkan tdk pernah melalui apa yg kebanyakan masyarakat lalui. Lucu sekali
@MarissaAnita Tapi setelah dipikir2, hipokrit (banget) ya. Jualan feminisme, empowerment, kedamaian hati, tapi ga punya class consciousness, sehingga enabling rezim. Memang di negeri ini yg bisa merasa damai dan empowered hanya kalangan atas.
@MarissaAnita You planned for it. Woke up in the morning, got dressed. Went. Stayed. Posed for the cameras.
Throughout all this it never crossed your mind “hey this might not be a good idea”?
Sounds like either you did not care or are simply out of touch 😂
“bukan saya takut, bukan saya nurut kepada anda, tapi bagi saya teman-teman saya lebih berharga. karna saya tau BAGI ANDA NYAWA TEMAN-TEMAN SAYA TIDAK ADA ARTINYA”
FATHIMAH AZZAHRA OMG THE GIRL YOU ARE 😭🤍
Gue gregetan lihat pidato Bapak Presiden. Kenapa gak gue aja yang dipanggil buat nyuarain rakyat kecil? Sakit hati banget.
Nih ya Pak, kupas bawang itu pekerjaan gue dari kecil. Kalau bahasa Brebes-nya mrotor bawang. Semua keluarga gue juga bisnis bawang merah di Brebes.
Bapak Presiden yang baik hati, bukan Rp700 ribu/kg, Pak, tapi Rp700 rupiah. Sekali lagi, 1 kg cuma Rp700, atau perak. Bapak salah dengar mungkin. Kalaupun 1 kg ada yang bayar Rp1.000, itu bawangnya biasanya sangat kotor dan kecil-kecil.
Dapat upah Rp10 ribu aja kita harus bersihin bawang berjam-jam sampai pinggang sakit. Apalagi kalau Rp700 ribu, mungkin butuh waktu sebulan. 😭
Pak, coba tengok orang-orang yang kerja. Kebanyakan mereka yang sudah renta dan gak punya penghasilan tetap. Buat kita orang desa, pekerjaan ini cukup membantu walaupun upahnya gak seberapa.
Tolong dibenerin lagi, Pak, ucapannya. Atau mungkin datang langsung ke Brebes dan tanya masyarakat setempat biar Bapak tahu kondisi sebenarnya.
Sekali lagi, Rp700 rupiah/kg, bukan Rp700 ribu.
Mending gue jadi tukang kupas bawang daripada jadi TKW. 😒😒
Kesalahan Prabowo dalam penyebutan pendapatan kupas bawang 700 ribu/kilo itu bisa karena
1. Salah ucap alias kepleset. Tapi biasanya kalau gini langsung dibenerin. Contohnya saat Prabowo salah sebut naikin gaji guru, eh ternyata gaji hakim
2. Dia gak ngerti apa yang dia ucapin alias gak napak tanah. Bagi dia gak ada bedanya 700 ribu/kg atau 700/kg. Pemimpin yang kayak gini bahaya banget karena gak bisa menentukan kebijakan berdasarkan data dan bahkan gak bisa baca data.
@KapudS640 Stop konten2 belanja di kopdes nanti dibuat laporan kalo kopdes itu laris manis dan program pororo sangat membantu masyarakat, pemerintah sekarang harus di tegasin bukan di sarkasin klo kita gk setuju langsung boikot aja jangan pake sarkas2
@KapudS640 Ada yg beli di tempat laknat ini aja udah aneh
Udah gausah diramein gausah sok nyoba2
Udah langsung kerasa sendiri tempat laknat kya gitu
Masih mending masih di dunia
Jagan smoe ikit keseret ke neraka karena mau "iseng/nyoba" belanja di tempat gajelas kaya begitu
Struk belanja Kopdes ada PPN, tapi ngga ada NPWPnya 😂
Customer hanya boleh dikenai PPN jika Kopdes sudah berstatus PKP (Pengusaha kena pajak).
Belum punya NPWP dan belum berstatus PKP? Mau disetor kemana uang PPNnya? Buat kantong siapa?
Kopdes Alfa
Waktu jaman SBY ketika ada bencana beliau gerak cepat utk mengirimkan bantuan & langsung dtng ke lokasi
Seaneh-anehnya JKW, dia jg masih gerak cepat & lngsng dtng ketika ada bencana
Prabowo era ini luar biasa ignore-nya. Mengabaikan semua hal, menutup mata & membungkam media
Viralkan ini agar semua rakyat Indonesia tahu.
Presentasi pembayaran pajak penghasilan orang miskin lebih besar dari pajak penghasilan orang kaya.
Si Qodari pura-pura faham padahal gak ngerti sama sekali.