ini salah satu statement dari bang Raditya Dika yang menurutku kena banget
“aku tidak mau berhubungan lagi dengan orang itu selama lamanya, dengan cara aku menganggap dia tidak ada. jadi yang lebih parah dari membenci orang adalah dengan menganggap dia tidak pernah ada wujudnya. ini lebih menyakitkan daripada dibenci, untuk dianggap tidak ada”
Kau tahu apa yang lebih sakit dari sekadar berpisah?
Hahaha, cobalah menunggu seseorang tapi tak tahu sampai kapan.
Cobalah juga berada dititik bertahan tapi kau sendiri tak mengerti apa yang sedang ditahan.
Kau bingung ia benar mencintaimu atau hanya sekadar menghargaimu.