Benci sekali kalau ada yang melakukan intellectual belittling dengan membawa kebiasaan membacaku. Seolah-olah karena aku suka membaca, aku harus tahu segalanya.
Aku membaca bukan untuk jadi yang paling tahu. Aku membaca karena aku sadar masih banyak hal yang belum aku tahu.
Buat yang ga ngikutin demo di Perancis:
> Murid SMA protes karena terlalu banyak jam kosong di kelas akibat kekurangan guru. Tiap bulan minimal ada total 2 hari jam kosong bahkan sampe seminggu karena gurunya work life balance ambil cuti tapi gaada pengganti.
> Murid SMA muak karena tiap 1 guru harus ngajarin 35 murid. Mereka anggap ini rasio yang tidak efisien. Di Indonesia, 1 guru bisa ngajar >40 murid
> Murid SMA sadar kalau penyebabnya anggaran pendidikan yang kecil. Bahkan saat musim panas aja AC sekolah mati karena gak punya anggaran bayar listrik.
> Belum lagi setelah mereka lulus SMA dan mau jadi sarjana, itu sistem kuliahnya Gacha. Gaada test kayak di Indo. Mereka sistemnya tulis 10 jurusan dan kampus yang mereka mau, lalu nanti sistem yang ga transparan bakal pilih random sesuai ketersediaan kuota. Mereka frustasi sama ini.
> Teknik demonstrasi yang mereka lakukan adalah menduduki dan memblokade akses SMA dan Universitas terkenal. Salah satu SMA yang diduduki adalah SMA alumninya 5 mantan presiden Perancis. Kalau di Bandung Ibarat blokir SMA 3 dan 5 dan kampus ITB.
> Ada tokoh kanan yang ambil momentum nyalahin imigran, tapi gak kemakan narasinya sama anak SMA ini soalnya gak nyambung.
> Jadi makin viral karena salah satu video wawancara demonstran viral. Seorang anak SMA kulit putih di sekolah elite pusat kota Paris, tinggal di gated community, tapi narasinya pro minoritas, gerakan kiri, dan solidaritas terhadap rakyat kecil.
> Ketidakpuasan ini makin parah karena generasi boomers Perancis makanin uang pensiun dari pajak yang dibayarkan generasi muda. Sementara generasi muda gak ngerasa dapet apa-apa dari pajak.
> Menjadi titik balik gerakan kiri terbesar di Eropa. Sebuah sintesis dari dialektika anti-tesis gerakan ideologi kanan yang populer 1 dekade terakhir. Bisa kita bilang "The Leftist Spring" karena hal serupa terjadi juga di Jerman.
Di Indonesia sulit ada hal kayak gini karena sejak awal gaada dialektika Ideologi. Yang ada adu retorika makna Pancasila. Semua ideologi fafifuwasweswos maknanya π€£
inilah cok alasan pemerintah indo ngacak-acak kurikulum, racunin anak-anaknya lewat embege, dana pendidikan dialihin, mahasiswa di brainwash to think theyβre programmed to be a corporate worker magang magang magang ya karena kalo pendidikannya better bocahnya pada protes gini su
mantan ketua mk mengusulkan syarat ijazah capres dan cawapres dihapus dari undang-undang
usul ini respons atas putusan phpu soal ijazah gibran
alasannya ijazah itu urusan administrasi pendidikan
demokrasi indonesia dinilai masih dangkal, energi bangsa habis bertahun-tahun mengurus administrasi ijazah
penilaian capres diserahkan ke kedaulatan rakyat
yang penting rakyat diberi tahu pendidikan calonnya, misalnya tamat sd atau tamat tk, tidak punya sarjana
kalau rakyat percaya, ya dipilih
contohnya presiden brasil lula da silva dan buya hamka
gw bener2 sedih malem ini inisiatif mau beli mie ayam buat makan malem ber-4 di rumah, trs papa bilang "beli mie instan aj nnti papa masakin ala warmindo. Beli mie ayam habis 40k, belinya mie instan aja ya?" DEG ANJNGG MAKANAN KEDEMENAN GWEEE IN THIS ECONOMYY PEMERENTA BRNGSEKK
nia dapet info yang mencengangkan di pagi hari.
kita gatau ini bener apa ga dan orangnya minta di hide, tapi kalo sampe ini beneran terjadi.
ga waras ini masa timnas sampe dijual juga.
@manihatul Padahal itu KEBUTUHAN DASAR JIRRR GAK MAKAN MENINGSGOY ANJRIT tapi skrng sampe beli yang ngerasa beli makanan pun buat ngelarisi UMKM tuh BOROS ππππ
tiap malem suka iseng nanya ke mama besok masak apa, jawabannya selalu ada kalimat "sayur mahal, Nduk mama bingung mau belanja apa. nyambel aja ya? cabe juga mahal" gw sih fine aja tapi kayak anjeeeenggggggg sedih bgt apa2 mahal gaji seupil
ptn! gue sbg asdos jujur emang strict bgt masalah etika. maba yg ngechat nanya format laporan tapi panggil gue "mas" atau "mbak", bukan "kak", langsung gue read doang dan nilainya gue potong 20 poin. di kampus tuh ada hierarki, kalian harus belajar sopan santun sama senior.
Capek banget ikut
@Anv91 bener kembali ke concern sih, berani memulai eh yg diajak ngobrol menghindar or yg diajak ngobrol sebenernya safe untuk bahas uncomfortable conversation but sama-sama tidak berani memulai uncomfortable conversation tsb, and still as avoidant kabur masih menjadi kebiasaan gwech
Guys, hati-hati banget ya buat kalian yang lagi nyari loker online.
INTERPOL udah rilis peringatan: penipuan digital sekarang makin canggih, pelakunya banyak yang memanfaatkan Agentic AI buat otomatisasi loker massal 24/7.
Lengkap dengan video deepfake buat interview calon korban, generate sertifikat izin dan surat keputusan palsu, sampai cloning muka CEO atau petinggi korporat buat meyakinkan profil mereka.
Gak ada lagi penipu yang gampang ketahuan gara-gara pesannya kaku dan lemot.οΏΌ
Bot AI ini dilatih buat deteksi kata kunci yang nunjukin bahwa kamu ragu. Tujuannya cuma satu: meruntuhkan rasa curiga kamu sebelum diarakhkan ke skema deposit harian.
Syukurnya, walau teknologinya makin canggih, modusnya masih sama.
Ingat POLA INI: begitu ada syarat nyetor uang pribadi atau deposit dana, itu fix penipuan.οΏΌ
Selama 7 tahun kerja remote/freelance, aku gak pernah menemukan perusahaan resmi yang minta pekerjanya membayar dulu agar bisa nerima gaji.
Kerja itu kamu dibayar atas waktu dan keahlianmu, bukan kamu yang transfer duluan.
Never pay to get paid.οΏΌ