Sehari setelah perayaan HUT RI ke-81, BEM UI memilih untuk tidak larut dalam euforia seremonial dan turun ke jalan menggelar aksi bertajuk "Merebut Kemerdekaan" di Bundaran HI.
Aksi ini membawa 8 tuntutan utama yang langsung menukik ke jantung persoalan tata kelola pemerintahan Prabowo-Gibran :
🔹 Evaluasi total PSN yang menggerus ruang hidup rakyat.
🔹 Penghentian program bermasalah (MBG & Koperasi Desa Merah Putih) .
🔹 Hentikan pemangkasan dana transfer daerah demi menjaga otonomi.
🔹 Hentikan represivitas dan keterlibatan TNI-Polri di ruang sipil.
🔹 Desak penetapan status bencana nasional di Flores dan Sumatra.
Seperti yang disampaikan massa aksi: kemacetan di jalanan ibu kota hari ini hanyalah sesaat, namun kebuntuan keadilan struktural dan pemborosan APBN adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa.
Dukung penuh keberanian mahasiswa untuk terus menjadi benteng kritis rakyat.
Video ; tribun
Berikut delapan tuntutan yang disuarakan BEM UI:
- Menghentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
- Menghentikan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
- Mewujudkan reforma agraria sejati.
- Menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
- Melakukan evaluasi total terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) serta menghentikan program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
- Menghentikan pemusatan kekuasaan dan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), serta mengembalikan otonomi daerah.
- Menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatera dan Flores serta mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana.
- Menghentikan tindakan represif dan intervensi TNI-Polri di ruang sipil serta membubarkan YON TP.
sempat terjadi debat panas antara polisi vs mahasiswa akibat polisi tidak mengizinkan aksi demo dilakukan di bundaran HI
mahasiswa: "siapa yg merasa tertanggu sama aksi demo kami di daerah sini?"
👮♂️: "anda lihat ada berapa bnyak gedung? anda lihat ada berapa bnyak orang disitu?"
mahasiswa: "mereka semua yg ada disana mendukung kami. kalau ada kesempatan mereka akan turun bersama kami di sini"
walau terjadi debat panas namun mahasiswa tetap kondusif
BEM Universitas Indonesia (UI) menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026), dengan membawa delapan tuntutan.
Mahasiswa dijadwalkan tiba di Bundaran HI dan memulai aksi sekitar pukul 13.00 WIB.
“Hari ini, sehari setelah seremoni kenegaraan itu digelar, kami turun ke jalan bukan untuk merayakan, tapi untuk bertanya dengan lantang: kemerdekaan macam apa yang sedang kita rayakan? Kemerdekaan yang diperjuangkan pendiri bangsa 81 tahun lalu?” ujar Ketua BEM UI Yatalathof Imawan.
Aksi ini menjadi momentum mahasiswa untuk mempertanyakan kondisi kemerdekaan dan kedaulatan rakyat saat ini.
Baca di: https://t.co/l1lOIkBdm9
< #Demo #Mahasiswa #Jakarta #infografik
Polisi mencoba menghalangi Mahasiswa yang akan mengadakan aksi demo di Bund HI.
Mereka cuma ingin menyampaikan pendapat, dan itu dilindungi UUD 1945....🇮🇩
Rezim kocar kacir
15 Akademisi Resmi membentuk Kabinet bayangan sebagai lawan tanding (checks and balances) kabinet merah putih yang selama ini loyo
Akan kami buktikan Tugas negara itu mudah kalo niatnya Baik
(Feri amsari)
WOIIIIIIIIIIII ANAK KELAHIRAN 1997–2008 😭😭😭
AYOOOOOOOOOOO GASSKKKKKKK!!!
LOKER DI JERMAN LAGI MEMBLUDAKKKKK BANGETTTTT
YANG MASIH MIKIR-MIKIR, COBAAAAA DULUUUUU!! SIAPA TAUUUUU REZEKINYA LAGI NUNGGU KAMUUUUUUU
seskab kita teddy
menteri kita handoko dan pigai
Polisi kita sambo
Jaksa kita Febrie
KPK kita Firli Bahuri
Hakim MK kita paman usman
Napi kita Gayus Tambunan yg bisa jalan2 ke Bali
trus kita disuruh taat hukum?
disuruh bayar pajak buat gaji mereka?