🚨Kalian harus tahu ini ⚠️⚠️⚠️
DAFTAR PERUSAHAAN SHARLY TJOANDA PENGHANCUR PULAU DI MALUKU UTARA
1. PT Karya Wijaya : menghancurkan Pulau Gebe
2. PT Bela Sarana Permai : menghancurkan Pulau Obi, Desa Wooi
3. PT Amazing Tabara : menghancurkan Pulau Obi, Desa Sambiki
4. PT Indonesia Mas Mulia : menghancurkan Pulau Bacan
5. PT Bela Kencana : menghancurkan Pulau Obi, Desa Soligi
Dan masih banyak lagi perusahan cangkangnya yang merusak
Sumber: JATAM
Total kekayaan Sharly Tjoanda hampir 1 Triliun Rupiah, menjadikannya gubernur terkaya se-Indonesia.
Sepertinya Sharly Tjoanda tidak butuh gaji sebagai Gubernur Maluku Utara. Yang dibutuhkannya adalah posisi strategis untuk mengatur regulasi agar bisnis tambang keluarganya semakin lancar.
Kepemilikan saham SHERLY TJOANDA di perusahan penghancur Pulau² di Malut dan sekitarnya
1. PT BELA GROP: 25,5%
2. PT KARYA WIJAYA : 71%
3. PT AMAZING TABARA: 90%
4. PT INDONESIA MAS MULIA: 15%
5. PT SARANA PERMAI: 58%
Source:
1. laporan JATAM,2025
2. Tempo magazine,2025
3. Mogabay Indonesia, 2025
Dan masih banyak lagi perusahan cangkang yang sharly tjoanda punya.
Nah Silahkan dibantah data diatas jika saya salah
Di paper pertama tentang dialisis, ditulis “Following validation, we conducted a randomized controlled trial involving 300 patients…”
Ini gampang sih dicek bohong tidaknya. Minta saja proposal, clearance dari IRB, sampai dokumentasi waktu dia ambil data dari 300 pasien itu. 🤷♂️
Bos itu tetap UANG RAKYAT, yang mereka sengaja MENYIMPANNYA Bukan untuk digunakan dalam aktivitas BISNIS atau USAHA, Jadi tidak bisa Negara mengambilnya hanya karena Rekening tersebut PASIF
Itu uang yang sengaja disimpan dari HASIL KERINGAT bukan Hasil MERAS apalagi MENIPU NEGARA, jadi TIDAK BISA DIKLAIM Itu jadi Milik Negara Tanpa Proses HUKUM (misal PENCUCIAN UANG, KORUPSI)
MENABUNG adalah hak prerogatif setiap warga negara. Menabung adalah hak untuk mendiamkan uang hasil keringat sendiri di tempat yang dianggap aman (bank), tanpa ada kewajiban untuk memutar uang tersebut dalam bisnis, usaha, atau transaksi aktif.
Ketika seseorang MEMILIH untuk tidak menyentuh tabungannya selama bertahun-tahun, itu adalah bentuk pilihan finansial "PRIBADI" bahasa Inggrisnya PRIVATE / PRIVACY. Oleh karena itu:
🔹️Pasif Bukan Berarti TAK BERTUAN: Mengklasifikasikan rekening yang pasif atau "diam" sebagai rekening yang "TAK TERURUS" sehingga bisa diambil alih oleh negara adalah LOGIKA yang CACAT dan melanggar hak kepemilikan.
🔹️Melanggar Fungsi Dasar Bank: Esensi rakyat menaruh uang di bank adalah untuk menitipkan harta dengan aman. Jika negara bisa mengambil dana tersebut hanya karena pemiliknya memilih untuk tidak melakukan transaksi, maka FUNGSI BANK sebagai tempat penitipan yang aman menjadi HILANG.
Tindakan mengambil alih dana tersebut—dengan alasan administrasi apa pun—pada hakikatnya adalah PERAMPASAN HAK MILIK PRIBADI atas uang yang legal dan halal.
Negara tidak memiliki hak moral maupun hak dasar untuk menyentuh uang hasil keringat rakyat yang sengaja disimpan tersebut.
:: WeKa ::
Ya Allah ... kenapasi info2 gini lewatnya malah dari media luar 😭😭😭 yang di sukabumi stay safe, semoga lekas surut. Lihat di media lokal sampai hari ini masih tinggi airnya 😭💔
PLOT TWIST
Dari akun Thread mamatseduniaa
- Sahnaz Vivinda Putri diduga adalah adik kandung Rifaldy Fajar
- Elfiany Syafruddin diduga adalah ibu kandung Rifaldy Fajar
Artinya ini ajak keluarga jalan2 ke luar negeri pakai grant gitu?
Terus ayahnya Rifaldy Fajar?
Diduga POLISI
Pemalsuan riset terorganisir yg baru ketahuan saat konferensi di Denmark ini jatuhnya WHITE COLLAR CRIMINAL.
Saya pun penasaran jejaring pelakunya. Di akun IG w.o.d.d sebenarnya udah di-spill nama2nya.
Tapi saya penasaran jejak digitalnya di internet. Dan ini yg saya temukan
Anehnya Rifaldy Fajar dan Prihantini ini kan bukan dokter, bukan perawat, bukan apoteker, bukan nakes, gak pernah studi kesehatan atau kedokteran. Tapi kok bisa dapat puluhan travel grant selama 2-3 tahun di bidang spesialis kedokteran semua.(?) apa gak heran orang-orang dari sana?
pun perbuatan ini bener bener mencoreng nama baik pendidikan Indonesia loh, pendidikan kita (khususnya kedokteran) udah dipandang sebelah mata, ditambah ada pemalsuan kelas dunia begini apa ga amsyong
to whomever made this: thank you from the wells of history and farthest echoes of indigenous screams for justice for this labor of love and justice.
their terror will not be whitewashed.
🇮🇩 A major gas fire erupted today in Gampong Blang Rubek, North Aceh, Indonesia after a village water well drilling project reportedly hit a gas pocket around 90 metres underground.
Witnesses described mud, gas, rocks, and flames blasting high into the air with some reports estimating flames reached 100 metres. At least 3 homes were heavily damaged and around 52 residents evacuated. No deaths have been reported so far.
The fire has been successfully extinguished.
jadi media jepang baru saja mengkritik prabowo:
yang penasaran isi nya :
- Amnesty International menuduh ada kampanye disinformasi online untuk menyerang aktivis dan jurnalis di Indonesia.
- Pengkritik pemerintah disebut-sebut dicap sebagai “agen asing” atau antek antek asing
- Amnesty menyebut akun penyebar narasi diduga terkait militer dan Gerindra.
- Pemerintahan Prabowo Subianto dianggap memperluas peran militer di urusan sipil.
- Aktivis HAM yang protes perluasan peran militer disebut menjadi target kampanye online.
- Media Tempo disebut mengalami intimidasi dan penyebaran tuduhan sebagai “agen asing”.
- Amnesty menilai disinformasi online dapat memicu ancaman fisik terhadap aktivis dan jurnalis.
- Bahlil Lahadalia disebut menuduh Greenpeace membawa kepentingan asing terkait isu tambang Raja Ampat.
- Platform seperti Meta, TikTok, X, dan YouTube dianggap gagal membatasi penyebaran disinformasi.
Daftar 9 WNI yang ikut dicegat Israel dalam armada kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional dekat Siprus (18 Mei 2026).
Mereka bawa makanan bayi, susu, obat-obatan, pembalut perempuan, & suplai untuk ibu hamil serta anak2 Gaza, Palestina yang kelaparan.
5 yang dikonfirmasi ditangkap:
• Bambang Noroyono (Jurnalis Republika), Kapal BoraLize
• Thoudy Badai Rifan Billah (Jurnalis Republika), Kapal Ozgurluk
• Andi Angga Prasadewa (Rumah Zakat), Kapal Josef
• Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis Tempo), Kapal Ozgurluk
• Rahendro Herubowo (iNews), Kapal Ozgurluk