@violitient ㅤ
ㅤ shoved hands into pants pocket, she rocked back and forth; totally zoned out. she knew ways to beat boredom but she kept it under wraps. “dunno. what's your usual go-to?”
ㅤ
ㅤ
ㅤ * https://t.co/eZdfhlB7bo ﹟1
ㅤ menjawil pipi @TSB_SEBAS untuk memastikan apakah dia benar makhluk hidup atau bukan. bora sangat penasaran sejak pertama kali melihat di malam itu.
ㅤ
senyum ditampilkan secara kontras dan lekas. “tentu, tentu. bukan masalah besar hahahahaha.” dia bohong, sudah jelas. “okay! kau punya penggaris, kertas dan pensil Sebas?” atau jangan-jangan dia tidak tau juga ───? demi penghuni neraka yang agung. “aku akan →
ㅤ
ㅤ
ㅤ * https://t.co/eZdfhlB7bo ﹟1
ㅤ mengalungkan lengan lewati pundak @aphroderate dari belakang. “ lust ───? kudengar kau sedang ingin sesuatu yang manis? selain aku ─── tentu saja, adakah yang kau inginkan? ”
ㅤ
ㅤ
silakan. kau bebas memilih.” Bora melebarkan lengannya, memamerkan nakas nakas kaca penyimpan makanan manis. tampilannya menarik, dihias sedemikian rupa agar menggunggah selera. cocok bagi pemuja estetika @aphroderate
ㅤ
ㅤ
ㅤ * https://t.co/eZdfhlB7bo ﹟1
ㅤ mengalungkan lengan lewati pundak @aphroderate dari belakang. “ lust ───? kudengar kau sedang ingin sesuatu yang manis? selain aku ─── tentu saja, adakah yang kau inginkan? ”
ㅤ
ㅤ
tanpa sedikit pun keraguan. hingga mereka sudah tiba di depan toko di mana Bora biasa diajak teman-temannya untuk berkumpul. baginya, kue-kue di toko ini sangat enak dan terkenal akan keramahan sang pemilik yang telah sepuh. Bora mengantarkan Sera masuk, “nah ── .ᐟ →
ㅤ
@2DimensiMenfess *𝖔𝖔𝖈᎓ saya memiliki satu relasi, dia merupakan anak dari orang yang Bora bunuh. ‘paman’ Bora memutuskan membawa pulang anak tersebut dan somehow turut merawatnya. dan hubungan Bora dan anak itu seperti hubungan yang saling memanfaatkan. sejenis fwb tapi lebih dalam dari itu
@aphroderate ㅤ
ㅤ rengkuh pada sosok nona melonggar sampai akhirnya terlepas, tungkai kaki mengayun ambil beberapa langkah ke depan satu persatu. “ uh uh! ” kepala menggeleng, jari telunjuk bergoyang beri jawaban tidak. “ kita beli saja, kamu tau tempat strawberry shortcake yang enak?”
ㅤ
ㅤ
bora mengangkat bahu acuh tak acuh sambil mengaitkan jemari di belakang punggung. mengayunkan sebelah kaki dengan riang gembira. “setelah itu akan aku bantu pilihkan yang terbaik!” seringai cerah nampak padu dengan bingkai wajah bong bora hari itu. @TSB_SEBAS
ㅤ
ㅤ
“begini, sebas. aku … mesti tahu berapa ukuran bajumu, di mana harus membelinya, apakah kita perlu menunggu proses dalam pembuatannya atau tidak. jadi barangkali kau mengetahui tempat yang seperti itu?! baju ini terlalu payah, sayang. apalagi untuk acara kencan.” →
ㅤ
@TSB_SEBAS ㅤ
ㅤ “aw ∼manisnya ! kalau begitu kau mesti menggunakan pakain terbaik. apakah ada toko yang biasa kau kunjungi jika ingin membeli pakaian?” melihat untuk jenis pakaian sebas sepertinya hanya ada di toko-toko tertentu. tidak semua menyediakan pakaian untuk kucing kan? eh →
ㅤ
@aphroderate ㅤ
ㅤ gelak mampir diantara rasa gemas, “kita bisa bicarakan nanti sera sayang. nahas, aku tidak memasak jadi … mau kubelikan makanan manis seperti apa?” masih mempertahankan posisi dan sedikit mengintip raut wajah nona dari sudutnya kini.
ㅤ
ㅤ
penting.” ia membawa kembali perintah pada misi kali ini
[membantu sebas mencari baju yang tepat untuk kencannya.]
“heeee ─── kau sudah punya kekasih ya.” nadanya terdengar sinis bersamaan dengan tatapan menghakimi. @TSB_SEBAS
ㅤ
@TSB_SEBAS ㅤ
ㅤ a .ᐟ benar. terima kasih sudah mengingatkan, nona kita memang mudah berubah haluan atas inkonsistensinya terhadap sesuatu. “sejujurnya aku ingin tau banyak soal dirimu…” mengenai apapun tentang ‘dunia’ ini, “namun rasanya aku harus mengutamakan hal yang lebih →
ㅤ