korea UMR 25 juta protes americano harga 50rb banyak yg setuju, di indo umr 4 - 5 juta protes matcha harga 100rb langsung rame “BERARTI TARGET MARKETNYA BUKAN ELUUUUU”
Tidak habis pikir. Petunjuk teknis terbaru menunjukkan YAYASAN pengelola MBG dapat insentif 6 JUTA PER HARI selama 313 hari, libur pun masih dapat. Insentif itu tanpa kena pajak.
6 juta x 313 hari=1,87 miliar per SPPG
Bayangin POLRI kelola 1.179 SPPG PER HARI DAPAT INSENTIF Rp 7,07 M dan 1 tahun jadi Rp 2,21 Triliun.
Itu pun belum yayasan lain di bawah TNI.
Udahlah bubar aja negara ini.
Dijelaskan bahwa insentif ini bukan berdasarkan output based (berlaku 2025) yaitu jumlah porsi yang diberikan, tapi malahan availability based yaitu asal sudah ada dapur meski belum beroperasi. Jelas-jelas enak donk yang penyaluran porsinya sedikit bahkan belum kerja sudah dapat 6 JUTA PER HARI. Cukup duduk manis dukung rejim.
Memang MBG INI DIBIKIN BUAT MENGGERERUK DUIT NEGARA.
Kepada elite mereka royal dan disebutkan sebagai insentif, sementara bantuan ke rakyat disebut subsidi dan dianggap beban.
Orang sekarang sering kaget kalau masih ada manusia yang digerakkan oleh nilai, bukan transaksi.
Makanya tuduhan "dibiayai asing" sering muncul dari buzzer. Bukan gmn2, imajinasi mereka terbatas. Buat mereka, bergerak tanpa bayaran itu nggak masuk akal.
Mereka nggak punya kosa kata selain transaksi.
I have a prophecy:
>Mendekati pemilu 2029, anggaran program ini ditingkatkan khususnya daerah bnyk warga miskin
>Selain dapet makan siang, ada tambahan paket sembako dan uang saku buat keluarga di rumah.
>Tujuannya tentunya untuk [redacted] biar [redacted] lagi
Time will tell⌛
@perogeremmer Duit itu semakin ditahan-tahan, makin ga betah dan gamau dateng. Terserah mau percaya apa engga, uang itu bentuk dari energi juga, jadi harus selalu di alirkan. Kalo buat diri sendiri aja masih pelit, hati2 sih. Rasa kekurangan hanya akan menarik kekurangan
Ortunya:
Anak dari masyarakat pasca perang, tumbuh dari kekurangan dan ketidakpastian, akhirnya mikir nyimpen barang = lebih aman.
👇🏻
Anaknya:
Dari kecil hidup di rumah yang sesak, muak sama hal gak perlu, banyak barang = tekanan.
Jadilah mereka berantem kalo beberes ☝🏻☺️
Banyak org yg gak dapat pengajaran yg cukup mengenai penghargaan terhadap orang lain. Kita diajarin mengenai prinsip transaksional lu jual gua beli, tapi seringkali dalam praktiknya meniadakan sama sekali prinsip saling menghargai. Bahkan kadang bilang terimakasih pun nggak.
Nomor 1 itu namanya "Kerja"
Nomor 2 & 4 itu namanya "Self-Help"
Nomor 3 itu "Habit"
Hobi itu justru harusnya meaningless, buang waktu, tapi melakukannya bikin hepi.
Hobi nggak usah dikasi tujuan atau makna, guys.
Gila nanti kalian.