sebuah utas tentang makanan banyaknya sih kuliner malang
1. Bakmi Jawa Mbah Sri Malang
Ratenya sih 7.5/10 karna aku ga terlalu suka makanan manis tapi karna konsepnya jawa ya gtu, klo buat harganya mulai dari 8rbuan apa yaa ga sampe 30rbuan, untuk tempat lumayan nyaman kok.
Habis pulang ngaji ahad malam..
Dikasih tahu sama ustadz di sela ngaji kitab…
🤶: "Mas, kamu tahu ga kenapa Indonesia dikasih elit-elit penguasa model begini sama Allah?"
😺: "Kenapa tadz?"
🤶: "Simpel aja. Orang-orangnya itu punya sifat khianat. Tidak amanah. Sopan doang tapi aslinya ga percaya satu sama lain."
🤶: "Jadilah kita dapat elit-elit yang seperti itu. Khianat. Tukang Olah. Ngibul. Arogan. Sejatinya, pemimpin itu adalah CERMINAN dari rakyatnya"
🤶: "Kalau mau dikasih pemimpin yang adil. Rakyatnya harus TOBAT NASUHA. Ga ada cara lain. Perubahan apapun ujung2nya akan kandas dan balik lagi ke tempat semula"
Aku terdiam. Dan bener juga. 80 tahun merdeka, sudah banyak rezim berganti.
Ujung-ujungnya gagal dan kembali ke tempat semula.
Jalan di tempat. Mental korupnya tetap sama.
Ini tidak berarti ga boleh kritik dan protes ya.
Justru itu bagus karena melawan kemungkaran secara lisan.
Cuma kalau dasarnya korup, ya akan sama saja.
💚 kekuatan keluarga andara raffi ahmad !
tidak lupa waktu kasus adiknya selingkuh via apk gojek, sepupunya yang anaknya kaga diakuin, emaknya yang jadi selingkuhan, dan doi pecat pegawai bank karena spill tf’an att ke emaknya..
semua hilang bak ditelan wowo:)))
"Jangankan usul profesor, usul anak di desa yang sampai langsung ke saya lewat TikTok, saya segera tindak lanjut" - Presiden RI
WKWK BORO-BORO DENGERIN SUARA ANAK DESA. SUARA MAHASISWA AJA YANG TURUN BERJILIK-JILIK KAGA LU TURUTIN ITU 😹🫵
TERLALU SERING BERORASI HEROIK TAPI GA SESUAI KENYATAAN. BERAAAQQQ DI KEBOONN... 😹😹🫵🫵
aku sama suami aja yg g ada niatan punya anak kedua, bajunya pada masih disimpen, ga mau dihibahkan ke sapa-sapa. Krna sayang bgt bnyk kenangannya. Aplgi yg punya rencana anak kedua, udah bner kok keputusannya kek gitu.
Adik sepupuku yang lagi hamil 8 bulan tiba-tiba nge-chat minta minjem baju newborn anakku buat persiapan bayinya lahir.
Katanya, "Kak, boleh pinjam baju newborn-nya nggak? Nanti aku cuci bersih terus balikin."
Jujur, aku sempat diem dulu sebelum bales.
Soalnya baju-baju itu aku pilih sendiri waktu hamil. Nyari yang bahannya nyaman, nggak bikin alergi, dan ukurannya pas buat bayi baru lahir.
Sekarang anakku memang sudah 14 bulan, jadi bajunya udah nggak dipakai lagi. Tapi bukan berarti aku siap buat minjemin.
Aku pernah punya pengalaman kurang enak. Dulu sempat minjemin baju bayi ke saudara lain, tapi pas balik jumlahnya nggak lengkap. Yang kembali pun kondisinya udah melar dan warnanya pudar.
Akhirnya aku balas baik-baik.
"Maaf ya Dek, bajunya memang udah nggak dipakai, tapi aku masih pengen simpan buat nanti kalau adiknya lahir. Kalau lagi cari baju newborn, sekarang banyak kok yang harganya terjangkau di marketplace atau bisa cari yang preloved, kondisinya juga masih bagus."
Sayangnya dia kelihatan kecewa. Bahkan sempat bilang aku pelit karena bajunya juga sudah nggak dipakai.
Aku cuma jelasin kalau ini bukan soal pelit. Aku cuma ingin menjaga barang yang memang masih ada rencana buat kupakai lagi. Pengalaman sebelumnya juga bikin aku lebih hati-hati kalau meminjamkan barang.
Menurutku, menolak permintaan orang lain bukan berarti kita nggak sayang. Kadang itu cuma bentuk menjaga batas dan menghargai barang yang kita punya. Jadi kalau memilih bilang "nggak", rasanya juga nggak perlu merasa bersalah.
JUST IN: KELUARGA NOVIA BANTAH ADA RIWAYAT TBC, UNGKAP KRONOLOGI SEBELUM MENINGGAL SAAT IKUT LATSARMIL KDMP 🚨🚨
Keluarga Almh. Novia Rahmadhani Sihotang, korban ke-3 latsarmil KDMP, menyampaikan bahwa Novia berangkat mengikuti latihan militer SPPI Kopdes dalam kondisi sehat dan tanpa keluhan apa pun. Ia juga diantar langsung oleh keluarga ke lokasi pelatihan, serta tidak menunjukkan tanda-tanda sedang sakit.
Menurut keluarga, mereka kemudian menerima telepon dari dokter pendamping yang mengabarkan kondisi Novia menurun, mengalami lemas dan sesak napas. Namun sebelum keluarga berhasil tiba di lokasi, Novia telah dinyatakan meninggal dunia.
Terkait keterangan dari pihak Kementerian Pertahanan yang menyebut Novia memiliki riwayat TBC, keluarga membantah tegas informasi tersebut. Mereka menegaskan tidak pernah mengetahui adanya riwayat TBC pada Novia maupun di lingkungan keluarganya.
Jadi apa yang sebenarnya terjadi?
Ospek di kampus aja kalo ada 1 orang yg meninggal pasti diusut penegak hukum. Dikejar sampe ke pucuknya. Latsarmil Kopdes ini 5 orang meninggal, terus dibiarkan aja karena melibatkan struktur tentara, gitu?
Tajam ke sipil, tumpul ke tentara. Negara hukum macam apa kita ini?