Bercerita karena punya mantan mirip Bernadya dari muka sampe bentuk badan.
Mungkin karena cantiknya pas. Natural. Youthful. Slightly innocent. Mata besar. Sedikit chubby yang bikin imut dengan rambut hitam panjang bak model Pantene. Cantiknya Indonesia banget.
Tapi, ga terlau cantik to the point gabisa kejangkau. Tipe yang kayaknya bisa diajak makan pecel lele di pinggir jalan, tapi ga malu-maluin kalo dibawa ke August.
Outfitnya simple dan basic. Bukan yang mewah-mewah dan terbuka. Bukan cewe mamba yang intimidating, atau cewe kue yang bisa drain your energy. Tipikal cewe bumi yang down to earth dan approachable.
Lalu, dari bentuk badannya itu very average. Ga gendut, ga kurus. Tipikal pulen-pulen yang banyak disukai pria. Apalagi dadanya yang besar pasti mengundang pandangan banyak pria nafsuan.
Selain itu, kalo ngomongin musiknya itu beda sih. Dia datang pada masa dimana kebanyakan female singer itu pada nyanyi ballad-ballad sedih dengan vokal powerful macam Lyodra, Mahalini dan Keisya Levronka. Kedatangan Bernadya membawa angin segar dimana simplicity juga bisa memiliki makna yang dalam, tanpa perlu harus bernyanyi dengan nada 7 oktav.
Intinya begitu. Jadi kangen mantan kan abis nulis gini 🫠
JUST IN: Salah seorang pengguna Threads membagikan pengalamannya saat masih menjadi peserta LATSARMIL KDMP, sebelum akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari program tersebut.
Dalam unggahannya, ia menceritakan sejumlah pengalaman yang menjadi alasan di balik keputusannya untuk tidak melanjutkan pelatihan.
buat yang bingung knp polisi tracknya cepet, si goblog ini menyerahkan diri setelah dikasih arahan sama seniornya, soalnya kalau jadi buron takut mati di jalan digebukin karena satu negara udah tau. si goblog ini juga pernah pukul bapaknya yang lagi di sawah pake kayu karena gak dimasakkin lauk, kerjanya sehari-hari jadi debt collector, ada riwayat abuse mantannya juga, dan pernah dipenjara juga. banyak orang sebel liat dia mulus-mulus aja (termasuk gue), harusnya mata dibalas mata, terbukti lagi sistem hukum islam memfasilitasi kerangka keadilan yang seimbang untuk korban, sedangkan kerangka hukum sekuler ya gini-gini aja, gak mampu ngasih pelindungan dan konsekuensi yang seimbang, ya kl digebukin dalam sel bakal sampe gimana? berapa lama? apakah bakal setara? gak ada yang tau
jangan terlalu sinis sama konsep hukum agama sendiri kalau nyatanya kalian juga ikut marah ketika orang zalim melenggak-lenggok tanpa konsekuensi yang setimpal.
an eye for an eye is needed when justice is ignored
@LambeSahamjja@zumha_ prosedur ngentot
kaya ada yg beli aja 🤣
taruhan yuk sam gw, akhir taun juga pada tutup
jangankan profit, nutup operasional aja kagak
jangan pernah nyinggung laki-laki dalam 3 hal:
– uang,
- status,
- pekerjaan
mereka berjuang di 3 hal itu girls, hargain dengan tulus yaa
cc:threadcynachaa
Ini bukti anak yang tumbuh dengan privilege bisa konsen belajar, fokus mengembangkan diri dan bebas mengadvokasi kepentingan rakyat. Di kosan gak mikir, ntar malem indomie goreng telur ceplok atau sarimi ayam bawang. Tinggal go food.
Kalau benar Fatimah di FK ambil program KKI, berarti dari keluarga mapan.
Fyi, Admission Fee di KKI FK UI antara Rp60.000.000 hingga Rp70.000.000. Tuition Fee Rp50.000.000 per semester.
Sebuah inspirasi melahirkan generasi mapan dan kritis, tidak terjebak di zona nyaman.
rendang sebenernya awet bgt makanya dulu ibunya malin kundang masak rendang untuk bekal malin kundang merantau, di box makanan itu si ibu nulis:
for malin
Aku jadi ingat ada muridku di Florida cerita gimana negara² latin yang ekonominya morat-marit itu pada berbondong² jd imigran di amerika. Satu org venezuela lulusan S3 jurusan teknik dr negaranya sampai harus mengadu nasib jd taxi driver di florida.
Kayaknya kita akan otw seperti itu. Para ahli dan orang² pintar akan semakin banyak yang keluar dari negara ini.