Sebelum ditemukan tewas secara misterius, Arya Daru Pangayunan (39) sempat menulis tentang misinya memulangkan 7 anak PMI dari Taiwan.
“Kami bonding dulu biar anak-anak gak merasa diculik.”
Arya bukan diplomat yang hanya duduk di ruang sidang. Ia turun langsung, digandeng, digendong, dan dihujani emosi anak-anak yang tak ia kenal.
Diplomasi, baginya, adalah kerja sunyi yang menyentuh manusia.
Tulisan Arya hidup sebagai jejak dedikasi.
📖 Baca tulisan lengkapnya di kumparan:
👉 https://t.co/BqIM0VBcu3
#bicarafaktalewatberita #kumparan