Anak lelaki ini sudah tidak berdaya membawa air untuk kebutuhan keluarganya setiap hari, ia hanya bisa menangis dan mengadu kepada Allah atas kelemahannya.”—
Ya Rabb, berilah ia kekuatan dan pertolonganMu.
i literally beg you all to let go of your personal things for a moment and talk about what happened at Al Shifa Hospital. r*ping a pregnant women infront of her family. i cannot wrap my head around it... i feel so much anger and pain. please keep amplifying and do your part.
A week of Ramadan has passed. Some may be facing burnout already and fluctuation in faith. Stay strong. Don’t worry. Start again. It will get better. The goal of Ramadan is NOT perfection, it’s improvement. To finish strong is what we want.
Siapa yang paling dirindukan di awal Ramadhan?
Mama.
Ibu.
Ummi.
Mami.
Emak.
Bunda.
Anak-anak #Gaza pun rindukan ibunda mereka yang dibunuh penjajah laknatullah.
Vid @HossamShabat
#GazaGenocide
Seorang kawan PhD di UK mengaku ALL IN 02 simply karena itu menguntungkan bisnis tambang dia di Indonesia.
Kepastian keberlanjutan aturan main berbisnis Sumber Daya Alam jadi pemberat utama, ia memastikan kapal pesiar bagi dia sendiri, nggak perlu tahu kondisi sekoci lain yang menyangkut hajat hidup orang lain.
Dia ambil PhD di UK juga karena "bosan" terlalu lama bergaji ratusan juta perbulan saat bekerja di LN. Melalui fellowship didanai Uni Eropa, ia tak ada kewajiban pulang senada dengan niatnya sama sekali tidak terfikir kembali apalagi untuk menjadi Dosen.
Orang berprivilese begini memilih untuk menyelamatkan urusannya sendiri. Meskipun ia sudah berharta, ia ingin lebih kaya.
Kalau saya ngobrol ke istri, ternyata resep kaya itu selain kerja keras maka juga harus tega.
Tahun 649 M. Khalifah Utsman bin Affan ra mengutus Muawiyah bin Abi Sufyan untuk menjemput takdir penaklukan Konstantinopel untuk yg pertama kalinya. Untuk pertama kalinya pula, kaum Muslimin memiliki angkatan laut. Upaya penaklukan baru sampai ke Qabarsha (kini dikenal sebagai Cyprus), pasukan ditarik mundur. Penaklukan belum berhasil.
Tahun 664 M. Muawiyah bin Abi Sufyan berupaya kembali menuju Konstantinopel. Pasukannya berhasil tiba hingga Rhodos, Yunani. Namun, ditarik kembali. Karena perbekalan tak mencukupi.
Tahun 669 M. Sufyan bin Auf memimpin pasukan memimpin pasukan kembali ke Rhodos dengan tujuan akhir Konstantinopel. Namun, upaya belum memperoleh keberhasilan.
Tahun 669 M. Pasukan dipimpin oleh Yazid bin Muawiyah, putra Khalifah Muawiyah bin Abi Sufyan. Pasukan penakluk tiba hingga di Erdek, Türkiye dan menyebrang ke Konstantinopel dihalau oleh pasukan Romawi Timur. Upaya penaklukan ini gagal setelah beberapa bulan pengepungan. Seorang sahabat senior Abu Ayyub Al Anshari yg turut serta, wafat dan dimakamkan di sana.
Tahun 674 M. Maslamah bin Abdul Malik memimpin pasukan untuk melakukan upaya penaklukan Konstantinopel untuk kesekian kalinya. Tak tanggung-tanggung, upaya dilakukan selama 7 tahun lamanya. Namun Konstantinopel tetap kokoh berdiri dengan tegaknya.
Tahun 783 M. Pasukan Harun Al Rasyid tiba di Üsküdar, Türkiye. Namun Konstantinopel tetap kokoh tak terkalahkan.
Lama berselang. Tak ada yg berupaya lagi hingga pada tahun 1395, Sultan Beyazid I mengupayakan kembali. Namun, pasukan Konstantinopel dan bentengnya terlampau kokoh tak terkalahkan.
Tahun 1451 M. Sultan Murad II (ayah Muhammad Al Fatih) berupaya lagi menjemput janji Allah melalui Sayyidina Nabi bahwa Konstantinopel akan takluk. Namun tetap, Konstantinopel ternyata tidak tunduk.
Tahun 1453 M. Setelah perang selama 54 hari, janji Allah pun terjadi. Konstantinopel takluk sebagaimana sabda Nabi. Setelah lebih dari 800 tahun berupaya dan menanti. Setelah kekalahan berkali-kali. Pasukan yg dipimpin oleh Sultan Mehmet II (Muhammad Al Fatih) berhasil menembus Konstantinopel yg lebih dari 13 abad berdiri.
Mereka, yg berupaya menaklukan Konstantinopel itu yg menjadi teladan perjuangan kita yg menyampaikan hikmah bahwa betapa nilai sebuah perjuangan tak lekang dengan kekalahan atau pun kemenangan. Mereka tak kenal menyerah walau mungkin harus kalah. Mereka berjuang menembus batas waktu lebih dari 8 abad dengan tentunya selalu menyiapkan generasi pelanjutnya sampai tiba masanya.
Kita pun demikian juga. Belum Allah ditakdirkannya menggapai kesuksesan, keberhasilan, kemenangan adalah cara Allah memberikan kesempatan beramal agar kita belajar dan terus belajar sembari memperbaiki segala upaya kita menjemput takdir Allah Yang Maha Rahman. Karena kemenangan ada syaratnya, sebagaimana kekalahan pun ada penyebabnya.
Kita tidak akan pernah berhenti berjuang dan melahirkan generasi pejuang. Kita akan tetap berdiri di barisan kebenaran walau harus berjuang 1000 tahun lagi.
“Ayahku yang melindungiku telah tiada, Ibuku yang menyayangiku pun juga tiada.”
Seorang gadis kecil Palestina menangis pilu setelah kehilangan kerabatnya akibat pemboman Deir al-Balah kemarin malam.
رحمهم الله رحمة الأبرار
Jika engkau meletakkan semut-semut merah dan hitam bersamaan dalam sebuah wadah, mereka tak akan saling membinasakan. Mereka akan hidup bersama dalam perbedaan.
Tapi jika tutup wadah tersebut ditutup dan digoncangkan, semut-semut merah dan hitam akan saling mengira satu sama lainnya adalah musuh dan mulai saling membunuh masing-masingnya.
Padahal musuh sebenarnya adalah dia yg menggoncangkan wadahnya…